GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

The Gunners Keok di Kandang Naga, Legenda Arsenal Layangkan Kritik Keras pada Dua Pemain Ini

Salah satu wakil Liga Inggris di Liga Champions, Arsenal, harus menelan pil pahit saat takluk di markas FC Porto pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Sabtu, 24 Februari 2024 - 11:46 WIB
Mikel Arteta dan Bukayo Saka
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Salah satu wakil Liga Inggris di fase gugur Liga Champions, Arsenal, harus menelan pil pahit saat takluk di markas FC Porto pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Bermain di Stadion Do Dragao, Porto, Kamis (22/2/2024) dini hari WIB, anak asuh Mikel Arteta harus pulang dengan kepala tertunduk setelah The Dragoes berhasil menang 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tampil Dominan sejak menit awal pertandingan, Bukayo Saka dkk justru gagal mendapatkan peluang emas satu pun.


Mikel Arteta dan Bukayo Saka (sumber: antara)

Secara statistik pada pertandingan ini, Arsenal mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 62 persen penguasaan bola.

Alih-alih mencetak gol, The Gunners tercatat tidak melepaskan satu pun tendangan ke arah gawang sepanjang pertandingan.

Arsenal justru harus menelan pil pahit saat FC Porto berhasil mencetak gol di menit akhir pertandingan lewat penyerang mereka Galeno.

Berawal dari umpan yang dikirimkan oleh Otavio, bola dapat diterima Galeno yang selanjutnya melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti sehingga skor berubah menjadi 1-0.

Hasil tersebut berbanding terbalik dengan performa Arsenal pada lima pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris.


Arsenal (sumber: AP Photo/Kin Cheung)

Dari lima pertandingan terakhir mereka, Arsenal tampil mendominasi dimana mereka berhasil mencatatkan 24 gol.

Hasil itulah yang membuat legenda Arsenal, Thierry Henry, melayangkan kritik keras kepada anak asuh Mikel Arteta.

Titi mengaku kecewa melihat permainan Arsenal yang sangat mudah sekali kehilangan bola pada laga tersebut.

Bukan hanya itu, Thierry Henry juga menyampaikan kritik kerasnya pada dua pemain Arsenal yakni David Raya dan juga Gabriel Martinelli.

Henry mengatakan kalau Martinelli memiliki peran dalam gol kemenangan yang dicetak oleh FC Porto di laga itu.

Kolase Foto Martinelli, David Raya dan Thierry Henry (sumber: UEFA, Premier League dan FFF)

Umpan terobosan Martinelli di menit akhir yang tidak terarah justru berbuah menjadi serangan balik yang berujung gol untuk Porto.

"Anda kehilangan bola, satu menit tersisa, ini adalah laga tandang di Eropa, Anda harus lebih jernih dalam apa yang Anda lakukan," kata Henry kepada CBS Sports.

"Itu adalah kehilangan bola yang buruk dari sebuah serangan balik," sambungnya

Henry juga mengkritik David Raya yang kurang sigap dan terlalu dini menghalau tendangan jarak jauh dari Gelano.

"Saya bukan seorang penjaga gawang, tapi dia kehilangan satu langkah untuk bisa mengendalikan kakinya. Dia melompat terlalu dini," tegas Henry.

Menurutnya mental anak asuh dari Mikel Arteta di pentas Eropa masih belum teruji, meski tampil dominan di Liga Inggris, bermain di Eropa merupakan hal yang berbeda.

"Arsenal hanya bagus dalam bola mati, saat melawan West Ham adalah satu hal berbeda begitu juga saat melawan Burnley, kemudian bermain tandang di Liga Champions adalah satu hal lain. Jika Anda ingin bermain di Liga Champions, Anda harus menciptakan lebih banyak peluang," tutup Henry.

Meski takluk dari FC Porto Arsenal masih memiliki peluang untuk bisa melaju ke perempatfinal Liga Champions.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimana kedua tim akan memainkan pertandingan leg kedua di Emirates Stadium kandang dari Arsenal pada 13 Maret 2024 mendatang.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.
Polri Ungkap Status Hukum Istri AKBP Didik dan Aipda Dianita Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Polri Ungkap Status Hukum Istri AKBP Didik dan Aipda Dianita Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Polisi mengungkap fakta baru di balik penetapan tersangka terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro dalam kasus penyalahgunaan narkotika.
Temukan Kembali Kebahagiaan di Barcelona, Marcus Rashford Ogah Pulang ke Manchester United

Temukan Kembali Kebahagiaan di Barcelona, Marcus Rashford Ogah Pulang ke Manchester United

Marcus Rashford menemukan kembali senyumnya di Catalunya. Sempat berada dalam situasi sulit di Manchester United, ia kini menikmati babak baru di Barcelona.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT