News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri! Pelaku Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Terancam Hukuman Cambuk

Polisi Malaysia memastikan hukuman berat menanti pelaku pemalsuan dokumen pemain Timnas Malaysia. Skandal naturalisasi ilegal ini berbuntut sanksi FIFA dan hilangnya poin FIFA.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 03:00 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial (JSJK) Kepolisian Kerajaan Malaysia, Datuk Rusdi Mohd Isa, menegaskan bahwa hukuman berat menanti pihak yang terlibat dalam pemalsuan dokumen pemain Timnas Malaysia. Kasus ini menjadi sorotan besar karena dinilai mencoreng marwah sepak bola dan harga diri bangsa.

Skandal naturalisasi ilegal membuat Malaysia berada dalam tekanan besar dari berbagai arah, baik di dalam negeri maupun internasional. Tujuh pemain bersama Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dijatuhi sanksi tegas oleh FIFA akibat pelanggaran serius tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya pemulihan reputasi terus dilakukan oleh FAM dengan menempuh jalur hukum ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional atau CAS. Namun demikian, langkah tersebut belum mampu menutup dampak besar berupa pengurangan poin FIFA yang dialami Harimau Malaysia.

Pihak berwenang kini fokus memburu aktor utama di balik skandal memalukan tersebut sebagai bagian dari upaya membersihkan nama sepak bola Malaysia. Kepolisian Kerajaan Malaysia memastikan proses investigasi dilakukan secara menyeluruh dan profesional.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 45 laporan resmi telah diterima pihak kepolisian terkait dugaan pemalsuan dokumen tersebut. FAM pun telah melayangkan laporan sesuai rekomendasi Komite Investigasi Independen (IIC).

Mengutip laporan media Makan Bola, sanksi yang mengancam pelaku tergolong sangat berat, yakni hukuman penjara hingga 10 tahun serta hukuman cambuk. Langkah keras ini dinilai sepadan dengan pelanggaran serius yang menyangkut kehormatan negara.

Datuk Rusdi Mohd Isa juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai spekulasi yang beredar. Ia memastikan aparat penegak hukum bekerja maksimal untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Menurut Rusdi, seluruh bukti penting telah dikantongi dan tindakan tegas akan segera diambil dalam waktu dekat. Semua langkah tersebut dilakukan demi mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

"PDRM (Kepolisian Kerajaan Malaysia) mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi," ujar Rusdi.

"Meyakinkan mereka bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan transparansi."

"Integritas investigasi selalu diprioritaskan untuk memastikan keadilan tanpa melindungi pihak mana pun," imbuhnya.

Sebelumnya, FIFA secara resmi menyatakan tujuh pemain Timnas Malaysia tidak memenuhi syarat secara hukum untuk membela negara tersebut. Mereka adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokumen asal-usul keluarga para pemain tersebut dinyatakan palsu dan sengaja dimanipulasi agar mereka bisa dinaturalisasi. FIFA kemudian menemukan arsip sah terkait kakek dan nenek para pemain yang sebelumnya diklaim hilang.

Akibatnya, ketujuh pemain tersebut dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan. Selain itu, mereka juga diwajibkan membayar denda kepada FIFA sesuai keputusan resmi federasi dunia. (yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka dari Riau, Arwin AS Mantan Bupati Siak Dua Periode Meninggal Dunia Hari ini

Kabar Duka dari Riau, Arwin AS Mantan Bupati Siak Dua Periode Meninggal Dunia Hari ini

Arwin bin Ahmad Saruji alias Arwin AS, mantan Bupati Siak dua periode (2001-2006) dan (2006-2011) meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad, Sabtu (31/10/2026).
Hj. Suharti Pendiri "Ayam Goreng Suharti" Meninggal Dunia, Begini Kiprahnya di Dunia Kuliner Tanah Air

Hj. Suharti Pendiri "Ayam Goreng Suharti" Meninggal Dunia, Begini Kiprahnya di Dunia Kuliner Tanah Air

Hj. Suharti pendiri “Ayam Goreng Suharti” meninggal dunia di usia 86 tahun pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 23.21 WIB. Kiprahnya di dunia kuliner Tanah Air melegenda.
Sama-sama Ada di Puncak Klasemen ACL Two dengan Nirbobol, Klub Jepang Ungguli Persib dalam Prediksi Hasil Akhir Fase Grup

Sama-sama Ada di Puncak Klasemen ACL Two dengan Nirbobol, Klub Jepang Ungguli Persib dalam Prediksi Hasil Akhir Fase Grup

Tak hanya menyapu bersih semua pesaingnya di Grup E, Persib bahkan menang dari FC Seoul, The Cong Viettel FC dan Melbourne Victory tanpa mencatatkan kebobolan. 
Awas! Pengendara yang Ngebut saat Hujan dan Lewati Genangan Air Ternyata Bisa Melanggar Aturan Lalu Lintas

Awas! Pengendara yang Ngebut saat Hujan dan Lewati Genangan Air Ternyata Bisa Melanggar Aturan Lalu Lintas

Pengendara sepeda motor maupun mobil ternyata diminta tidak sembarangan memacu kendaraannya ketika melintasi jalan yang tergenang air saat musim hujan.
Tanpa Igor Tolic di Pinggir Lapangan, Persib Siap Tempur Jamu Isenmulang di Si Jalak Harupat

Tanpa Igor Tolic di Pinggir Lapangan, Persib Siap Tempur Jamu Isenmulang di Si Jalak Harupat

Igor Tolic mendapat hukuman akumulasi kartu kuning. Dia sebelumnya sudah mendapat kartu kuning ketika Persib menghadapi Persik dan Garudayaksa FC
Perkuat Toleransi, Wamenhaj Sebut Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

Perkuat Toleransi, Wamenhaj Sebut Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

Wamenhaj melihat keragaman di Indonesia bisa memperkuat hubungan toleransi antar umat beragama. Seperti adanya keterlibatan nonmuslim menjadi petugas haji.

Trending

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Bocah bernama Bumi (7), warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, viral karena mendukung Persija Jakarta kontra Persik sambil mengerjakan tugas sekolah dari kursi JIS.
Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengungkap kondisi terkini cucu yang dibakar neneknya di Depok. Kondisi korban yang terbakar hampir 80 persen masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 31 Oktober 2026

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 31 Oktober 2026

Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 31 Oktober 2026 dilansir dari aplikasi Melansir C-Access.
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua yang kini memasuki hari ketiga dimana 8 tim peserta akan kembali bermain.
10 Ucapan Happy Halloween 2026 dalam Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Happy Halloween 2026 dalam Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan Happy Halloween 2026 dalam bahasa Inggris, cocok digunakan sebagai caption media sosial.
John Herdman Wajib Lirik Top Skorer Klub Liga Islandia, Namanya Masuk Radar Timnas Indonesia

John Herdman Wajib Lirik Top Skorer Klub Liga Islandia, Namanya Masuk Radar Timnas Indonesia

Adalah Markus Pall Ellertsson, pemain keturunan Indonesia yang mencatatkan hasil impresif atas jumlah gol yang diberikannya untuk AI Akranes sepanjang 2026. 
Tangan Kanan Nova Arianto Pantau Pemain Timnas Indonesia U-20 di GBT Jelang Piala Asia 2027, Kondisi Fisik Jadi Perhatian

Tangan Kanan Nova Arianto Pantau Pemain Timnas Indonesia U-20 di GBT Jelang Piala Asia 2027, Kondisi Fisik Jadi Perhatian

Pelatih Fisik Timnas Indonesia U-20, Sofie Imam, terpantau hadir langsung di laga antara Persebaya Surabaya kontra Persijap Jepara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT