News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wahyudi Hamisi Harus Belajar, 5 Pemain Indonesia Ini Meninggal Dunia Akibat Aksi Brutal Lawan Saat Bertanding

Sepak bola Indonesia dikenal dengan pertandingan antar klub yang sengit dan permainannya yang keras. Baru-baru ini terjadi insiden Wahyudi Hamisi yang menendang kepala Bruno Moreira.
Senin, 4 Maret 2024 - 20:10 WIB
Mengenang Deretan Pemain Indonesia yang Meninggal Dunia Usai Bertanding
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com – Sepak bola Indonesia dikenal dengan pertandingan antar klub yang sengit dan permainannya yang keras. Baru-baru ini terjadi insiden Wahyudi Hamisi yang menendang kepala Bruno Moreira.

Insiden tersebut terjadi pada laga Persebaya Surabaya kontra PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-27 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (3/3/2024)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi Wahyudi tersebut sangat fatal karena bisa membuat kepala Bruno cedera hingga kehilangan nyawa.

Kejadian ini juga mengingatkan kepada beberapa pemain yang meninggal dunia di atas lapangan usai bentrok dengan pemain lawan, bahkan rekan setimnya sendiri.

Berikut deretan pemain Indonesia yang meninggal dunia usai bertanding yang sudah dirangkum tvOnenews.com.

1. Taufik Ramsyah

Sepak bola Indonesia harus berduka usai kiper Tornado FC, Taufik Ramsyah meninggal dunia saat klub asal Pekanbaru bertemu Wahana FC di Liga 3 pada Sabtu (18/12/2021) lalu.

Taufik Ramsyah yang saat itu masih berusia 20 tahun dikabarkan meninggal karena alami cedera berat pada kepalanya setelah berbenturan dengan pemain Wahana Fc.

Dirinya dinyatakan meninggal usai tiga hari alami masa kritis di rumah sakit pada Selasa (21/12/2021) malam WIB.

2. Choirul Huda

Duka menerpa Persela Lamongan dan sepak bola Indonesia pada 2017 silam usai Kapten Persela dinyatakan meninggal dunia setelah berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodriguez.

Huda terlibat kontak fisik usai bagian dada dirinya terkena kaki dari Rodriguez dalam upayanya untuk menghalau bola.

Kiper yang hanya membela Persela Lamongan tersebut sempat bergerak usai insiden tersebut namun kemudian ia tak sadarkan diri.

Tim medis berupaya melarikan Huda ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong usai dokter menyatakan adanya trauma pada dada, kepala, dan leher.

3. Akli Fairuz

Persiraja Banda Aceh kehilangan salah satu pemainnya, Akli Fairuz yang dinyatakan meninggal dunia akibat terlibat benturan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akli menerima tendangan di bagian perut dari kiper Agus Rohman saat Persiraja melawan PSAP Sigli pada 10 Mei 2014 silam.

Walaupun sudah dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi, namun usaha tersebut tak mampu menyelamatkankan nyawanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT