Pelatih Bulgaria Akui Terhanyut Nostalgia saat Kembali ke Stadion GBK: Banyak Kenangan Indah, Terutama Piala Asia 2007
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, secara blak-blakan mengaku dirinya terhanyut dalam berbagai kenangan indah saat kembali ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Ia menyebut banyak memori penting tercipta, terutama saat Piala Asia 2007.
Bulgaria baru saja melakoni laga perdana dalam ajang FIFA Series 2026. Menghadapi Kepulauan Solomon, The Lions meraih kemenangan fantastis dengan skor 10-2 pada Jumat (27/3/2026) sore WIB.
Di balik kemenangan tersebut, ternyata ada kisah menarik yang terbesit, terutama yang melibatkan sang pelatih utama, Aleksandar Dimitrov.
Dimitrov sendiri bukanlah sosok asing bagi sepak bola Indonesia. Pasalnya, ia pernah meniti karier sebagai pemain saat membela Persija Jakarta pada 2002 silam.
Tak hanya itu, ia juga mengawali karier kepelatihannya di Tanah Air, tepatnya ketika dipercaya menjadi asisten pelatih Ivan Kolev di Timnas Indonesia.
Pertandingan di SUGBK membawa kenangan tersendiri bagi pelatih berusia 49 tahun tersebut. Dimitrov mengaku bahwa stadion kebanggaan Jakarta itu memiliki tempat tersendiri di hatinya.
Dimitrov mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa kembali ke SUGBK setelah lebih dari satu dekade. Ia pun menyebut stadion tersebut memiliki sejumlah kenangan indah, terutama bersama Timnas Indonesia.
"Jadi, ada banyak kenangan indah terkait tempat ini," ujar Dimitrov dalam konferensi pers usai laga, Jumat (27/3/2026).
"Ini adalah tempat spesial di hati saya, dan akan selalu begitu. Sangat menyenangkan bisa kembali ke sini," tambahnya.
Lebih lanjut, Dimitrov menyebut bahwa sebagian besar kenangan indah yang ia alami terjadi saat menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia di Piala Asia 2007. Saat itu, skuad Garuda menjadi tuan rumah dan SUGBK dipilih sebagai salah satu venue ajang tersebut.
Saat itu, skuad asuhan Ivan Kolev harus mengakhiri Piala Asia 2007 lebih cepat setelah terhenti di babak penyisihan grup. Bambang Pamungkas cs kala itu finis di peringkat ketiga dengan torehan tiga poin setelah satu grup dengan Arab Saudi, Korea Selatan, dan Bahrain.
Beranjak ke tahun 2026, Dimitrov akhirnya kembali ke SUGBK. Kali ini bukan sebagai pelatih Timnas Indonesia, melainkan sebagai bagian dari Bulgaria yang akan menjadi salah satu calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Meski datang sebagai lawan, ia tak menutup mata terhadap perkembangan Timnas Indonesia. Ia pun mengharapkan yang terbaik untuk skuad Garuda.
"Sebagian besar kenangan ini terkait dengan partisipasi kami di Piala Asia 2007," kata Dimitrov.
"Dan jika berbicara tentang renovasi stadion, ini adalah tempat yang bagus saat ini. Saya benar-benar berharap yang terbaik untuk tim Garuda dan untuk kita semua," tutupnya. (igp/fan)
Load more