News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PLN Klarifikasi Insiden Mati Lampu di Venue Pertandingan Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste

Pertandingan laga pekan kedua Grup A antara Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026) diwarnai insiden mati lampu di tengah pertandingan. 
Kamis, 4 Juni 2026 - 21:50 WIB
Stadion USU Mati Lampu
Sumber :
  • Kita Garuda

Jakarta, tvOnenews.com - PLN mengklarifikasi insiden mati lampu yang terjadi di venue pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste

Pertandingan laga pekan kedua Grup A antara Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026) diwarnai insiden mati lampu di tengah pertandingan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi cuaca hujan deras, kick off pertandingan tetap digelar pada pukul 20.00 WIB. Pertandingan pun berjalan dengan normal pada lima menit awal. 

Memasuki menit keempat, Stadion Utama Sumatera Utara justru mengalami mati lampu. Sontak pemain pun terkejut dengan kondisi tersebut. 

Kendala ini berlangsung selama sembilan menit sampai akhirnya seluruh lampu stadion benar-benar menyala seutuhnya. 

Usai insiden ini, wasit Jie Huang Xin akan menambah tujuh menit pertandingan di tambahan waktu akhir babak pertama. 

Manajer Komunikasi PT PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra mengakui insiden mati lampu itu karena cuaca ekstrem yang terjadi di sekitar Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya. 

"Kondisi saat ini di sekitar Kota Medan dan sebagian Kabupaten Deli Serdang mengalami cuaca ekstrem dengan intensitas hujan deras disertai angin dan petir," kata Darma Saputra dikutip dari laman VIVA, Rabu (4/6/2026). 

"Petugas PLN yang bersiaga dengan sigap telah melakukan penormalan dan listri menyala kurang dari lima menit," katanya. 

Sayangnya, Darma Saputra tidak membuka penyebab matinya lampu akibat padam listrik di Stadion USU tersebut. Namun dia memastikan pasokan listrik tetap menyala di sepanjang pertandingan ini. 

"Kami terus menjaga dan mengupayakan pasokan listrik tetap andal," katanya.

Di sisi lain, cuaca ekstrem juga mengganggu pasokan listrik akibat pohon tumbang dan papan reklame di dua wilayah tersebut. Darma Saputra meminta warga untuk berhati-hati dengan kondisi tersebut. (hfp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Celurit Jadi Bukti, Satu Pemuda Diduga Pelaku Tawuran di Cakung Diamankan

Dua Celurit Jadi Bukti, Satu Pemuda Diduga Pelaku Tawuran di Cakung Diamankan

Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur membubarkan aksi tawuran yang terjadi di Jakarta Timur.
Ini Kata Polisi soal Kasus Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru di SMAN 1 Pamanukan

Ini Kata Polisi soal Kasus Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru di SMAN 1 Pamanukan

Polisi buka suara soal kasus dugaan pelecehan murid oleh guru di SMAN 1 Pamanukan, Subang, Jawa Barat. 
Remehkan Timnas Indonesia U-20, Kreator Konten Asal Australia Pertanyakan Klub-Klub A-League yang Menahan Pemain

Remehkan Timnas Indonesia U-20, Kreator Konten Asal Australia Pertanyakan Klub-Klub A-League yang Menahan Pemain

Content creator atau pembuat konten Australia, Daniel Olaniran mendapatkan sorotan akibat mengejek Timnas Indonesia U-20 dalam salah satu podcastnya.
Kejari Karawang Tetapkan 5 Tersangka Tersangka Korupsi KPR, Diduga Terlibat Manipulasi Dokumen

Kejari Karawang Tetapkan 5 Tersangka Tersangka Korupsi KPR, Diduga Terlibat Manipulasi Dokumen

Dia mengungkapkan HH diduga memiliki peran penting dalam proses pengajuan KPR yang bermasalah.
Kasus Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan: Guru Matematika Sebut Dirinya Sendiri "Ayah" hingga Anggap Korban Anaknya

Kasus Dugaan Pelecehan di SMAN 1 Pamanukan: Guru Matematika Sebut Dirinya Sendiri "Ayah" hingga Anggap Korban Anaknya

Akhir-akhir ini santer dibicarakan kasus dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan, Subang, Jawa Barat yang dilakukan seorang oknum guru kepada muridnya. 
Jauh Sebelum Ko Hee-jin Mundur, Megawati Hangestri Pernah Jujur soal Sosok Sang Mantan Pelatih

Jauh Sebelum Ko Hee-jin Mundur, Megawati Hangestri Pernah Jujur soal Sosok Sang Mantan Pelatih

Jauh sebelum Ko Hee-jin meninggalkan Red Sparks, Megawati Hangestri pernah mengungkap kedekatan mereka. Bagi Megatron, Ko Hee-jin bukan hanya sekadar pelatih.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak pada 2.961 Penerbangan Hingga Senin

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) telah mengganggu 2.961 penerbangan domestik dan internasional hingga Senin (7/9) akibat penutupan sementara sejumlah bandara terdampak.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT