Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia
- Persib
Jakarta, tvOnenews.com - Gebrakan tak hanya dilakukan Persib dalam perekrutan pemain saja. Tapi juga memboyong pelatih fisik dengan cv yang tak main-main baik di bidang akademis mau pun dalam pekerjaannya di dunia sepak bola.
Adalah pelatih fisik asal Kroasia, Karlo Reinholz yang tertantang untuk merasakan sendiri kejamnya kompetisi di Indonesia.
Karlo Reinholz datang untuk menggantikan posisi Miro Petric yang memutuskan hengkang bersama pelatih kepala, Bojan Hodak.
Di luar lapangan hijau, Karlo Reinholz dalah kandidat doktor yang tengah menyelesaikan S3 di Universitas Zagreb. Di dunia sepak bola, dia pernah membantu level klub hingga Timnas Kroasia.
Karlo Reinholz mengaku punya alasan sendiri untuk menerima pinangan Igor Tolic membantunya di Persib.
"Ketika pertama kali saya bertemu dengan Igor Tolic, dia menceritakan segala hal terbaik soal klub ini. Dia mempunyai pengalaman dari dua musim sebelumnya di Persib. Jadi saya menganggapnya sebagai poin awal yang sangat baik karena dia sudah mengenal budayanya, para pemainnya, dan kompetisinya," kata Karlo Reinholz.
Tantangan yang paling memikat Reinholz ketika Igor Tolic meminta bantuannya demi Persib bertahan di empat kompetisi sepanjang musim 2026-2027.
Seperti diketahui, Persib tak hanya tampil di Super League tapi juga di AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship dan Piala Indonesia.
Sebagai pemanasan, bahkan Persib meramaikan tampil di Piala Presiden sebagai salah satu tim peserta dari total delapan tim yang berpartisipasi dari empat negara berbeda.
"Jadi saya melihat ini sebagai tantangan yang bagus untuk saya, karena di Eropa biasanya kami bermain di tiga kompetisi. Jadi ini setidaknya satu kompetisi lebih banyak," katanya.
"Bagi saya, ini merupakan kesempatan bagus untuk berpikir ke arah sana. Selain itu, untuk menggunakan seluruh pengalaman saya dari Liga Champions di Eropa dan grup kompetisi tingkat kedua, yaitu Liga Europa. Di sini mirip seperti ACL-2, ya," kata pelatih kelahiran 1990 ini.
Tak hanya soal tantangan yang akan dihadapinya, Karlo Reinholz ternyata sudah jatuh cinta dengan Bandung. Langsung memboyong keluarga dari Kroasia, Reinholz merasa disambut dengan tangan terbuka sehingga tak ada kesulitan berarti dalam adaptasinya di Bandung bersama keluarga.
Load more