2 Persamaan Lamine Yamal dan Lionel Messi
- Kolase Reuters
Jakarta, tvOnenews - Bicara Tim Nasional atau Timnas Spanyol vs Argentina di final Piala Dunia 2026 yang digelar Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Stadium New York New Jersey, Amerika Serikat (AS), tidak lepas dari nama Lamine Yamal dan Lionel Messi.
Banyak pihak melihat kesamaan kuat di antara keduanya, terutama dari posisi bermain dan gaya permainan.
Barcelona belum benar-benar memiliki figur penerus alami Lionel Messi sejak sang megabintang meninggalkan Camp Nou pada 2022.
Namun, kemunculan Lamine Yamal perlahan mulai mengubah pandangan tersebut. Lantas, apa saja kesamaan keduanya?
Lamine Yamal memang memiliki dominasi kaki terkuat di kaki kirinya. Dalam beberapa momen pertandingan, terlihat Yamal lihai memindahkan bola dengan kaki kiri dalam dan kaki kiri luarnya.
Ia bahkan jarang menggunakan kaki kanannya untuk hal serupa. Kemampuan tersebut serupa dengan Lionel Messi di masa muda.
Saat masih berusia 17 tahun, dirinya juga terlihat selalu dominan menggunakan kaki kirinya untuk mengolah si kulit bundar.
Selanjutnya, Lamine Yamal adalah 'produk asli' La Masia, akademi milik Barcelona yang dikenal dengan filosofi sepak bolanya yang unik. Akademi ini telah melahirkan beberapa pemain bintang yang turut mengubah wajah sepakbola.
Didikan La Masia yang sukses antara lain Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Busquets, dan Lionel Messi. Pemain-pemain tersebut berhasil memperoleh kesuksesan di tingkat klub dan negara.
Mereka sama-sama telah memenangkan Piala Dunia untuk negara mereka. Meski masih berusia 16 tahun, Yamal diharapkan meneruskan tren positif akademi La Masia untuk membawa Spanyol Juara Euro 2024.
Lalu, Lionel Messi menimba ilmu di La Masia pada usia 13 tahun. Sementara Lamine Yamal memulai perjalanannya di akademi sepak bola ternama tersebut di usia muda, yaitu 11 tahun.
Sebagai informasi, Argentina melaju ke final setelah secara heroik menang 2-1 atas Inggris, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Sempat tertinggal duluan karena gol Anthony Gordon, Albiceleste menang lewat gol-gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di enam menit akhir laga.
Kemenangan ini mengantarkan Argentina ke final kedua beruntun setelah empat tahun lalu jadi juara di Qatar.
Sehari sebelumnya, Spanyol berhasil mengalahkan Prancis 2-0 untuk melaju ke final. Menurut Opta, ini jadi kali pertama juara Euro dan juara Copa America bertemu sepanjang sejarah Piala Dunia.
Load more