Piala Dunia 2026 Hari Ini: Brasil Pulangkan Satu-satunya Wakil Asia hingga Drama Adu Penalti di Laga Belanda vs Maroko
- Instagram @voguehongkong
tvOnenews.com - Piala Dunia 2026 telah resmi memasuki babak 32 besar dan langsung menyajikan rangkaian drama luar biasa bagi para pencinta sepak bola. Fase gugur kali ini menjadi kuburan bagi tim-tim raksasa Eropa yang lebih diunggulkan di atas kertas.
Beberapa pertandingan yang berlangsung hingga tanggal 30 Juni 2026 Waktu Indonesia Barat (WIB) melahirkan emosi yang campur aduk, mulai dari gol dramatis di menit-menit akhir, dianulirnya gol krusial oleh Video Assistant Referee (VAR), hingga ketegangan babak adu penalti yang memulangkan tim-tim favorit juara.
1. Martinelli selamatkan Brasil dan pulangkan Jepang
- Instagram @fcbayern
Timnas Brasil sukses melaju ke babak 16 besar setelah memulangkan satu-satunya perwakilan Asia yang tersisa di fase ini, Jepang, dengan skor tipis 2-1 di Houston.
Pertandingan berjalan sangat sengit lantaran Jepang sempat membuat kejutan luar biasa dengan unggul lebih dulu pada menit ke-29 melalui gol Kaishu Sano yang memanfaatkan kesalahan Danilo.
Brasil yang tersentak baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua berkat sundulan Casemiro setelah menerima umpan matang dari Gabriel Magalhaes.
Drama puncaknya terjadi pada masa injury time tepatnya di menit ke-95, saat laga tampaknya akan berlanjut ke babak tambahan, Gabriel Martinelli muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penentu yang memutus harapan tangguh Samurai Biru.
2. Tragis, Jerman digulung Paraguay lewat titik putih
- Instagram/albirroja
Kejutan terbesar di babak 32 besar ini menimpa raksasa Eropa, Jerman, yang harus mengepak koper lebih awal setelah ditumbangkan oleh Paraguay di Boston. Paraguay unggul mengejutkan di akhir babak pertama lewat sundulan Julio Enciso.
Memasuki babak kedua, Kai Havertz sempat menghidupkan asa Jerman melalui gol penyeimbang di menit ke-54, mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga babak perpanjangan waktu.
Drama sesungguhnya terjadi di babak extra time saat gol penentu kemenangan Jerman yang dicetak Jonathan Tah dianulir oleh VAR akibat pelanggaran sebelumnya. Memasuki babak adu penalti, mental baja Paraguay terbukti lebih unggul.
Penjaga gawang Orlando Gill tampil brilian menepis tendangan Havertz, disusul kegagalan eksekusi dari Nick Woltemade dan Jonathan Tah, sehingga Paraguay mengunci kemenangan dramatis dengan skor penalti 4-3.
3. Drama adu penalti yang menangkan Maroko atas Belanda
- Pro Shots/Sipa USA
Duel sengit yang mempertemukan Belanda melawan Maroko di Monterrey Stadium juga harus diselesaikan lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1. Belanda sempat berada di atas angin saat Cody Gakpo mencetak gol emosional pada menit ke-72.
Namun, ketangguhan mental Maroko berbicara di masa kritis ketika pemain pengganti, Issa Diop, secara dramatis menyamakan kedudukan lewat sundulan maut pada menit ke-90+1.
Di babak adu penalti, atmosfer ketegangan memuncak saat kedua tim sempat gagal mengeksekusi masing-masing dua penalti.
Kiper Maroko, Yassine Bounou, menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Crysencio Summerville, sebelum akhirnya Ismael Saibari dengan dingin mencetak gol penentu yang membawa Singa Atlas menang adu penalti 3-2 atas Tim Oranje.
Rangkaian hasil krusial pada akhir Juni ini menegaskan bahwa peta kekuatan sepak bola dunia di Piala Dunia 2026 kini semakin merata.
Seiring gugurnya kekuatan tradisional seperti Jerman dan Belanda, babak 16 besar dipastikan akan menghadirkan laga-laga yang jauh lebih ketat, penuh kejutan, serta sulit diprediksi oleh siapa pun. (ism)
Load more