Ricky Cawor dan Haris Tuharea Resmi Berkostum PSS Sleman
- Tim tvOne - Andri Prasetiyo
Sleman, DIY - PSS Sleman terus berburu pemain untuk mengangkat performa tim di sisa kompetisi Liga 1 musim 2022/2023. Kali ini manajemen Laskar Sembada resmi memboyong pemain muda asal Papua, Ricky Ricardo Cristian Cawor.
Ricky Cawor didatangkan ke Sleman Yogyakarta untuk menambah saya gedor pada sektor gelandang serang. Pemuda kelahiran 26 Januari 1998 itu sebelumnya membela klub Persija Jakarta.
Ricky mengaku senang bisa bergabung dengan PSS Sleman. Ia menceritakan proses kepindahannya ke Bumi Sembada yang terbilang singkat.
"Setelah kejadian Kanjuruhan, saya pulang kampung ke Merauke. Sekitar satu minggu di rumah, Mas Dewa (manajer PSS) langsung hubungi saya. Tanpa berpikir panjang, saya putuskan untuk bergabung dengan PSS Sleman," katanya dikutip dari laman resmi klub, Jumat (20/1/2023).
Ricky Cawor sendiri menyampaikan alasannya bergabung dengan PSS Sleman. Salah satunya karena banyak pemain asal Indonesia timur khususnya Papua yang ada di tim besutan Seto Nurdiyantoro tersebut.
Sebut saja nama Marckho Sandy Meraudje, Todd Rivaldo Ferre, serta legenda Timnas Boaz Solossa. Kehadiran Ricky Cawor akan melengkapi aroma Papua di skuat Super Elang Jawa.
"Di PSS Sleman ada beberapa pemain dari Indonesia timur. Hal ini bisa membantu adaptasi lebih cepat serta menyatu dengan teman-teman karena ada kakak-kakak saya dari Papua," ungkap top scorer PON Papua 2021 dengan torehan 11 gol tersebut.
Setelah resmi berkostum PSS Sleman, pemuda berpostur 165 cm itu memasang target pribadi bisa mencetak gol sebanyak mungkin.
"Banyak membantu tim PSS Sleman DIY kompetisi ini. Harapan pribadi saya bisa banyak membantu dan sering mencetak gol bagi PSS Sleman," tegasnya.
Selain Ricky Cawor, PSS Sleman juga mendatangkan gelandang asal Maluku, Haris Tuharea. Pemain berusia 28 tahun itu dipulangkan dari tim Madura United.
Haris sebelumnya pernah berseragam PSS Sleman pada musim 2019. Setelah hampir tiga tahun berada di klub lain, kini ia kembali ke Sleman.
"Sangat senang sekali setelah tiga tahun di Madura United akhirnya bisa kembali ke PSS Sleman. Ada rasa bangga karena hati saya ingin balik ke sini lagi," ujarnya.
Ia bercerita soal kembalinya ke PSS Sleman yang bermula dari komunikasi dengan manajer PSS Dewanto Rahadmoyo.
"Sebelumnya manajer tim, mas Dewa chat ke saya, "Apakah pingin balik ke PSS Sleman?" Saya langsung mengiyakan tawaran tersebut karena hati saya ingin balik ke PSS Sleman," bebernya.
Kembalinya pria kelahiran Ambon, 22 November 1994 ke PSS Sleman menambah beberapa keping pasukan Elang Jawa pada musim 2019 yang kembali berkumpul pada musim ini. Termasuk pelatih Seto Nurdiyantoro yang juga kembali ke PSS Sleman.
"Tentu saja hal itu sangat membantu saya cepat beradaptasi dengan PSS Sleman. Cara permainan PSS Sleman saya sudah pahami kemudian cara coach Seto melatih serta berinteraksi di pertandingan bikin kita nyaman serta enjoy bermain di lapangan," terangnya.
Di PSS Sleman, Haris juga memiliki target pribadi dan untuk tim. Salah satunya mengatrol PSS ke peringkat klasemen yang lebih baik.
"Kembali ke PSS Sleman tentu saja memperbaiki peringkat klasemen saat ini. Sebisa mungkin jika ada peluang gol bisa mencetak gol. Itu target buat tim dan pribadi," pungkasnya. (Apo/Buz).
Load more