Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi
- Persib Bandung
"Terkait aksi rasis yang diterima Henri Doumbia, selepas pertandingan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung melaporkan aksi rasis Marc Klok kepada Match Commissioner (Match Com) yang bertugas di laga tersebut dan juga langsung bersurat kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI," tulis Bhayangkara.
"Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, aksi rasis, baik di dalam maupun di luar sepak bola, adalah hal yang tidak bisa diterima. Terima kasih," pungkasnya.
Bantahan Marc Klok
- Instagram @persib
Menanggapi laporan tersebut, Marc Klok langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Ia menegaskan bahwa tudingan itu tidak hanya keliru, tetapi juga sangat merugikan nama baiknya yang selama ini ia jaga.
“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya,” ujar Klok.
Lebih lanjut, Klok menegaskan bahwa nilai anti-rasisme telah menjadi prinsip yang ia pegang sepanjang hidup dan kariernya. Ia mengaku selalu menjunjung tinggi rasa hormat tanpa memandang latar belakang siapa pun.
“Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pengalamannya bermain bersama pemain dari berbagai negara sebagai bukti komitmennya terhadap nilai tersebut.
“Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan. Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” lanjutnya.
Klok kemudian memaparkan kronologi yang menurutnya menjadi awal kesalahpahaman. Saat Persib mencetak gol untuk memperkecil skor menjadi 2-1, Henri Doumbia disebut menahan bola dan tidak segera mengembalikannya untuk kick-off.
“Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, ‘Give me the ball back’,” jelas Klok.
Ucapan tersebut ternyata disalahartikan oleh Doumbia sebagai kata bernuansa rasis. Namun, setelah keduanya berdiskusi, Doumbia disebut telah menyadari kesalahpahaman itu.
Load more