News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bhayangkara FC Jadi Klub Pertama Promosi, Kembali ke Liga 1 Beda Nasib dengan Persikabo dan RANS Nusantara FC

Kepastian Bhayangkara FC mendapatkan promosi ke Liga 1 musim depan tersebut ditentukan setelah Bhayangkara FC menahan imbang Persijap Jepara, Rabu (12/2/2025). 
Kamis, 13 Februari 2025 - 01:02 WIB
Bhayangkara FC Jadi Klub Pertama Promosi, Kembali ke Liga 1 Setelah Semusim Pesantren di Liga 2
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

Jakarta, tvOnenews.com - Bhayangkara FC menjadi klub pertama yang memastikan promosi ke Liga 1 musim depan. 

Kepastian tersebut didapatkan Bhayangkara FC setelah menahan imbang Persijap Jepara, Rabu (12/2/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil imbang tanpa gol tersebut memastikan Bhayangkara finis sebagai juara grup Y tanpa perlu melihat hasil pertandingan terakhir melawan PSKC Cimahi. 

tvonenews

Bhayangkara FC menjadi juara Grup Y dengan sembilan poin dan selisih tiga poin dari Persijap Jepara.

Jika Persijap akhirnya menang atas Persela dan Bhayangkara kalah atas PSKC Cimahi, maka Bhayangkara FC akan tetap menjadi juara grup. 

Bhayangkara sendiri akan menjamu PSKC Cimahi di Stadion Pakansari Bogor, Selasa (18/2/2025). 

Pada saat yang sama, Persela Lamongan pun akan menghadapi Persijap Jepara di Tuban Sports Centre. 

Di sisi lain, Bhayangkara FC mampu kembali ke Liga 1 setelah mengalami degradasi ada musim Liga 1 2023/2024 lalu. 

Ternyata, hanya butuh satu musim bagi Bhayangkara FC untuk kembali ke Liga 1 dengan mendapatkan promosi tersebut. 

Kini Bhayangkara FC pun dapat bersiap menghadapi pertandingan babak final dengan menanti lawan mereka dari grup X. 

Menariknya, kondisi berbeda justru dialami oleh Persikabo 1973 yang mengalami degradasi dua musim beruntun. 

Selain Persikabo 1973, ada Nusantara United dan Persikota sudah dipastikan terdegradasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, RANS Nusantara FC yang juga degradasi di Liga 1 2023-2024 lalu pun terancam menyusul Persikabo 1973 ke Liga 3 musim depan jika tak memanfaatkan laga play off tersisa.

(hfp)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link live streaming final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana dua wakil Merah Putih akan tampil memperebutkan medali emas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama menghadapi pasangan China.
Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia usai sejumlah keputusan kontroversial wasit rugikan Garuda. Tetapi, Justin Hubner tegaskan skuad Garuda tetap kuat.
Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT