News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APPI Ungkap 24 Klub Sepak Bola Indonesia Tunggak Hak 298 Pemain, Nilainya Lebih dari Rp14 Miliar

APPI mencatat 24 klub dari berbagai kompetisi menunggak hak 298 pemain dengan nilai lebih dari Rp14 miliar. Persoalan ini kini membayangi sepak bola Indonesia.
Jumat, 6 November 2026 - 18:54 WIB
Ilustrasi Pemain Sepak Bola
Sumber :
  • Pixabay/Mohamed_hassan

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap masih adanya tunggakan hak pemain menjelang bergulirnya Liga Nusantara 2026/2027 pada 13 November 2026. Sebanyak tujuh klub peserta kompetisi kasta ketiga itu tercatat belum menuntaskan kewajiban kepada 114 pemain dengan nilai mendekati Rp5 miliar.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena musim baru segera dimulai, sementara sejumlah pemain masih menunggu hak yang seharusnya mereka terima. APPI menegaskan persoalan pembayaran tidak boleh dianggap sebagai hal lumrah dalam sepak bola profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data terbaru APPI juga memperlihatkan persoalan tunggakan di berbagai level kompetisi. Secara keseluruhan, terdapat 24 klub yang masih memiliki kewajiban terhadap 298 pemain dengan nilai lebih dari Rp14 miliar. 

Khusus Liga Nusantara, Persikota Tangerang menjadi klub dengan jumlah pemain terdampak terbanyak, yakni 11 orang. Sriwijaya FC menyusul dengan tujuh pemain yang belum menerima hak secara penuh. 

APPI turut mengapresiasi klub yang telah menyelesaikan kewajibannya, yakni Rans Nusantara FC dan Persid Jember. Pemenuhan hak pemain merupakan bagian mendasar dari tanggung jawab klub terhadap kontrak kerja profesional.

Sorotan khusus diberikan kepada Sriwijaya FC karena persoalan pembayaran disebut berlangsung selama beberapa musim. Tunggakan yang belum terselesaikan berkaitan dengan musim 2022/2023, 2023/2024, 2024/2025, hingga 2025/2026, meski komunikasi dengan pihak klub telah beberapa kali dilakukan.

APPI juga menyoroti klub yang tidak lagi memiliki status operasional jelas atau sudah tidak mengikuti kompetisi, tetapi masih menyisakan kewajiban kepada pemain. Persiwa Wamena, Kalteng Putra, Persewar Waropen, dan Persikabo 1973 disebut masuk dalam persoalan tersebut.

Menurut APPI, berhentinya operasional klub maupun ketidakjelasan statusnya tidak serta-merta menghapus kewajiban yang telah timbul. Pemain tetap berhak memperoleh pembayaran atas pekerjaan dan komitmen profesional yang sudah dijalankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, APPI meminta tata kelola kompetisi diperkuat melalui proses verifikasi dan pengawasan yang lebih ketat. Rekam jejak klub dalam memenuhi hak pemain juga perlu menjadi pertimbangan tegas dalam menentukan kelayakan mengikuti kompetisi.

Keterlambatan pembayaran tidak hanya berdampak pada kondisi keuangan pemain, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan psikologis dan ketidakpastian. Risiko itu dinilai lebih besar bagi pemain Liga Nusantara maupun kompetisi daerah yang memiliki sumber pendapatan terbatas di luar sepak bola.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamentras Viva Yoga: Lahan Transmigrasi Wajib Clean, Clear, and Free, Buka Kawasan Baru Nggak Sembarangan

Wamentras Viva Yoga: Lahan Transmigrasi Wajib Clean, Clear, and Free, Buka Kawasan Baru Nggak Sembarangan

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan lahan transmigrasi harus memenuhi prinsip clean, clear, and free. Hal itu disampaikan Viva Yoga dalam ..
Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Sentra Peternakan, Wamentrans Gandeng Kementan dan Kampus

Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Sentra Peternakan, Wamentrans Gandeng Kementan dan Kampus

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyebut kawasan transmigrasi berpotensi besar untuk pengembangan peternakan rakyat. Hal itu disampaikan Viva Yoga
Apresiasi Gelaran IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Ingatkan Pentingnya Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Apresiasi Gelaran IOAC 2026, Harlin E Rahardjo Ingatkan Pentingnya Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E Rahardjo, mengapresiasi dengan positif gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC).
Wamentrans Viva Yoga: Presiden Prabowo Titip 4 Amanat untuk Transmigrasi, dari Jaga NKRI hingga Swasembada Pangan

Wamentrans Viva Yoga: Presiden Prabowo Titip 4 Amanat untuk Transmigrasi, dari Jaga NKRI hingga Swasembada Pangan

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan empat amanat kepada Kementerian Transmigrasi. Hal itu disampai..
Inter Milan Aktifkan Opsi Kontrak Federico Dimarco, Barcelona Terancam Gagal Boyong Tembok Timnas Italia

Inter Milan Aktifkan Opsi Kontrak Federico Dimarco, Barcelona Terancam Gagal Boyong Tembok Timnas Italia

Rencana Barcelona merekrut Federico Dimarco dari Inter Milan kian sulit terwujud. Nerazzurri mengambil langkah penting untuk pertahankan bek sayap andalannya.
Pramono Klaim Penduduk Miskin di Jakarta Berkurang 6.500 Orang

Pramono Klaim Penduduk Miskin di Jakarta Berkurang 6.500 Orang

Pramono juga mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) DKI Jakarta pada 2026 ini mencapai 85,88, meningkat 0,83 poin atau 0,98 persen dibandingkan sebelumnya

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT