GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih St Kitts and Nevis Akui Siap Beri Kejutan untuk Timnas Indonesia: Siapa Saja Bisa Kalahkan Siapapun ‎

Menurut Marcelo Serrano, pengalaman berada di Tanah Air memberikan energi positif bagi seluruh skuadnya. Ia menilai kondisi tersebut membantu St Kitts and Nevis menjalani persiapan dengan lebih optimal.
Kamis, 26 Maret 2026 - 18:33 WIB
Konferensi Pers St Kitts and Nevis
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih tim nasional Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano, menegaskan kesiapan timnya menghadapi Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Juru taktik asal Brasil itu juga mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diterima sejak tiba di Indonesia.

Menurut Marcelo Serrano, pengalaman berada di Tanah Air memberikan energi positif bagi seluruh skuadnya. Ia menilai kondisi tersebut membantu St Kitts and Nevis menjalani persiapan dengan lebih optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Laga antara St Kitts and Nevis kontra Timnas Indonesia akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/3) malam.

‎"Kami merasa mendapatkan kehangatan di sini (Indonesia) dari orang-orangnya. Itu yang membuat kami bisa latihan dengan baik," ujar Serrano dalam konferensi pers jelang laga, Kamis (26/3/2026).

Meski datang sebagai tim yang kurang diunggulkan, Serrano menolak merasa inferior. Ia justru melihat pertandingan ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kualitas timnya.

‎Secara peringkat dunia, St Kitts and Nevis memang berada di bawah Timnas Indonesia. Hal ini menjadi salah satu alasan mereka tidak terlalu diperhitungkan dalam laga tersebut.

Mengacu pada rilis FIFA per 19 Maret 2026, St. Kitts and Nevis menempati posisi ke-154 dunia. Sementara Timnas Indonesia berada di peringkat ke-121.

‎Bahkan, posisi tersebut menjadikan St Kitts and Nevis sebagai tim dengan ranking terendah di antara peserta. Kondisi ini semakin mempertegas status mereka sebagai underdog.

Selain tim asal CONCACAF tersebut, masih ada dua tim lainnya yang juga tampil di FIFA Series 2026. Keduanya adalah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

Namun demikian, Serrano memiliki pandangan berbeda terkait angka-angka tersebut. Ia menilai peringkat tidak selalu mencerminkan kekuatan sebenarnya di atas lapangan.

Ia percaya bahwa sepak bola kerap menghadirkan hasil yang tak terduga. Oleh karena itu, setiap tim memiliki peluang yang sama untuk meraih kemenangan.

"Kami orang-orang yang tidak melihat angka matematis. Kami semua manusia dan yang kami lihat hanyalah manusia itu," kata Serrano.

"Dalam sepak bola siapa saja bisa mengalahkan siapapun. Saya bahagia St. Kitts and Nevis diberi kesempatan di sini (FIFA Series 2026)," sambung pelatih berusia 46 tahun tersebut.

‎Dalam upaya mempersiapkan tim, Serrano mengaku telah mempelajari kekuatan Timnas Indonesia. Ia memanfaatkan berbagai sumber informasi untuk merancang strategi.

‎Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah berdiskusi dengan pihak yang memahami sepak bola Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk membaca karakter permainan lawan.

‎"Kami berbicara dengan beberapa orang Indonesia, terutama di staf kepelatihan kami yang mengerti soal sepak bola Indonesia. Jadi ini aspek penting dalam pertandingan," ucapnya.

‎Selain itu, ia juga mengungkap peran salah satu staf yang memiliki pengalaman di klub Indonesia. Kehadiran sosok tersebut membantu timnya memahami kultur sepak bola lokal. Sosok yang dimaksud adalah staf pelatih Persita Tangerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Victor membantu kami dan dia bekerja juga di Persita. Kami mempelajari budaya anda yang begitu indah," pungkasnya.

‎(igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Tambang di Bogor Ditutup KDM, Bupati Siapkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan Jalan Khusus

Usai Tambang di Bogor Ditutup KDM, Bupati Siapkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan Jalan Khusus

Usai tambang dibogor ditutup KDM, Bupati siapkan anggaran Rp100 miliar untuk pembangunan jalur khusus tambang.
Reaksi Nadiem Makarim Soal Tuntutan Jaksa: Saya Bingung, Kenapa Lebih Besar Daripada Teroris?

Reaksi Nadiem Makarim Soal Tuntutan Jaksa: Saya Bingung, Kenapa Lebih Besar Daripada Teroris?

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mengaku kecewa atas tuntutan Jaksa terhadap dirinya pada kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

Final Lomba Cerdas Cermat Kalbar Akan Diulang, Kapan Pelaksanaannya? Begini Penjelasan Ketua MPR RI

MPR putuskan akan mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat, kapan pelaksanaannya? begini penjelasan Ketua MPR RI.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT