Badai di Sepak Bola Malaysia, Pengunduran Diri Massal Exco FAM Jadi Sorotan
- FAM
Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi telah memberitahu FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait pengunduran diri massal seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) untuk periode 2025–2029.
Keputusan tersebut diambil di tengah fase transisi yang dinilai sensitif bagi sepak bola Malaysia.
Informasi itu disampaikan FAM melalui unggahan di laman Facebook resmi mereka pada 29 Januari. Dalam pernyataannya, FAM mengonfirmasi bahwa Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, serta Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John.
Dokumen tersebut berisi laporan lengkap terkait perubahan personel di tingkat kepemimpinan tertinggi sepak bola Malaysia, menyusul keputusan seluruh anggota Exco FAM periode 2025–2029 yang mengundurkan diri secara serentak dan berlaku segera.
Langkah tersebut mengejutkan publik dan pengamat sepak bola kawasan Asia Tenggara. Pasalnya, kejadian pengunduran diri kolektif seluruh pimpinan federasi nasional tergolong langka, terlebih terjadi tidak lama setelah mereka terpilih.
Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, menegaskan bahwa keputusan mundur itu diambil secara sukarela dan dengan suara bulat. Ia menyebut langkah tersebut dilandasi rasa tanggung jawab terhadap organisasi serta keinginan untuk mengedepankan kepentingan jangka panjang sepak bola Malaysia.
“Keputusan ini tidak didorong oleh kepentingan pribadi atau ambisi kekuasaan, melainkan demi kebaikan sepak bola Malaysia ke depan,” ujar Yusoff Mahadi.
FAM juga menilai pelaporan proaktif kepada FIFA dan AFC sebagai langkah penting untuk menjaga transparansi serta memastikan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola sepak bola internasional. Upaya tersebut dilakukan guna menghindari potensi konsekuensi hukum maupun sanksi akibat dugaan campur tangan administratif.
Dalam waktu dekat, FAM akan memasuki masa transisi. Sekretaris Jenderal Datuk Noor Azman Rahman ditunjuk untuk sementara menangani operasional federasi.
Sementara itu, AFC dikabarkan akan mengirimkan kelompok kerja ke Malaysia untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap struktur tata kelola FAM. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar rekomendasi reformasi sebelum digelarnya pemilihan kepemimpinan baru.
Pengunduran diri massal seluruh pengurus FAM ini dipandang sebagai upaya mengembalikan kepercayaan publik dan penggemar, di tengah berbagai persoalan yang melanda sepak bola Malaysia, mulai dari isu manajemen, performa tim nasional, hingga kontroversi terkait kebijakan pemain naturalisasi.
Load more