Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petik Pelajaran Berharga Usai Tumbang dari Semen Padang, Persija Jakarta Ogah Remehkan Bhayangkara FC

Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menegaskan timnya tidak akan menganggap remeh Bhayangkara FC, telebuh usai dikalahkan Semen Padang di laga sebelumnya.
Minggu, 28 Desember 2025 - 17:58 WIB
Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson di Sesi Konferensi Pers
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com – Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, menegaskan timnya tidak akan menganggap remeh Bhayangkara FC. Menurutnya, Macan Kemayoran mendapat pelajaran berharga usai menelan kekalahan di markas Semen Padang pada pekan sebelumnya.

Persija Jakarta dijadwalkan tampil sebagai tuan rumah saat menjamu Bhayangkara FC. Laga ini merupakan pertandingan tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan tersebut akan digelar pada Senin (29/12/2025). Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, resmi ditunjuk sebagai kandang Macan Kemayoran untuk duel penting ini.

Menjelang laga tersebut, Rizky Ridho dan kawan-kawan berada dalam situasi yang tidak sepenuhnya ideal. Kekalahan dari Semen Padang menjadi catatan evaluasi yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih.

Selain itu, Persija juga harus kehilangan Mauricio Souza yang absen akibat sanksi akumulasi kartu kuning. Dalam kondisi tersebut, Ricky Nelson ditunjuk untuk mendampingi tim dari pinggir lapangan.

Ricky Nelson menyebut pihaknya akan memberi perhatian khusus pada sejumlah pemain berbahaya milik Bhayangkara FC. Terutama, pemain-pemain yang sebelumnya pernah membela Persija.

“Potensi pemain mereka ada beberapa yang bagus-bagus dan bahkan kami juga mencermati beberapa pemain yang memang berasal dari Persija, seperti Frengky Ferrari dan Firza,” ujar Ricky Nelson, Minggu (28/12/2025).

“Jadi walaupun secara peringkat mereka berada di posisi 10 atau 11 saat ini, Bhayangkara tetap merupakan tim yang berbahaya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ricky turut menyoroti catatan statistik Bhayangkara FC sepanjang musim ini. Ia menilai The Guardians menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Super League.

Berkaca dari statistik tersebut, Ricky menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah. Status Bhayangkara sebagai tim papan tengah tidak lantas membuat mereka mudah ditaklukkan.

“Karena hampir semua tim yang menghadapi Bhayangkara mengalami kesulitan. Mereka juga menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit meski posisinya berada di bawah,” kata Ricky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga itu menjadi catatan penting bagi kami bahwa ini bukan tim sembarangan dan bukan tim yang mudah dikalahkan,” sambungnya.

Ricky Nelson juga mengakui kekalahan dari Semen Padang menjadi tamparan keras bagi Persija. Hasil tersebut dijadikan pelajaran berharga untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT