News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jepang Sedih soal Sentimen Klub Liga 1 Indonesia yang Tak Percaya Kepemimpinan Wasit Lokal: Sebenarnya...

Wakil Ketua Komite wasit PSSI Yoshiwi Ogawa menyatakan prihatin terhadap adanya sentimen sebagian klub Liga 1 kurang percaya kepada kualitas wasit lokal.
Kamis, 1 Mei 2025 - 00:18 WIB
Wasit Liga 1
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komite wasit PSSI Yoshiwi Ogawa menyatakan prihatin terhadap adanya sentimen sebagian klub Liga 1 kurang percaya kepada kualitas wasit lokal.

Wasit berkebangsaan Jepang itu bahkan tak kuasa mengungkap perasaannya terkait kondisi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sangat sedih. Kami sangat sedih. Sebenarnya, di lapangan, siapa yang ada? Pemain dan wasit. Kemudian, konsultan kami, Pak Erick (Thohir), menyampaikan bahwa kami benar-benar ingin meningkatkan kualitas sepak bola, bukan? Tapi apakah hanya pemain saja cukup? Tidak. Kita juga harus meningkatkan kualitas wasit lokal kita. Maka dari situ kita bisa meningkatkan kualitas sepak bola,” kata Ogawa di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

“Saya bisa memahami kekhawatiran mereka. Tapi kalau kita mulai sering mengundang wasit asing, apa yang akan terjadi? Apakah itu akan benar-benar meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia atau tidak? Itu jawaban saya. Saya ingin menyampaikan poin ini,” lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, tim yang sedang berjuang di zona degradasi, Semen Padang, sempat meminta agar pertandingan-pertandingan tersisa mereka di Liga 1 musim ini untuk dipimpin wasit-wasit asing.

Sejumlah wasit asing telah ditugaskan untuk memimpin pertandingan-pertandingan Liga 1 musim ini, seperti Adham Makhadmeh (Yordania), Nazmi Nasaruddin (Malaysia), dan Ko Hyung-jin (Korea Selatan). 

Sejauh ini tidak ada keluhan berarti mengenai kepemimpinan wasit-wasit asing tersebut.

Ogawa menyatakan untuk masa yang akan datang, PSSI masih akan berusaha mendatangkan wasit-wasit berkualitas dari luar negeri. Namun pihaknya masih harus menyesuaikan ketersediaan mereka.

“Sebenarnya sekarang kami ingin mengundang wasit-wasit berkualitas dari luar negeri. Mungkin setiap bulan, kalau bisa mengundang satu wasit asing secara rutin, itu bagus, bahkan dari Eropa. Tapi kadang sulit menyesuaikan jadwal mereka, karena liga mereka juga masih berjalan, dan juga kompetisi AFC masih berlangsung,” ujar pria asal Jepang itu.

Selain masalah ketersediaan, salah satu hal yang juga harus menjadi perhatian untuk mendatangkan wasit-wasit asing adalah upah mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ogawa memberikan contoh bahwa untuk mendatangkan wasit dari Jerman diperlukan biaya sekira 3.000 sampai 5.000 dolar AS untuk jasa memimpin satu pertandingan.

“Tentu, kami akan teruskan. Bahkan pada Mei akan ada empat pertandingan (Liga 1) lagi yang dipimpin wasit asing. Tapi fokus kami adalah untuk belajar dari mereka. Kami harus tetap memberi kesempatan bagi wasit lokal Indonesia untuk berkembang dan mendukung kemajuan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Bumi dan Langit, Begini Perbedaan Ranking 1 Dunia Tunggal Putri dan Putra: An Se-young Mendominasi, Jonatan Christie Bertahan 5 Minggu

Bak Bumi dan Langit, Begini Perbedaan Ranking 1 Dunia Tunggal Putri dan Putra: An Se-young Mendominasi, Jonatan Christie Bertahan 5 Minggu

An Se-young masih kokoh di peringkat satu dunia tunggal putri dengan 122.287 poin, sementara sektor tunggal putra diwarnai pergantian takhta usai Christo Popov.
Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Ada Demo di Jakarta Hari Ini, Simak Daftar Titik-Titik Lokasi Aksi Massa Berikut

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jakarta diprediksi mengalami kepadatan arus lalu lintas pada Rabu (28/10). 
Seluruh Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026 Menurut Prakiraan Cuaca BMKG

Seluruh Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026 Menurut Prakiraan Cuaca BMKG

Menurut prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG, seluruh wilayah administratif DKI Jakarta pada hari ini Rabu 28 Oktober 2026 diguyur hujan ringan hingga sedang.
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Wajib Disimak! Ini Jadwal KRL Relasi Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Rabu 28 Oktober 2026

Berikut ini merupakan jadwal KRL Commuter Line untuk relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini, Rabu, 28 Oktober 2026 melansir dari aplikasi C-Access.
Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Imbas Dugaan Keracunan Massal, Dua Sekolah di Bogor Diberlakukan 2 Hari Belajar Jarak Jauh.

Dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Dramaga memaksa Pemkab Bogor mengambil langkah tegas di sektor pendidikan. 

Trending

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Dendam atau Desakan Nikah? Terungkap Alasan Tersangka Mutilasi Istri Siri dan Anaknya di Madiun Usai Lakukan Pembunuhan

Polda Jawa Timur mengungkap motif di balik aksi keji DBM (40) yang tega menghabisi nyawa istri sirinya, DH (30), dan anak korban usia 4 tahun (AG) di Madiun.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Diduga Keracunan Makanan, Ratusan Siswa dari Dua Sekolah di Bogor Mengeluh Sakit, Pemkab Pastikan Beri Layanan Medis Terbaik

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung mengambil langkah sigap merespons dugaan keracunan makanan yang menimpa 481 siswa dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. 
Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Pestisida, BPOM Turun Tangan dan Ingatkan Bahaya Residu Kimia

Video ikan asin diduga disemprot pestisida viral di media sosial. BPOM meminta produk berbahaya tidak diedarkan, ahli menjelaskan risiko residu kimia.
Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura Sepakati Satgas Penegakan Hukum Karhutla

Indonesia dan Singapura menyepakati pembentukan satgas penegakan hukum karhutla untuk menelusuri bukti lintas negara, aliran dana korporasi, dan menindak
Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara Dunia F1 Termuda dalam Sejarah

Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia F1 2026 setelah memenangi Grand Prix Amerika Serikat. Pembalap Mercedes itu hanya membutuhkan dua poin.
Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin Akhirnya Buka Suara soal Konflik dengan Aa Juju, Bantah Apatis Karhutla

Awkarin akhirnya buka suara terkait polemik dengan Aa Juju yang menyindirnya karena dinilai kurang peduli terhadap Karhutla, ia membantah tudingan tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT