Pelatih Iran Murka dan Sebut Timnya Diperlakukan Tak Adil selama Piala Dunia 2026: Kami di Sini untuk Sepak Bola, Bukan Politik
- REUTERS/Daniel Cole
Karena alasan itulah, Ghalenoei berharap negara-negara peserta lain menunjukkan solidaritas. Ia merasa persoalan yang dialami Iran seharusnya menjadi perhatian seluruh insan sepak bola, bukan hanya timnya sendiri.
Pelatih berusia 63 tahun itu menegaskan bahwa keberatan yang disampaikan Iran tidak berkaitan dengan urusan politik. Menurutnya, fokus utama tim tetap pada sepak bola dan kompetisi yang sedang berlangsung.
"Saya meminta kepada 47 pelatih lainnya, dan tidak satu pun dari mereka yang menjawab saya," ujar Ghalenoei, dikutip dari Yahoo News, Senin (22/6/2026).
"Kami di sini untuk sepak bola, bukan politik, dan kami menegaskan itu lagi. Keluhan kami adalah tentang cara mereka (Amerika Serikat) memperlakukan kami," tambahnya.
Meski belum mendapat respons dari pelatih negara lain, Ghalenoei mengaku memahami situasi yang sedang dihadapi setiap peserta Piala Dunia. Ia menyadari bahwa seluruh tim saat ini tengah fokus mempersiapkan pertandingan masing-masing.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa dirinya akan bersikap berbeda jika melihat negara lain mengalami perlakuan serupa. Ghalenoei menilai semangat solidaritas seharusnya tetap hidup di tengah kompetisi sebesar Piala Dunia.
"Saya belum mendengar apa pun dari pelatih lain, dan saya yakin mereka sibuk mempersiapkan tim mereka sendiri, dan kita tidak pernah mengharapkan mereka untuk bereaksi," kata Ghalenoei.
"Namun, jika saya melihat tim lain diperlakukan seperti kami, saya akan mengatakan sesuatu," tutupnya.
(igp)
Load more