News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persib Bandung Bisa Kantongi Puluhan Miliar! Hadiah Fantastis AFC Menggiurkan, Tapi Masalah Cedera Mengintai

Selain performa yang terus menanjak, Persib Bandung juga berpeluang mengamankan hadiah bernilai luar biasa besar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC)
Selasa, 25 November 2025 - 22:45 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung.
Sumber :
  • Persib

tvOnenews.com - Persib Bandung sedang berada di jalur emas menuju babak gugur AFC Champions League 2 (ACL 2) 2025-2026. 

Selain performa yang terus menanjak, Maung Bandung juga berpeluang mengamankan hadiah bernilai luar biasa besar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila mampu mempertahankan tren positif dan bahkan keluar sebagai kampiun, Persib berhak membawa pulang total bonus yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah. 

Inilah yang membuat perjalanan Persib di kompetisi Asia musim ini terasa semakin prestisius, tak hanya demi gengsi, tetapi juga pemasukan raksasa bagi klub.

Keberhasilan meraih kemenangan di fase grup bukan hanya mempertebal peluang lolos, tetapi juga menjadi sumber pemasukan yang mengalir deras ke kas klub. 

Setiap tiga poin berarti tambahan ratusan juta rupiah. Dalam situasi finansial sepak bola modern, hadiah sebesar ini dapat menjadi modal penting bagi Persib untuk memperkuat skuad, melakukan regenerasi, hingga mengembangkan fasilitas. 

Namun di tengah peluang besar tersebut, Persib harus menghadapi tantangan serius terkait kondisi skuad, terutama absennya motor permainan lini tengah mereka, Adam Alis.

Persib Bandung kini tengah bersiap melawat ke Singapura untuk menghadapi Lion City Sailors FC pada Rabu (26/11/2025) di Stadion Bishan pukul 19.15 WIB. 

Namun dalam pertandingan tandang krusial ini, Maung Bandung dipastikan tidak diperkuat gelandang andalannya, Adam Alis. Sang pahlawan dalam laga remontada melawan Selangor FC pada 6 November lalu itu masih belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dialaminya. 

Meski sudah menjalani masa pemulihan selama jeda internasional, ia tetap absen saat Persib menghadapi Dewa United dan kembali tidak dibawa untuk duel di Singapura.

Persib Bandung
Persib Bandung
Sumber :
  • Persib.co.id

 

Kondisi Adam Alis kini terus dipantau tim medis Persib karena gelandang berusia 31 tahun itu sangat dibutuhkan untuk pertandingan penting kontra Madura United pada Minggu (30/11/2025). 

Pelatih Bojan Hodak angkat bicara mengenai cedera sang gelandang. “Cedera di lutut. Jadi saya rasa dia akan absen di pertandingan Dewa dan pertandingan berikutnya (vs Lion City Sailors),” kata Hodak. 

Ia menambahkan, “Dan kita akan lihat untuk pertandingan ketiga melawan Madura, apakah dia bisa bermain atau tidak melawan Madura.”

Meski begitu, Hodak menegaskan bahwa cedera tersebut tidak tergolong parah. “Cederanya tidak berbahaya, tapi dia (Adam) masih perlu menjalani pemulihan dan tidak bisa terlalu cepat kembali bermain,” jelas pelatih asal Kroasia itu. 

Ia pun tak ingin mengambil risiko yang dapat membuat Adam absen hingga akhir musim. Karena itu, Hodak menyiapkan sederet opsi pengganti seperti Luciano Guaycochea, Thom Haye, hingga Beckham Putra. 

“Karena kami tidak mau mengambil risiko, karena bisa saja dia absen hingga akhir musim (jika dipaksa bermain),” ujarnya.

Absennya Adam Alis ternyata tidak membuat performa Persib menurun. Ketika menghadapi Dewa United, trio Marc Klok, Thom Haye, dan Frans Putros berhasil menjadi kombinasi baru yang solid di lini tengah. 

Kehadiran Guaycochea, Beckham Putra, serta pemain muda seperti Robi Darwis dan Wiliam Marcilio juga memberi kedalaman skuad yang menjanjikan. 

Persib membawa total 23 pemain ke Singapura, termasuk bek Italia Federico Barba yang baru pulih dari demam berdarah.

Di sisi lain, perjalanan Persib di ACL 2 semakin menjanjikan dari segi finansial. Kemenangan 2-0 atas Selangor FC, lewat gol Adam Alis dan penalti Andrew Jung, langsung menghasilkan bonus USD 50.000 atau sekitar Rp830 juta. 

Persib sebelumnya sudah menerima USD 300.000 (Rp4,9 miliar) sebagai hadiah lolos fase grup. Total bonus dari dua kemenangan di fase grup kini mencapai USD 100.000 (Rp1,6 miliar), sehingga akumulasi pendapatan Persib menyentuh angka Rp6,4 miliar.

Jika lolos ke 16 besar, bonus USD 80.000 (Rp1,3 miliar) menanti. Lolos perempat final menambah USD 160.000 (Rp2,6 miliar), semifinal USD 240.000 (Rp3,9 miliar), dan bila keluar sebagai juara, Persib akan menggondol USD 2.500.000 atau sekitar Rp41 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan jika hanya finis sebagai runner-up, Persib tetap mendapat USD 1.000.000 (Rp16,6 miliar).

Dengan peluang besar ini, Persib butuh dua kemenangan lagi agar memastikan posisi dua besar Grup G. Tantangan berat menanti, tetapi hadiah besar dan kesempatan mencetak sejarah membuat Maung Bandung pasti tampil habis-habisan di laga-laga berikutnya. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Anugerah Satyalancana Wirakarya Sektor Maritim, Kemendagri Bocorkan Tahapan Seleksi Ketat

Anugerah Satyalancana Wirakarya Sektor Maritim, Kemendagri Bocorkan Tahapan Seleksi Ketat

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Pengusulan Tahun 2025 kepada tujuh indvidu yang terdiri dari kepala daerah dan kepala perangkat daerah.
Sidang Pledoi, Nadiem Makarim Akui Tak Pernah Tandatangan Soal Pengadaan Laptop Chromebook

Sidang Pledoi, Nadiem Makarim Akui Tak Pernah Tandatangan Soal Pengadaan Laptop Chromebook

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim menjalani sidang agenda penyampaian Pledoi atau nota pembelaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dituding Mandek Kirim Nafkah Anak, Ruben Onsu Beberkan Pengeluaran Fantastis Ratusan Juta per Bulan

Dituding Mandek Kirim Nafkah Anak, Ruben Onsu Beberkan Pengeluaran Fantastis Ratusan Juta per Bulan

Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik. Kini, persoalan anak jadi babak baru yang panaskan hubungan mantan tersebut.
Teriakan Bebaskan Nadiem Makarim Bergema di Pengadilan Tipikor Jakpus

Teriakan Bebaskan Nadiem Makarim Bergema di Pengadilan Tipikor Jakpus

Para driver Gojek memadati Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat untuk mendukung mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Anwar Makarim di sidang Pleidoi atau nota pembelaan.
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT