GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Tak Layak dapat Puskas Award 2025, Media Inggris Blak-blakan Sindir Gol Berkelas Rizky Ridho: Bagus, tapi Membosankan

Media Inggris sindir gol berkelas Rizky Ridho dari tengah lapangan ketika Persija Jakarta hadapi Arema FC. Menurutnya, momen itu kurang pantas masuk nominasi Puskas Award 2025.
Selasa, 18 November 2025 - 12:58 WIB
Bek Persija Jakarta Rizky Ridho
Sumber :
  • Instagram @persija

tvOnenews.com - Media Inggris blak-blakan soal gol bek Persija Jakarta dan timnas Indonesia Rizky Ridho yang masuk nominasi Puskas Award 2025.

Menurut media tersebut, gol Rizky Ridho tidak terlalu layak dikategorikan masuk ke dalam nominasi Puskas Award 2025 karena terlalu membosankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencinta sepak bola tanah air tengah dihebohkan dengan gol spektakuler Rizky Ridho yang mendadak masuk nominasi Puskas Award 2025 oleh FIFA.

Gol indah tersebut diciptakan Rizky Ridho saat Persija Jakarta berhadapan dengan Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pada 10 Maret 2025 silam.

Proses gol yang tercipta cukup unik. Berawal dari lini pertahanan Persija Jakarta yang tengah digempur Arema FC, counter attack pun dilancarkan.

Rizky Ridho saat itu berhasil memotong bola terobosan pemain Arema FC dari dalam kotak penalti. Ia lalu mengoper bola kepada Ryo Matsumura.

Sambil terjatuh, Ryo Matsumura kembali oper bola kepada Rizky Ridho yang langsung lari ke pertahanan Arema FC. Melihat kiper Lucas Frigeri dalam posisi maju, ia melepas tendangan dari tengah lapangan.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

FIFA pun kemudian menominasikan Rizky Ridho ke Puskas Award 2025. Vote dilakukan secara online mulai 14 November hingga 3 Desember mendatang.

Bersaing dengan nama-nama beken seperti Declan Rice dan Lamine Yamal, Rizky Ridho berada di urutan teratas calon peraih gelar Puskas Award 2025.

Kendati demikian, hal ini justru mendapat sindiran tajam dari media Inggris. Secara terang-terangan, mereka seolah tak percaya jika gol seperti ini masuk nominasi.

“Ya, bagus. Tapi apakah ini salah satu dari 11 gol terbaik tahun ini? Benarkah?,” ulas Planet Football yang mereka klaim kurang layak masuk nominasi Puskas Award 2025.

Lebih lanjut, Planet Football sampai mengatakan bahwa gol Rizky Ridho yang mengecoh kiper dari jarak jauh merupakan sesuatu yang membosankan.

“Anggap saja kami manja, tapi kami sudah agak kebal terhadap tendangan jarak jauh yang mengecoh kiper yang terlantar. Membosankan,” kata media Inggris itu.

Bek Persija Jakarta Rizky Ridho
Bek Persija Jakarta Rizky Ridho
Sumber :
  • Instagram @persija

 

Tak cukup sampai disitu, Planet Football juga menempatkan gol Rizky Ridho di peringkat ke 10 dari 11 calon penerima Puskas Award 2025 seakan ulasan mereka itu benar-benar serius.

Bahkan, gol dari Lamine Yamal hanya ada di urutan sembilan sedangkan Declan Rice ditempatkan pada peringkat kelima menurut Planet Football.

Sementara itu, Planet Football menempatkan gol pemain klub Meksiko, Atlas FC yaitu Carlos Orrantia sebagai yang terbaik dari 11 nominasi Puskas Award 2025.

“Gol Orrantia mungkin adalah gol paling mendekati yang pernah kita lihat dalam 30 tahun terakhir,“ jelas Planet Football.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sedikit lebih terukur, dan tidak memiliki sifat keras kepala dan tidak berperasaan, tetapi keterampilan kurang ajar dalam menggiring bola sebelum menendangnya ke gawang adalah sesuatu yang indah,” paparnya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT