Kronologi Ribut-ribut Bobotoh Vs Dedi Mulyadi, Perkara Pamerkan Bonus Miliaran Persib Bandung Sampai Bojan Hodak Angkat Suara
- Istimewa
"Tetapi semoga supporting ini menambah semangat para pemain untuk menang melawan Dewa United. Terima kasih Kang Asep Ara Sirait, semoga rezeki ini menjadi spirit agar Persib bisa mencetak gol dan mempertahankan gawang tidak kebobolan," kata Dedi Mulyadi.
Sontak Dedi Mulyadi pun menjadi bulan-bulanan Bobotoh baik di media sosial maupun di dunia nyata. Ribuan komentar pun membanjiri unggahan Dedi Mulyadi tepat hasil imbang tersebut.
- Dewa United
Spanduk Shut Up KDM Berkibar pada Laga Persib Bandung vs Arema di Stadion GBLA
Puncaknya, spanduk "Shut Up KDM" pun dibentangkan di arah Tribun Utara Stadion GBLA. Kabar banner itu pun sampai di telinga Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi kembali angkat suara soal caranya memamerkan bonus tersebut di media sosial. Alih-alih menyebut bonus Rp1 miliar, Dedi Mulyadi mengakui Maruarar Sirait memberi bonus Rp5 miliar untuk lima laga tandang Persib.
"Teman-teman bobotoh yang ada di Tribun Utara GBLA, saat Persib bertanding melawan Arema FC, saya ucapkan terima kasih ya, atas spanduk yang dibentangkannya. Intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib," kata Dedi Mulyadi.
Dedi pun menjelaskan awal dari tercetusnya bonus tersebut ke publik. Di mana perwakilan manajemen Persib, Maruarar Sirait dan Dedi Mulyadi bertemu untuk membicarakan peluang Persib hattrick juara.
"Karena tantangannya berat diperlukan supporting yang sangat tinggi, itu yang disampaikan Bang Ara (Maruarar Sirait). Sehingga secara spontan saat itu, Bang Ara menyampaikan bahwa 'Saya akan membantu memberikan bonus kepada setiap pertandingan di kandang lawan'," terang KDM.
"Dari tujuh pertandingan, ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus masing-masing Rp1 miliar, dan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp5 miliar, untuk lima pertandingan," tambahnya.
Dedi Mulyadi tak menyebut perwakilan manajemen Persib tersebut. Dia menggunakan sapaan 'Top Manajemen Persib' untuk merujuk pada pertemuan itu.
Tak sampai di sana, Dedi Mulyadi ternyata sudah meminta izin untuk memamerkan bonus Maruarar Sirait pada top manajemen tersebut sebagai bukti transparansi aliran dana pada publik.
Load more