Legenda Macan Kemayoran, Ismed Sofyan Murka! Soroti Mental Pemain Persija Usai Takluk dari Persib: Sekarang Persija Enggak Ada Nyalinya!
- instagram Ismed Sofyan
Ia membela Persija sejak awal 2000-an hingga pensiun, serta dipercaya menjadi kapten tim dalam waktu yang lama.
Sebagai bek kanan, Ismed dikenal tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan tinggi. Ia turut mengantar Persija meraih berbagai prestasi, termasuk gelar juara Liga Indonesia dan trofi domestik lainnya. Kontribusinya tak hanya terlihat di lapangan, tetapi juga dalam membangun mental juara di ruang ganti.
Tak heran jika Ismed sangat sensitif melihat Persija tampil tanpa karakter. Bagi dirinya, semangat bertarung adalah warisan yang seharusnya terus dijaga oleh generasi penerus Persija Jakarta.
Persib Juara Paruh Musim, Persija Tertampar di Klasemen
Sementara kritik Ismed bergema, Persib Bandung justru merayakan pencapaian penting. Persib memastikan diri sebagai juara paruh musim Super League 2025/2026 setelah menundukkan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026).
Gol cepat Beckham Putra Nugraha pada menit kelima menjadi penentu kemenangan Maung Bandung dalam laga penuh tensi tersebut.Â
Tambahan tiga poin membuat Persib mengoleksi 38 poin dari 17 pertandingan dan naik ke puncak klasemen, menggusur Borneo FC yang terpeleset pada pekan yang sama.
Persib unggul satu poin atas Borneo FC di posisi kedua, sementara Persija harus puas tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 35 poin. Dengan komposisi tersebut, Persib resmi menyandang status juara paruh musim.
Kompetisi Super League 2025/2026 dijadwalkan kembali bergulir pada pekan ke-18 mulai 23 Januari 2026. Persib akan menghadapi PSBS Biak, sementara Persija dituntut segera berbenah.
Bagi Persija, kritik keras Ismed Sofyan seharusnya menjadi alarm serius. Jika mental dan semangat tak segera dibenahi, bukan tak mungkin jarak dengan Persib akan semakin melebar di putaran kedua. (udn)
Â
Load more