News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Berbondong-bondong Serang Fadly Alberto, Eks Pemain Timnas Indonesia U17 Itu Langsung Tutup Komentar Instagram

Fadly Alberto diserbu kritik usai viral insiden “tendangan kungfu” di Elite Pro Academy U-20, hingga akhirnya menutup kolom komentar Instagram pribadinya.
Senin, 20 April 2026 - 14:05 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto (kiri)
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Sorotan publik terhadap Fadly Alberto Hengga semakin memanas setelah dirinya terlibat insiden dugaan aksi kekerasan di kompetisi Elite Pro Academy U-20 musim 2025/2026.

Dampaknya tak hanya terasa di lapangan, tetapi juga merambah ke media sosial pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain muda asal Bojonegoro itu dilaporkan menutup kolom komentar di akun Instagram miliknya setelah diserbu kritik dari warganet sejak Minggu malam.

Akun dengan nama pengguna @albertoo_10 tersebut kini tidak lagi membuka ruang komentar pada unggahannya.

Keputusan itu diduga diambil setelah ratusan hingga ribuan komentar membanjiri postingannya.

Gelombang kritik muncul menyusul viralnya video tendangan akrobatik yang dinilai berbahaya dalam sebuah pertandingan.

Menariknya, Fadly diketahui bukan sosok yang aktif di media sosial.

Unggahan terakhirnya tercatat pada 24 Maret 2026, jauh sebelum insiden ini ramai diperbincangkan.

Kasus ini bermula dari laga antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).

Kondisi pemain Dewa United Rakha Nurkholis usai mendapat tendangan kungfu dari eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto
Kondisi pemain Dewa United Rakha Nurkholis usai mendapat tendangan kungfu dari eks Timnas Indonesia U-17 Fadly Alberto
Sumber :
  • Instagram @smgfootball

Dalam pertandingan tersebut, Bhayangkara FC U-20 harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada insiden setelah pertandingan. Situasi yang memanas memicu kericuhan antar pemain.

Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang pemain Bhayangkara FC U-20 melakukan tendangan “kungfu” ke arah pemain lawan.

Pemain dengan rompi pink bernomor punggung 7 kemudian ramai dikaitkan dengan Fadly Alberto oleh warganet.

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait identitas pelaku dalam video tersebut.

Sampai saat ini, baik pihak pemain, klub, maupun penyelenggara kompetisi belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Status keterlibatan Fadly masih sebatas dugaan yang berkembang di ruang publik.

Insiden ini turut mendapat perhatian dari pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto.

Ia menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak sejalan dengan nilai pembinaan sepak bola usia muda.

“Peristiwa itu sangat disayangkan. Apa pun alasannya, itu bukan contoh yang baik bagi pemain lain,” ujarnya.

Nova juga memastikan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait insiden tersebut.

“Pemain timnas seharusnya menjadi teladan. Jika terbukti terlibat, tentu ada konsekuensi,” katanya.

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dan saling menghormati di lapangan demi kemajuan sepak bola nasional.

Kasus ini menjadi ujian bagi Fadly Alberto, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain muda potensial Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, sorotan tajam publik dan tekanan di luar lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi perjalanan kariernya ke depan.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -
Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

AC Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Gerry Cardinale memastikan Rossoneri bakal bergerak agresif.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT