News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Skill Luar Biasa hingga Jadi Legenda Sepak Bola Eropa, 3 Pemain Ini Tak Mau Lagi Jika Kembali Ditawari Main di Liga 1, Soalnya...

Pernah melanjutkan karier sepak bolanya di Liga 1, sejumlah mantan bintang Eropa dan Piala Dunia ini mengaku kalau mereka kapok memilih bermain di Indonesia.
Senin, 26 Agustus 2024 - 20:19 WIB
Pemain kelas Eropa yang kapok main di Liga 1
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pernah jadi bintang di sepak bola Eropa, pemain-pemain ini mengaku kapok dan ogah lagi jika ada tawaran main di Liga 1 Indonesia.

Aturan kuota 'Marquee Player' pernah diberlakukan di kompetisi sepak bola Indonesia atau Liga 1 kepada setiap klub pada 2017 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada momen tersebut, sejumlah klub Liga 1 berlomba-lomba mendatangkan mantan pemain dengan label bintang bahkan pernah tampil di level Eropa sampai Piala Dunia.

Saat itu, aturan yang memperbolehkan setiap klub mendatangkan pemain kelas dunia diterapkan untuk mengembalikan pamor kompetisi Liga 1 yang saat itu kembali digelar pada 2017.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 Indonesia harus mendapat sanksi dari FIFA selaku induk sepak bola dunia dengan tidak diizinkan menggelar kompetisi resmi selama hampir dua musim.

tvonenews

Menurut regulasi FIFA, setiap federasi tidak boleh ada dualisme kepemimpinan termasuk di PSSI sampai adanya campur tangan dari pemerintah saat itu.

Maka dari itu, kehadiran mantan pemain bintang dunia di Liga 1 terbilang bisa membuat hegemoni kompetisi Indonesia kembali bangkit setelah lama tertidur.

Namun, seiring berjalannya waktu, program tersebut dinilai tidak sepenuhnya berhasil lantaran banyak dari pemain bintang tersebut yang mengaku kapok usai main di Indonesia.

Sebagian dari mereka bahkan mengatakan kalau keputusan bermain di Liga 1 Indonesia saat itu merupakan suatu hal yang patut disesali.

Bukan cuma itu, deretan eks bintang Eropa tersebut sampai terucap jika mereka tidak mau lagi kembali ke Indonesia meski terdapat tawaran yang menggiurkan.

Lantas, siapa saja pemain bintang dunia yang kapok bahkan ogah lagi bermain di kompetisi Liga 1 Indonesia? Berikut ulasannya.

1. Peter Odemwingie

Pemain Madura United di Liga 1 2017 Peter Odemwingie

Pemain Madura United di Liga 1 2017 Peter Odemwingie (Source: Antara)

Bintang Timnas Nigeria di beberapa edisi Piala Dunia Peter Odemwingie didatangkan Madura United dengan track record cukup mentereng, seperti pernah merumput di Liga Inggris.

Tak ayal, di musim pertamanya bersama Madura United, Peter Odemwingie berhasil menyumbangkan 15 gol dari hanya dari 22 penampilan di Liga 1 musim 2017.

Meski demikian, kebersamaan Madura United dengan Peter Odemwingie hanya berlangsung semusim saja lantaran eks Liga Inggris itu memutuskan cabut dari Indonesia.

Usut punya usut, Peter Odemwingie ternyata kapok bermain di Indonesia karena merasa kesal dengan kerasnya permainan di kompetisi Liga 1 pada saat itu. 

2. Kevin Van Kippersluis

Mantan striker Persib Bandung Kevin Van Kippersluis

Mantan striker Persib Bandung Kevin Van Kippersluis (Source: Antara)

Semusim setelah mendatangkan Michael Essien, Persib Bandung kembali mencoba datangkan pemain kelas dunia. Kali ini Kevin Van Kippersluis direkrut untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2018.

Striker elite asal Belanda tersebut didatangkan Persib Bandung dari klub Eredivisie yakni SC Cambuur dengan harapan bisa sumbangkan banyak gol di Liga 1.

Tapi sebaliknya, Kevin Van Kippersluis justru kesulitan beradaptasi karena hanya diturunkan sebanyak 15 laga oleh pelatih Robert Alberts dengan koleksi dua gol saja.

Usai dilepas Persib Bandung di musim selanjutnya, Kevin Van Kippersluis kemudian menyesali keputusannya saat mencoba peruntungan di kompetisi Indonesia.

3. Boubacar Sanogo

Eks Madura United Boubacar Sanogo

Eks Madura United Boubacar Sanogo (Source: DFB)

Pengalaman Boubacar Sanogo saat merumput di Liga Jerman bersama Werder Bremen dan Hamburg SV membuat Madura United kepincut untuk merekrutnya pada 2017.

Didapuk sebagai duet dari Peter Odemwingie, Boubacar Sanogo mendapat ekspektasi besar yakni membawa Madura United tampil mengerikan di Liga 1 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, hanya tiga bulan Boubacar Sanogo merumput di Liga 1 karena Madura United memutuskan mendepaknya dan digantikan pemain lain.

Di lain sisi, seusai dipecat Madura United, Boubacar Sanogo mengaku tak mau lagi main di Liga 1 dengan alasan infrastruktur sepak bola di Indonesia terlihat cukup buruk. (han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

Sebanyak 138 mahasiswa dari 37 perguruan tinggi di DKI Jakarta dan Sumatra Barat (Sumbar) resmi dilepas sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sumatra Barat 2026 bertajuk 'Bangkik Basamo Mambangun Nagari' di Universitas Budi Luhur.
Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Hingga Senin (10/8) ini, Pemerintah Indonesia menyatakan belum menerima keluhan dari negara-negara tetangga terkait gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham klub Liga Premier Inggris, Liverpool.
Lewat Program Hilirisasi, Ultramikro Perempuan di Gresik Didorong Tingkatkan Nilai Tambah

Lewat Program Hilirisasi, Ultramikro Perempuan di Gresik Didorong Tingkatkan Nilai Tambah

Berbagai pihak terus mendorong pemberdayaan kelompok perempuan khususnya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan

Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan

Pemerintah Tiongkok terus menggenjot pemanfaatan teknologi digital dalam pembangunan kawasannya.
Pemerintah Siapkan 3 Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Tito Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan 3 Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Tito Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, persoalan gaji PPPK telah dibahas bersama kementerian terkait, termasuk mengenai status dan pembiayaannya ke depan.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT