Lionel Messi Akui Sulit Terima Kekalahan dari Spanyol Usai Argentina Gagal Back to Back Juara Piala Dunia 2026
- IMAGN IMAGES via Reuters/James Lang
Jakarta, tvOnenews.com - Lionel Messi akhirnya angkat suara setelah kegagalan Timnas Argentina untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia.
Argentina gagal back to back juara Piala Dunia setelah dikalahkan Spanyol di laga final, Senin (20/7/2026) dini hari WIB lewat gol tunggal Ferran Torres.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Messi menyampaikan rasa kecewa yang mendalam. Penyerang berusia 39 tahun itu mengakui kekalahan tersebut akan meninggalkan luka yang tidak mudah hilang.
"Rasa sakitnya sangat besar, dan luka ini akan membutuhkan waktu untuk sembuh," tulis Messi dilansir dari laman The National News, Selasa (21/7/2026).
Meski demikian, peraih delapan Ballon d'Or tersebut memilih mengenang perjalanan luar biasa Argentina sepanjang turnamen.
Menurutnya, perjuangan tim hingga kembali menembus partai final Piala Dunia merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.
"Tetapi saya juga ingin berpegang pada semua hal baik. Pertandingan-pertandingan yang kami balikkan dengan memberikan segalanya, momen-momen yang akan selalu kami kenang, serta dukungan dari seluruh negara yang, dipadukan dengan kerja keras dan perjuangan kelompok ini, membawa kami kembali menjadi salah satu tim terbaik di dunia," kata Lionel Messi.
"Mungkin saat ini sulit untuk benar-benar menghargai pencapaian tersebut, tetapi grup ini berhasil mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun," lanjutnya.
Argentina sebenarnya datang ke Amerika Serikat dengan status juara bertahan usai mengalahkan Prancis melalui adu penalti pada final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Dalam perjalanan menuju final edisi 2026, pasukan Lionel Scaloni kembali menunjukkan mental juara dengan melewati berbagai pertandingan sulit, termasuk menyingkirkan Inggris di babak semifinal.
Namun, saat menghadapi Spanyol di partai puncak, Argentina gagal menemukan permainan terbaiknya. Lini pertahanan kokoh La Furia Roja bahkan mampu membuat Messi dan kolega tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang waktu normal.
Meski gagal mengangkat trofi, turnamen kali ini tetap menjadi ajang bersejarah bagi Messi. Tambahan gol yang dicetaknya sepanjang kompetisi membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia mencapai 21 gol. Meski begitu, catatan tersebut masih berada di bawah Kylian Mbappe yang mengakhiri turnamen dengan 22 gol.
Dalam unggahannya, Messi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Argentina yang terus memberikan dukungan selama turnamen berlangsung.
"Terima kasih dari lubuk hati terdalam saya atas setiap ucapan selamat dan pesan yang saya terima. Sekali lagi, kita berhasil mempersatukan negara ini dan berdiri bersama, berbagi kebanggaan yang luar biasa sebagai orang Argentina," tulisnya.
Messi juga menunjukkan sportivitas dengan memberikan ucapan selamat kepada sang juara baru.
"Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya menjadi juara."
Meski banyak pihak meyakini final tersebut menjadi penampilan terakhir Messi di ajang Piala Dunia, mantan bintang Barcelona itu tidak memberikan pernyataan apa pun mengenai masa depannya bersama tim nasional Argentina.
Usai menjalani turnamen yang menguras tenaga, Messi dikabarkan akan beristirahat sejenak.
Sejumlah laporan menyebut dirinya bersama rekan setimnya di Inter Miami, Rodrigo De Paul, tidak akan tampil dalam dua pertandingan MLS berikutnya, termasuk dipastikan absen pada laga MLS All-Star yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli mendatang.
Load more