Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Tegur Keras FAM, Tata Kelola Sepak Bola Malaysia Dinilai Bermasalah

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meninggalkan gaya tata kelola individualistis dan beralih ke model pengelolaan organisasi yang berbasis kebijakan serta aturan yang jelas.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:30 WIB
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) meninggalkan gaya tata kelola individualistis dan beralih ke model pengelolaan organisasi yang berbasis kebijakan serta aturan yang jelas.

Seruan tersebut disampaikan AFC secara terbuka menyusul penilaian bahwa budaya pengambilan keputusan sewenang-wenang menjadi hambatan utama yang membuat sepak bola Malaysia terjebak dalam krisis tata kelola berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AFC menilai praktik yang memungkinkan individu atau kelompok kecil menafsirkan aturan secara sepihak, mengeluarkan peraturan tidak resmi, hingga memaksakan keputusan tanpa konsensus kolektif sudah tidak relevan dalam sepak bola modern.

Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John, menegaskan era peraturan abu-abu dan kekuasaan individualistis di tubuh FAM harus segera diakhiri.

“Dalam sepak bola modern, seharusnya tidak ada otoritas sewenang-wenang. Setiap keputusan harus berasal dari aturan dan prosedur yang disepakati oleh semua pihak,” ujar Windsor.

Menurutnya, persoalan utama FAM bukan terletak pada individu-individu yang ada di dalam organisasi, melainkan pada sistem yang memungkinkan mereka bertindak di luar kerangka kerja yang telah ditetapkan.

Windsor juga membantah anggapan bahwa pergantian kepemimpinan menjadi solusi utama untuk menyelesaikan persoalan tata kelola FAM. Ia menilai fokus pada individu justru mengaburkan esensi reformasi yang seharusnya dilakukan.

“Majelis Nasional bukanlah isu utama. Reformasi jauh lebih penting,” tegasnya.

Ia menambahkan, mempertahankan personel yang sama tidak serta-merta berarti stagnasi, selama mereka bekerja dalam sistem yang telah direformasi secara menyeluruh dan transparan.

Sesuai pedoman AFC, FAM diminta membangun kerangka tata kelola modern dengan wewenang yang dikendalikan oleh prosedur terdokumentasi, proses transparan, serta mekanisme pengawasan yang jelas.

Reformasi tersebut mencakup amandemen statuta, penegasan ruang lingkup tanggung jawab, pemisahan yang tegas antara cabang yudisial, eksekutif, dan administratif, serta pembentukan sistem hukum terpadu yang selaras dengan standar kepatuhan AFC dan FIFA.

Selain itu, AFC juga menyoroti pentingnya transparansi keuangan, konsistensi prosedur disiplin, serta mekanisme pengambilan keputusan yang mencegah interpretasi hukum secara personal.

Isu lain yang turut menjadi sorotan adalah pengangkatan kembali Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman. Sebelumnya, langkah tersebut sempat menuai kontroversi dan dianggap sebagai bentuk favoritisme karena nama Azman pernah disebut dalam keputusan FIFA.

Namun, Windsor secara tegas menolak anggapan tersebut. Ia mempertanyakan dasar tudingan yang diarahkan kepada Azman.

“Kejahatan apa yang dia lakukan? Katakan kepada saya. Anda tidak bisa menghukum warga negara yang taat hukum,” tegas Windsor.

Menurutnya, ambiguitas peraturan justru menjadi akar masalah yang membuat persoalan tata kelola internal berkembang menjadi kontroversi publik. Ia juga menegaskan peran AFC dalam situasi tersebut.

“Kami bukan penegak hukum. Kami tidak melakukan investigasi. Itu adalah tugas polisi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AFC, lanjut Windsor, hanya bertugas memastikan standar tata kelola dijalankan dan dipatuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai penutup, AFC menegaskan masa depan sepak bola Malaysia tidak ditentukan oleh siapa yang menduduki kursi pimpinan, melainkan oleh keberadaan sistem tata kelola yang jelas, transparan, dan ditegakkan secara konsisten.(ant/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan kasus penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI).
Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil semifinal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia yang berlangsung di Ahmedabad, India.
4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

Nama Ousmane Dembele jadi sorotan utama setelah membawa Prancis berpesta gol atas Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Ini 4 torehan rekornya.
Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Oleh: Temmy Satya Permana, Deputi Usaha Kecil, Kementerian UMKM
Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Berikut ramalan lima weton yang diprediksi akan mendulang hoki besar, serta lima weton yang harus waspada terhadap potensi kerugian keuangan pada 28 Juni 2026.
3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT