Percaya Takhayul, Presiden Argentina Tolak Hadir di Final Piala Dunia 2026 Demi Jaga Ritual Keberuntungan Lionel Messi Cs
- REUTERS/Paul Childs
- IMAGN IMAGES via Reuters/Nathan Ray Seebeck
Apabila tim mereka menang, kebiasaan tersebut akan terus dipertahankan hingga kompetisi berakhir.
Ritual serupa juga pernah diakui oleh para pemain Timnas Argentina.
Selama Piala Dunia 2022 di Qatar, beberapa pemain disebut memiliki kebiasaan turun dari bus dengan urutan yang sama, menempati kursi tertentu di ruang ganti, hingga mendengarkan daftar putar musik yang tidak pernah berubah sebelum memasuki lapangan.
Berawal dari Kepercayaan sejak Piala Dunia 1990
Menurut laporan Associated Press, para presiden Argentina memang telah lama menghindari kehadiran langsung di pertandingan Piala Dunia.
Kepercayaan tersebut bermula pada Piala Dunia 1990 ketika Presiden Carlos Menem mengunjungi skuad Argentina sebelum laga pembuka melawan Kamerun. Tak disangka, sang juara bertahan justru kalah 0-1.
Sejak saat itu, Menem dijuluki "mufa", istilah dalam budaya Argentina yang merujuk pada sosok pembawa sial.
Peristiwa tersebut kemudian melahirkan keyakinan bahwa presiden yang sedang menjabat sebaiknya tidak hadir langsung saat Timnas Argentina berlaga di Piala Dunia.
Kini, menjelang final melawan Spanyol, Milei memilih mempertahankan tradisi tersebut.
Banyak pendukung Albiceleste justru mendukung keputusannya karena percaya ritual yang dijalankan selama turnamen telah mengiringi langkah Argentina hingga mencapai partai final.
Selain memperebutkan trofi Piala Dunia 2026, laga melawan Spanyol juga menjadi kesempatan emas bagi Lionel Messi untuk mengukir sejarah.
Jika mampu mempertahankan gelar juara dunia, Argentina akan menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1962 yang sukses menjuarai Piala Dunia secara beruntun. (asl)
Load more