GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Rabu, 13 Mei 2026 - 18:43 WIB
Persib Bandung saat hadapi Ratchaburi FC di ACL Elite Two
Sumber :
  • Instagram @persib

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung telah kembali dipastikan tampil sebagai wakil Indonesia di ajang Asia. Walau belum menyelesaikan musim 2025-2026, Persib sudah dipastikan finis sebagai dua besar Super League. 

Persib bersaing ketat dengan Borneo FC untuk memperebutkan gelar juara Super League. I.League pun telah memberikan jatah bahwa juara akan tampil di babak play off AFC Champions League Two dan runner up tampil di AFC Challenge League pada musim depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, Persib dipastikan memulai kompetisi dengan hukuman berat dari AFC. Di mana sebagai imbas dari pitch invasion yang terjadi di laga terakhir Persib Bandung di level Asia. 

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 

Persib Bandung terbukti bersalah melakukan pelanggaran dalam pertandingan terakhir di babak 16 besar AFC Champions League 2025-2026 ketika menjamu Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, 18 Februari 2026 lalu. 

Bukan karena Persib sanksi tersebut diberikan AFC. Melainkan ulah Bobotoh sebagai suporter yang hadir dan membuat ulah dalam pertandingan itu. 

Persib terbukti bersalah karena melanggar Regulasi Komite Disiplin dan Etik AFC pasal 64 dan 65 serta Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC pasal 35. 

Dalam paparannya, AFC menilai Persib bersalah karena suporternya terbukti menyalakan berbagai kembang api dan suar dalam beberapa kesempatan selama pertandingan. 

"Penonton melempar banyak benda (potongan kursi stadion, botol plastik, kantong berisi cairan, gelas plastik, sampah umum dan serpihan puing) sepanjang pertandingan. Terjadi pengrusakan dan perobekan pada fasilitas stadion seperti kursi dan papan iklan, tulis AFC. 

Tak berhenti di sana, AFC memastikan suporter Persib bersalah dengan melakkan tindakan pelecehan secara fisik dan kata-kata kasar serta menghina terhadap tim dan lawan atau perangkat pertandingan. 

"Termasuk tuduhan bahwa mereka adalah "bagian dari mafia" dan telah dibayar untuk memengaruhi hasil Pertandingan. Banyak individu menyerbu lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah Pertandingan berakhir," tulis AFC.

AFC pun memastikan Persib gagal untuk memenuhi kewajibannya untuk mematuhi dan menerapkan aturan keselamatan yang diperlukan oleh keadaan sebelum dan selama pertandingan. 

"Tergugat juga gagal memastikan hukum dan ketertiban terjaga di dalam stadion dan lingkungan sekitarnya saat penonton menyalakan berbagai perangkat pembakar (yaitu kembang api dan suar/flare)," lanjut putusan AFC.

"Penonton melempar banyak proyektil (yaitu potongan kursi stadion, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah umum, serpihan puing) sepanjang Pertandingan. Banyak penonton menyerbu lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah Pertandingan berakhir," lanjut putusan tersebut.

Tak berhenti di sana, AFC pun memastikan Persib bersalah karena tak memiliki pintu dan rute darurat yang mumpuni untuk jalur keselamatan suporter. 

"Tergugat gagal memastikan bahwa semua lorong umum, koridor, tangga, pintu, gerbang, dan rute pintu darurat tetap bebas dari segala rintangan. Hal ini dapat menghambat pergerakan bebas dan keselamatan penonton sebagai akibat dari penonton yang memblokir lorong dan/atau tangga selama Pertandingan," tulis AFC.

Sulis, oknum Bobotoh yang ricuh saat Persib Bandung hadapi Ratchaburi FC di GBLA
Sulis, oknum Bobotoh yang ricuh saat Persib Bandung hadapi Ratchaburi FC di GBLA
Sumber :
  • X @@Mah5Utari
Dengan bukti tersebut, Komite Disiplin dan Etik AFC pun memutuskan bahwa Persib telah melanggar Kode Disiplin dan Etik AFC pasal 65.1 dan 64.1 serta Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC pasal 35. 

"Persib Bandung diperintahkan untuk membayar total denda 200 ribu dolar AS (atau setara dengan Rp3,5 miliar) yang harus dibayar dalam waktu 30 hari setelah tanggal keputusan dipublis," tulis AFC. 

Tak berhenti di sana, Persib Bandung diperintahkan untuk memainkan dua pertandingan tanpa suporter di laga kandang dalam kompetisi AFC. Artinya, Persib tak akan mendapatkan dukungan dari suporter dalam kompetisi Asia yang mereka ikuti musim depan. 

Sudah cukup? Belum. AFC juga memberikan masa percobaan selama dua tahun bagi Persib Bandung. Jika akhirnya ada pelanggaran lain selama masa percobaan, AFC akan memberikan sanksi lebih berat bagi Persib Bandung. (hfp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).
BKI Gandeng Mutuagung Lestari untuk Perkuat Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi Industri

BKI Gandeng Mutuagung Lestari untuk Perkuat Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi Industri

Kerja sama BKI dan MUTU mencakup pengembangan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, hingga dukungan tenaga profesional sesuai kebutuhan kedua perusahaan.
Resmi! I.League Umumkan Hasil Club Licensing 2025-2026, Persib Bandung dan Borneo FC Layak Tampil di AFC

Resmi! I.League Umumkan Hasil Club Licensing 2025-2026, Persib Bandung dan Borneo FC Layak Tampil di AFC

Hasil Club Licensing menjadi tolok ukur profesionalisme klub di Liga Indonesia berbagai kasta kompetisi sesuai standar nasional dari PSSI dan standar internasional di bawah naungan AFC.
5 Weton yang Diprediksi bakal Apes pada Tanggal 14 Mei 2026: Hati-hati Melangkah dan Harus Ekstra Waspada

5 Weton yang Diprediksi bakal Apes pada Tanggal 14 Mei 2026: Hati-hati Melangkah dan Harus Ekstra Waspada

Kamis Wage yang jatuh pada tanggal 14 Mei 2026 membuat pertemuan neptu ini justru bisa menciptakan hambatan atau yang disebut sebagai apes bagi beberapa orang.
Presiden Prabowo Senang Lihat Duit Triliunan Disita: Ini Suatu Kehormatan

Presiden Prabowo Senang Lihat Duit Triliunan Disita: Ini Suatu Kehormatan

Presiden RI, Prabowo Subianto mengaku selalu antusias menghadiri agenda penyerahan uang sitaan ke kas negara.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT