GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

Persib Bandung tetap membawa pulang uang dari AFC Champions League Two 2025/2026, tetapi jumlahnya terpangkas setelah terkena denda AFC hingga Rp3,49 miliar.
Rabu, 13 Mei 2026 - 19:04 WIB
Persib Vs Ratchaburi
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung mendapat pukulan telak dari AFC setelah perjuangan mereka di AFC Champions League Two 2025-2026 berakhir di babak 16 besar. Bukan hanya gagal melangkah lebih jauh, Maung Bandung juga harus menerima denda besar dan sanksi larangan penonton akibat insiden yang terjadi saat menjamu Ratchaburi FC.

Berdasarkan dokumen resmi Komite Disiplin dan Etik AFC tertanggal 13 Mei 2026, Persib Bandung dinyatakan melanggar sejumlah aturan terkait perilaku penonton dan penyelenggaraan pertandingan. AFC menjatuhkan denda total sebesar 200 ribu dolar AS kepada Persib Bandung, atau setara sekitar Rp3,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi tersebut diberikan setelah AFC menyoroti berbagai insiden yang terjadi dalam laga Persib Bandung melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026. Dalam dokumen itu, AFC mencatat adanya penyalaan flare dan kembang api, pelemparan benda ke lapangan, kerusakan fasilitas stadion, hingga invasi sejumlah penonton ke area lapangan setelah pertandingan.

Tak berhenti sampai di sana, Persib juga dijatuhi hukuman dua pertandingan kandang AFC tanpa penonton di wilayah Indonesia. Namun, hukuman laga kedua ditangguhkan dengan masa percobaan selama dua tahun, sehingga Persib wajib benar-benar menjaga situasi agar pelanggaran serupa tidak terulang.

Persib Bandung saat hadapi Ratchaburi FC di ACL Elite Two
Persib Bandung saat hadapi Ratchaburi FC di ACL Elite Two
Sumber :
  • Instagram @persib

Denda besar ini otomatis menggerus pendapatan Persib Bandung dari keikutsertaan mereka di ACL Two 2025-2026. Sebelum terkena sanksi, Persib diperkirakan mengantongi 580 ribu dolar AS dari hadiah partisipasi, bonus kemenangan fase grup, dan bonus keberhasilan lolos ke babak 16 besar.

Rinciannya, Persib mendapat 300 ribu dolar AS sebagai uang partisipasi fase grup ACL Two. Selain itu, Maung Bandung juga mengumpulkan 200 ribu dolar AS dari empat kemenangan di fase grup, dengan asumsi setiap kemenangan bernilai 50 ribu dolar AS.

Tambahan lain datang dari keberhasilan Persib lolos dari fase grup dan menembus babak 16 besar. Dari pencapaian tersebut, klub kebanggaan Bobotoh itu berhak mendapat bonus 80 ribu dolar AS.

Dengan demikian, total uang kotor yang diraih Persib dari AFC mencapai 580 ribu dolar AS. Namun setelah dipotong denda 200 ribu dolar AS, sisa uang yang masih dikantongi Persib tinggal 380 ribu dolar AS.

Persib Bandung Vs Ratchaburi FC
Persib Bandung Vs Ratchaburi FC
Sumber :
  • AFC

Jika dikonversi ke rupiah, sisa uang Persib dari AFC menjadi sekitar Rp6,65 miliar. Angka ini tentu jauh lebih kecil dibanding potensi awal yang bisa dibawa pulang Maung Bandung dari kompetisi Asia tersebut.

Situasi ini membuat perjalanan Persib di ACL Two 2025-2026 terasa campur aduk. Di satu sisi, Maung Bandung mampu menunjukkan daya saing dengan menjadi juara grup dan melangkah ke fase gugur.

Namun di sisi lain, catatan positif itu ternoda oleh sanksi disiplin yang bernilai sangat besar. Denda dari AFC bukan hanya berdampak pada kas klub, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi Persib dan seluruh elemen pendukungnya.

Larangan penonton di laga kandang AFC mendatang juga bisa membuat Persib kehilangan atmosfer penting yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka. Bagi Bobotoh, sanksi ini menjadi pelajaran mahal agar dukungan besar kepada Persib tidak berubah menjadi kerugian bagi klub.

Sebab di level Asia, setiap pelanggaran di stadion tidak hanya merusak citra, tetapi juga bisa langsung memangkas pendapatan klub dalam jumlah fantastis. Dengan sisa uang sekitar Rp6,65 miliar, Persib masih mendapat pemasukan signifikan dari ACL Two 2025/2026.

Namun angka tersebut seharusnya bisa lebih besar andai Maung Bandung tidak tersandung denda besar dari AFC. (fan)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertemu Menteri LH, Ketum Kadin Bahas Peluang Green Jobs hingga Transisi Energi Berkeadilan

Bertemu Menteri LH, Ketum Kadin Bahas Peluang Green Jobs hingga Transisi Energi Berkeadilan

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dan Menteri LH Jumhur Hidayat membahas sejumlah isu strategis mulai dari pengembangan green jobs, hilirisasi hijau, hingga just energy transition.
Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Usung Konsep Health to Earn, Token Kesehatan Avicena (AVC) Resmi Meluncur di Bursa DEX Solana

Token kripto kesehatan buatan lokal, Avicena (AVC), resmi melantai di bursa terdesentralisasi (DEX) jaringan Solana.
Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

Transformasi Menuju Strategic Force, TNI AD Gelar Seminar Nasional di Seskoad

TNI Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force – Transformasi TNI AD melalui Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Artificial Intelligence (AI), dan Ekonomi Nasional.
Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Persib Bandung Berpeluang Tampil di 4 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Begini Skenarionya

Berbagai isu mulai bermunculan menyusul berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Salah satu yang hangat dibicarakan adalah kembalinya bergulir Piala Indonesia musim depan.
Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT