Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK
- tvOnenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menegaskan bahwa dirinya tetap berambisi meraih kemenangan ketika menghadapi para mantan pemain Arsenal dalam pertandingan bertajuk Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns.
Meski hanya berstatus laga ekshibisi, mantan bek Timnas Inggris tersebut tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Duel nostalgia tersebut akan mempertemukan United Legends melawan North London Legends yang dihuni para mantan pemain Manchester United dan Arsenal. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (10/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Rio Ferdinand menjadi salah satu nama besar yang akan kembali merasakan atmosfer persaingan antara Manchester United dan Arsenal. Kedua klub tersebut pernah terlibat rivalitas sengit dalam perebutan gelar Liga Inggris ketika dirinya masih aktif bermain.
Sepanjang kariernya bersama Manchester United, Ferdinand berhasil mengoleksi enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions. Pencapaian tersebut membuatnya menjadi salah satu sosok penting dalam periode kesuksesan Setan Merah.
Kini, Ferdinand kembali dipertemukan dengan sejumlah mantan rekan setim maupun pemain yang dahulu menjadi rivalnya. Pertandingan di Jakarta pun menjadi kesempatan bagi para legenda untuk mengenang kembali persaingan kedua klub.
Meski demikian, Ferdinand menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk bersenang-senang. Ia tetap menginginkan hasil terbaik ketika Manchester United kembali berhadapan dengan Arsenal.
Hal tersebut disampaikan Ferdinand ketika menghadiri konferensi pers menjelang pertandingan di SUGBK, Jumat (9/10/2026). Ia secara singkat menambahkan kemenangan sebagai salah satu target utamanya dalam laga tersebut.
Rio Ferdinand menyadari bahwa pertandingan kali ini akan berlangsung dengan kondisi berbeda dibandingkan pertemuan Manchester United dan Arsenal pada masa lalu. Faktor usia membuat para legenda tidak lagi mempunyai kemampuan fisik seperti ketika masih aktif berkompetisi.
Menurutnya, para pemain mungkin masih mampu membaca situasi pertandingan dengan cepat berdasarkan pengalaman yang dimiliki. Namun, kemampuan tubuh untuk merespons pergerakan di lapangan tentu sudah mengalami perubahan.
Kendati demikian, Ferdinand menilai semangat kompetitif para pemain tidak akan hilang begitu saja. Ia meyakini setiap legenda yang tampil tetap memiliki keinginan untuk membawa tim masing-masing meraih kemenangan.
Load more