News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senasib dengan Hilmi Gimnastiar, Dwi Pilihanto Nugroho Juga Kena Sanksi Larangan Bermain Seumur Hidup oleh PSSI

Pandis Asprov PSSI DIY mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada pemain KAFI FC bernomor punggung 2, Dwi Pilihanto Nugroho.
Rabu, 7 Januari 2026 - 23:38 WIB
Aksi tendangan keras yang dilakukan pemain KAFI FC, Dwi Pilihanto Nugroho, kepada lawannya dalam laga Liga 4 Yogyakarta yang digelar Selasa (6/1/2026)
Sumber :
  • YouTube/78 SPORTAIMENT

tvOnenews.com - Setelah Hilmi Gimnastiar, satu lagi pemain Liga 4 yang mendapat sorotan karena tendangan mautnya di lapangan, yakni Dwi Pilihanto Nugroho.

Senasib dengan Hilmi, Dwi juga mendapat sanksi larangan bermain seumur hidup oleh Panitia Disiplin (Pandis) Asprov PSSI DIY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandis Asprov PSSI DIY mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada pemain KAFI FC bernomor punggung 2 tersebut.

 

Pengumuman tentang keputusan tersebut juga dibagikan di Instagram resmi PSSI DIY pada Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan hasil rapat yang digelar pada Rabu (7/1), Dwi resmi dilarang beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi nomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/1/2026.

"Pemain KAFI FC Nomor Punggung 2 Atas Nama Dwi Pilihanto Nugroho dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran Pasal 48 Jo. Pasal 49 Jo. Pasal 10 Jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025," begitulah isi keputusan Pandis PSSI DIY dalam unggahannya di Instagram resmi, dikutip Rabu (7/1/2026).

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Hukuman tersebut merupakan buntut dari aksi berbahaya Dwi dalam laga Liga 4 Yogyakarta melawan UAD di lapangan Sitimulyo yang digelar Selasa (6/1/2026) lalu.

Pada menit ke-73, Dwi terlihat melakukan pelanggaran fatal dengan mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai wajah pemain UAD bernomor punggung 24 yang diketahui bernama Amirul.

Meski wasit hanya memberikan kartu kuning saat kejadian, rekaman aksi brutal tersebut kemudian viral dan memicu kecaman luas di media sosial.

Manajemen tim KAFI sudah memberikan pernyataan terkait hal tersebut dalam unggahannya di Instagram resmi @kafi.jogja.

Dalam pernyataan resminya, tim manajemen KAFI mengatakan bahwa pemainnya tidak memiliki niatan untuk sengaja mencederai lawan.

Tim manajemen juga menyatakan bahwa mereka sudah memberi teguran keras kepada Dwi. Selain itu, pihak manajemen dan pemain juga akan melakukan silaturahmi kepada Amirul dan keluarga, serta tim UAD FC untuk memohon maaf secara langsung.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Setelah melakukan peninjauan, Pandis menyatakan Dwi bersalah berdasarkan Pasal 48, 49, 10, dan 19 Kode Disiplin PSSI 2025.

Selain larangan bermain seumur hidup, ia juga diwajibkan membayar denda administratif sebesar Rp1 juta.

"Hukuman membayar denda Rp1 Juta, larangan beraktifitas sepakbola seumur hidup," tutup isi putusan Pandis PSSI DIY.

Kendati demikian, pihak Pandis masih memberikan ruang bagi Dwi untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

Di sisi lain, selain kepada pemain yang bersalah, Asprov PSSI DIY juga memberikan perhatian pada kinerja perangkat pertandingan.

Hal ini membuat wasit yang memimpin laga tersebut tidak luput dari tindakan tegas berupa evaluasi dan program pembinaan untuk memastikan standar kepemimpinan yang lebih baik di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya berselang 1 hari setelah "tendangan kungfu" Hilmu Gimnastiar yang terjadi pada 5 Januari, Dwi Pilihanto Nugroho melakukan aksi tak terpujinya hingga membuat ia dikenakan sanksi berat oleh PSSI.

Dengan demikian, dalam 2 hari berturut-turut sudah ada dua orang pemain Liga 4 yang mendapat sanksi larangan bermain seumur hidup, dimana itu artinya karier mereka di sepak bola Tanah Air juga harus kandas. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Mobil Hybrid Terlaris 2026, Innova Zenix dan Veloz Mendominasi Pasar Indonesia

5 Mobil Hybrid Terlaris 2026, Innova Zenix dan Veloz Mendominasi Pasar Indonesia

Pasar mobil hybrid di Indonesia menunjukkan persaingan sepanjang Januari hingga September 2026. Toyota Kijang Innova Zenix dan Toyota Veloz memimpin daftar.
Prediksi Al Riyadh vs Al Taawon di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat Tim Tamu di Ibukota

Prediksi Al Riyadh vs Al Taawon di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ujian Berat Tim Tamu di Ibukota

Probabilitas kemenangan bagi Al Riyadh sebesar 53 persen, mengingat kestabilan relatif yang mereka tunjukkan saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Polda Metro Jaya Petakan Tiga Wilayah 'Sarang Peredaran Narkoba' di Jakarta

Polda Metro Jaya Petakan Tiga Wilayah 'Sarang Peredaran Narkoba' di Jakarta

Kapolda Metro Jaya, Komjen Dadang Hartanto mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah yang masif jadi sarang peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Tampang Pengemudi Mobil Listrik yang Tabrak Ojol di Blok M, Sempat Dikasih 'Salam Olahraga' oleh Warga

Tampang Pengemudi Mobil Listrik yang Tabrak Ojol di Blok M, Sempat Dikasih 'Salam Olahraga' oleh Warga

Dalam video yang beredar di Threads, terlihat pengemudi mobil yang menggunakan kaos berwarna hijau dipaksa keluar oleh sejumlah pengendara lain di sekitar TKP.
Bocah 8 Tahun Asal Yogyakarta Harumkan Nama Indonesia, Raih Medali Emas di Ajang Asia All Star Festival China

Bocah 8 Tahun Asal Yogyakarta Harumkan Nama Indonesia, Raih Medali Emas di Ajang Asia All Star Festival China

Radhika Gunawan Dharsono (8), siswa kberbakat asal SD Tarakanita Bumijo Yogyakarta, berhasil memboyong medali emas dalam ajang bergengsi Asia All Star Festival 2026 yang digelar di Zhengzhou, China.
Soal Ojol Terlindas Mobil Listrik di Blok M, Polisi Tegaskan Pengemudi Tak Melarikan Diri

Soal Ojol Terlindas Mobil Listrik di Blok M, Polisi Tegaskan Pengemudi Tak Melarikan Diri

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kompol Mujiyanto mengatakan jika kecelakaan tersebut turut melibatkan lima kendaraan.

Trending

Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Sebanyak 120 mahasiswa asal Papua di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi terpilih masuk daftar sebagai calon penerima program bantuan beasiswa periode 2026.
Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan kerja membongkar keseharian dokter yang diduga mencabuli anak kandung di Bandung. Dia mengaku tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi IS secara pasti.
Profil dan Rekam Jejak Markus Pall Ellertsson, Striker 15 Gol yang Disebut Masuk Radar Timnas Indonesia

Profil dan Rekam Jejak Markus Pall Ellertsson, Striker 15 Gol yang Disebut Masuk Radar Timnas Indonesia

Markús Páll Ellertsson, adik pemain Genoa berdarah Indonesia, disebut masuk radar Timnas Indonesia. Ini profil, rekam jejak, dan catatan 15 golnya di Islandia.
Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

Cetak 28 Gol dalam 8 Laga, ASIOP Sempurnakan Perjalanan di Piala Soeratin U-13 2026 dengan Gelar Juara

ASIOP berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai Piala Soeratin 2026 kategori U-13. Mereka menaklukkan Persebaya melalui babak adu penalti, Sabtu (24/10/2026).
Proyek Strategis Nasional Pulau Wetar Dapat Dukungan Menteri Perindustrian

Proyek Strategis Nasional Pulau Wetar Dapat Dukungan Menteri Perindustrian

Proyek hilirisasi tembaga dan mangan di Pulau Wetar didorong menjadi PSN. Rencana investasi USD42,7 miliar itu mencakup smelter hingga pelabuhan internasional.
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Kevin Diks Absen Bela Borussia Monchengladbach Hingga Dean James Bersinar di Liga Belanda

Seharusnya terdapat dua pemain Timnas Indonesia yang membela klub mereka masing-masing dalam laga lanjutan Liga Belanda dan Liga Jerman. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT