News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Carlos Pena Kritik Keras Keputusan Wasit Usai Persija Jakarta Kalah 1-3 dari Arema FC: Kartu Merah Maciej Gajos Tak Adil!

Persija Jakarta tumbang untuk pertama kalinya dalam partai kandang dari Arema FC dalam pekan ke-26 Liga 1 2024/2024.
Senin, 10 Maret 2025 - 00:24 WIB
Carlos Pena dan Rizky Ridho kelar laga Persija Jakarta vs Arema FC di Liga 1 2024-2025
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Bekasi, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, secara blak-blakan menyebut jika kartu merah yang diberikan untuk Maciej Gajos merupakan sesuatu yang tidak adil.

Persija Jakarta tumbang untuk pertama kalinya dalam partai kandang dari Arema FC dalam pekan ke-26 Liga 1 2024/2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan itu sendiri berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Minggu (9/3/2025) malam WIB.

Persija Jakarta digulung 1-3 Arema FC di Stadion Patriot
Persija Jakarta digulung 1-3 Arema FC di Stadion Patriot
Sumber :
  • Instagram/Persija

 

Skuad Macan Kemayoran menelan kekalahan 1-3 usai hanya bermain dengan sembilan pemain saat menjamu Arema FC.

Dua pemain Persija, Gustavo Almeida dan Maciej Gajos harus diusir keluar lapangan akibat mendapatkan kartu merah dari wasit

Selepas laga, Carlos Pena menilai bahwa sangat sulit untuk bisa bermain dengan hanya menyisakan sembilan pemain selama sisa pertandingan.

Meski demikian, Carlos Pena mengaku jika anak asuhnya telah berjuang dengan sangat keras untuk bisa meladeni perlawanan skuad Singo Edan.

"Analisis dalam hal sepakbola, itu sangat mudah. ​​Sangat sulit, hampir mustahil bermain dengan sembilan pemain selama 70 menit," ujar Carlos Pena, Minggu (9/3/2025).

"Para pemain, tentu saja berusaha, para pemain berjuang. Kami bahkan mencetak satu gol, tetapi setelah itu Arema mencetak gol dengan sangat cepat dan mereka mencetak dua gol kemudian," tambahnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Spanyol itu turut mengkritik kinerja wasit yang memberikan kartu merah kepada kedua pemainnya.

Dirinya menganggap bahwa kartu merah yang diberikan kepada Maciej Gajos merupakan sesuatu yang tidak adil.

Menurutnya, kartu merah Maciej Gajos menjadi sesuatu hal yang bukan secara murni merupakan kesalahan dari pemainnya.

"Menurut saya, kartu merah Gustavo itu adil, itu kesalahan pemain saya. Dia tidak bisa melakukan itu, tetapi kartu merah Gajos tidak adil," jelas Carlos Pena.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Siapa pun yang bermain sepak bola terkadang sedikit memahami permainan itu dalam aksi itu, Maciej mencoba mengoper bola dan ketika dia mencoba menginjak tanah lagi, kaki lawan ada di sana, jadi itu bukan kartu merah 100%," lanjutnya.

Kemudian, Carlos Pena pun mengkritik terhadap kinerja wasit yang dinilai kurang baik dalam menggunakan Video Assistant Referee (VAR).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pedagang Marah-marah karena Diusir OB Apotek dari Ruang Tunggu, Netizen: Kamu Dagang di Luar, Nunggu di Luar

Viral Pedagang Marah-marah karena Diusir OB Apotek dari Ruang Tunggu, Netizen: Kamu Dagang di Luar, Nunggu di Luar

Alih-alih menyadari kesalahannya, pedagang tersebut justru menunjukkan sikap keberatan dan merasa diperlakukan secara tak adil oleh petugas kebersihan tersebut.
Dokter yang Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung Sudah Sebulan Tak Praktik, Ini Kata Rekan Kerjanya

Dokter yang Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung Sudah Sebulan Tak Praktik, Ini Kata Rekan Kerjanya

Fatma, salah satu rekan kerja IS di apotek, mengatakan sang dokter diketahui rutin membuka praktik di apotek itu sejak 2023. Biasanya, IS praktik setiap siang.
Media Italia Sindir Insiden Ceroboh Mike Maignan saat AC Milan Dipermalukan Bournemouth di Liga Europa

Media Italia Sindir Insiden Ceroboh Mike Maignan saat AC Milan Dipermalukan Bournemouth di Liga Europa

AC Milan harus menelan kekalahan menyakitkan saat menghadapi Bournemouth di lanjutan Liga Europa. Penampilan Rossoneri menuai kritik terutama Mike Maignan.
Akui Kurang Puas Hanya Bawa Pulang Medali Perak di Asian Para Games 2026, Fredy Setiawan Kini Bidik Paralimpiade

Akui Kurang Puas Hanya Bawa Pulang Medali Perak di Asian Para Games 2026, Fredy Setiawan Kini Bidik Paralimpiade

Wakil Indonesia di cabang olahraga para bulu tangkis tunggal putra SL4, Fredy Setiawan, mengaku kurang puas hanya meraih medali perak di Asian Para Games 2026. 
Viral Anak 5 Tahun di Tegal Dirudapaksa oleh Tetangganya, Polres Tegal Tegaskan Pelaku Terancam Hukuman di Atas 7 Tahun

Viral Anak 5 Tahun di Tegal Dirudapaksa oleh Tetangganya, Polres Tegal Tegaskan Pelaku Terancam Hukuman di Atas 7 Tahun

Pelecehan terhadap anak di bawah umur di Tegal, Jawa Tengah jadi sorotan di media sosial. Polres Tegal menyebut pelaku terancam hukuman lebih dari 7 tahun.
Taklukan Wakil China di Partai Final, Rina/Subhan Persembahkan Medali Emas Kedua dari Para Bulu Tangkis Asian Para Games 2026

Taklukan Wakil China di Partai Final, Rina/Subhan Persembahkan Medali Emas Kedua dari Para Bulu Tangkis Asian Para Games 2026

Para bulu tangkis Indonesia kembali menyumbangkan medali emas pada gelaran Asian Para Games 2026.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

ASIOP memastikan tempat di final Piala Soeratin 2026 kategori U-13 setelah mengalahkan Papua Football Academy (PFA) dengan skor mencolok 3-0.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT