Siapa Adrian Luna? Playmaker Timnas Uruguay di Liga India yang Jadi Rebutan Persik Kediri dan Persib Bandung
- Instagram @a.luna21
tvOnenews.com - Dua klub Super League Persik Kediri dan Persib Bandung dikabarkan tengah membidik playmaker Liga India Adrian Luna di bursa transfer Januari ini.
Apalagi, baru-baru ini tim asal India Kerala Blasters merilis kabar jika sang kapten Adrian Luna bakal dipinjamkan ke klub lain hingga akhir musim.
“The Blasters dapat mengonfirmasi bahwa kapten klub Adrian Luna akan menghabiskan musim 2025/2026 dengan pinjaman ke klub luar negeri sebagai bagian dari pengaturan yang disepakati bersama antara pemain dan klub,” tulis @keralablasters, Rabu (31/12).
Bahkan lebih spesifik lagi, media setempat yaitu Football Express India mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi tujuan yang paling realistis bagi Adrian Luna.
“Adrián Luna kemungkinan akan dipinjamkan ke Indonesia,“ cuit @FExpressIndia.
Profil Adrian Luna
- Instagram @a.luna21
Bernama lengkap Adrian Nicolas Luna Retamar, sang pemain lahir pada 12 April 1992 di Tacuarembo, sebuah kota di Uruguay yang sejak kecil menggemari sepak bola.
Ia mengawali kariernya saat bergabung dengan Club Atletico Progreso dan Montevideo Wanderers sebelum direkrut Defensor SC U-19.
Debutnya untuk tim senior Defensor SC terjadi pada 2010. Tak disangka, penampilannya menarik klub La Liga Spanyol, Espanyol.
Adrian Luna kemudian pindah ke Espanyol dengan mahar Rp17,38 miliar. Namun di klub ini, kariernya tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Espanyol lebih sering meminjamkan Adrian Luna ke klub lain. Mulai dari Gimnastic, CE Sabadell, dan Nacional. Setelahnya, ia dilepas permanen ke tim lamanya Defensor SC.
Adrian Luna kemudian menemukan kembali ketajamannya bersama Defensor SC. Total 102 penampilan dicatatkan dengan 19 gol dan 11 assist selama dua musim.
Playmaker berpostur 169 cm tersebut lalu mencoba ke luar negeri lagi, tepatnya liga Meksiko bersama Tiburones Rojos pada 2015 hingga sempat dipinjam oleh Venados FC.
Tiga musim di Meksiko, tawaran datang dari Australia. Melbourne City melihat performanya hingga memutuskan untuk datangkan Adrian Luna pada 2019.
Tercatat, pemain yang bisa beroperasi di sektor sayap ini mampu mencatatkan 8 gol dan 10 assist dari 52 laga. Gelar A-League untuk Melbourne City juga didapatkan.
Pada 2021, Adrian Luna pindah ke klub India Kerala Blasters. Empat musim di sini, ia mengoleksi 15 gol dan 27 assist dari 87 kali penampilan.
Beberapa rekor juga berhasil dipecahkan Adrian Luna saat di Kerala Blasters. Ia menjadi pemain asing pertama di India dengan kontribusi gol dan assist terbanyak.
Selain itu, Adrian Luna juga hampir membawa Kerala Blasters juara liga India di musim 2020/2021. Namun sayang, kiprah mereka terhenti di babak final.
Tak heran jika pemain dengan julukan 'The Magician' itu menjadi foreigner bergaji paling tinggi di liga India yakni sekitar $1.040 juta atau Rp17,3 miliar per tahun.
Di level internasional, Adrian Luna pernah menjadi bagian dari timnas Uruguay di Piala Dunia U-17 2009 dan Piala Dunia U-20 2011. Total 19 pertandingan dibukukan.
Dengan sederet statistik fantastis hingga punya role versatile karena bisa ditempatkan sebagai gelandang box-to-box, false nine bahkan winger, Adrian Luna jadi opsi yang tepat untuk Persik dan Persib.
(han)
Load more