Blak-blakan! Ruben Amorim Ngaku Kewalahan Latih MU: Saya Benar-Benar Kalah oleh Tekanan
- Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim, blak-blakan mengakui bahwa dirinya sempat kewalahan menjalani musim perdananya bersama Setan Merah di Liga Inggris 2024/2025.
Amorim yang datang dengan ekspektasi tinggi mengungkapkan bahwa musim lalu menjadi periode adaptasi yang sangat berat, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
"Musim lalu, saya selalu kewalahan dengan pertandingan. Saya seperti tidak memiliki waktu untuk tenang, untuk mengerti bahwa pekerjaan saya tidak hanya di dalam, tetapi juga di luar lapangan yaitu memotivasi semua orang di tim," ujar Amorim dikutip dari laman resmi Manchester United, Jumat (21/11/2025).
Pelatih berusia 40 tahun itu menjelaskan, menangani salah satu klub terbesar di dunia membuatnya harus berhadapan dengan ekspektasi sangat tinggi.
Bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga bagaimana menjaga suasana ruang ganti dan mental skuad.
Pada musim lalu, Amorim mengaku kesulitan menjaga kestabilan emosi lantaran membludaknya tanggung jawab sebagai nakhoda Manchester United. Sorotan media, kritik publik, hingga tekanan hasil pertandingan membuatnya sempat terguncang.
"Perhatian dan tekanan publik yang besar membuat saya sempat goyah, tetapi pelan-pelan kami menemukan ritme untuk membawa tim ke jalur yang lebih baik. Saya selalu mengatakan proses ini butuh waktu, tetapi sayalah orang yang memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mengurus semuanya," tutur Amorim.
Ruben Amorim direkrut Manchester United untuk menggantikan Erik ten Hag yang dipecat pada pertengahan musim 2024/2025, tepatnya pada November 2024.
Ia datang dengan reputasi bagus dari Portugal, namun perjalanan awalnya di Inggris tidak berjalan mulus.
Berdasarkan data Transfermarkt, dari 27 pertandingan yang dilewati Amorim di Liga Inggris 2024/2025, Manchester United hanya mencatat tujuh kemenangan. Sisanya, Setan Merah menelan 14 kekalahan dan beberapa hasil imbang.
Catatan tersebut membuat MU harus puas finis di posisi ke-15 klasemen akhir Liga Inggris musim lalu. Posisi yang jauh dari standar klub yang biasa bersaing di papan atas dan zona kompetisi Eropa.
Tak hanya di liga domestik, nasib kurang baik juga dialami di Eropa. Manchester United gagal meraih trofi Liga Europa 2024/2025 setelah ditaklukkan Tottenham Hotspur di partai final.
Load more