News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Tiba-Tiba Ketiban Durian Runtuh, Sanksi FIFA Resmi Ditangguhkan

Sebanyak tujuh pemain Timnas Malaysia yang dinaturalisasi secara ilegal mendadak bisa dimainkan lagi. Sebab, CAS resmi menangguhkan hukuman dari FIFA.
Selasa, 27 Januari 2026 - 07:25 WIB
Pemain Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak tujuh pemain Timnas Malaysia yang dinaturalisasi secara ilegal mendadak bisa dimainkan lagi. Sebab, CAS resmi menangguhkan hukuman dari FIFA.

Pada September 2025 lalu, FIFA resmi menjatuhkan hukuman untuk tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Mereka adalah Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal and Héctor Hevel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketujuhnya dilarang untuk berpartisipasi dalam bentuk apa pun di dunia sepak bola. Hal ini karena kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk menaturalisasi mereka.

FIFA pun telah menjatuhkan hukuman kepada Malaysia berupa pemakzulan poin untuk laga-laga internasional. Mereka pun mengalami penurunan ranking secara drastis pada akhir tahun 2025 lalu.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram Timnas Malaysia

Namun, FIFA hanya membatalkan poin di laga-laga uji coba yang digelar di jendela internasional FIFA. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) masih belum mengambil keputusan meski ketujuh pemain tersebut bermain di Kualifikasi Piala Asia 2027.

FAM membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Pada Senin (26/1/2026) malam kemarin WIB, FAM memastikan bahwa CAS menangguhkan sementara hukuman untuk ketujuh pemain tersebut.

“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin menginformasikan bahwa Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi yang diajukan oleh tujuh pemain tim nasional, yaitu Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal dan Héctor Hevel,” demikian pernyataan resmi dari FAM.

Keputusan ini tidak berarti bahwa ketujuh pemain tersebut lepas dari hukuman. Hanya saja, mereka diberi kesempatan untuk kembali bekerja sebagai pesepak bola hingga CAS mengambil keputusan final.

“Keputusan ini berarti bahwa larangan berpartisipasi dalam semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan yang dijatuhkan FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya ditangguhkan sementara, dan mereka diizinkan untuk melanjutkan karier mereka dan berpartisipasi dalam aktivitas terkait sepak bola apa pun hingga keputusan akhir atas banding di CAS dibuat,” tambah pernyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, hukuman ini sempat membuat karier para pemain berantakan. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang mempertimbangkan pensiun dini karena skandal ini. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Meski tidak ada opsi penarikan, pemerintah memastikan aspek keselamatan seluruh personel TNI di wilayah konflik tetap menjadi perhatian utama.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT