Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berita MU: Diogo Dalot Kritik Gaya Bermain Manchester United usai Sering Kehilangan Poin Penuh

Bek kanan Manchester United (MU), Diogo Dalot, memberikakn kritik soal gaya bermain Setan Merah. Hal itu diungkapkan sang pemain asal Portugal usai timnya sering kehilangan poin penuh.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:58 WIB
Pemain MU, Diogo Dalot
Sumber :
  • Instagram/@diogodalot

Jakarta, tvOnenews.com - Bek kanan Manchester United (MU), Diogo Dalot, memberikakn kritik soal gaya bermain Setan Merah. Hal itu diungkapkan sang pemain asal Portugal usai timnya sering kehilangan poin penuh.

Terbaru, Manchester United meraih hasil imbang 1-1 yang mengecewakan kontra West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026. Hasil itu membuat MU terus-menerus kehilangan poin meskipun memiliki keuntungan di kandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil Manchester United Vs West Ham United
Hasil Manchester United Vs West Ham United
Sumber :
  • REUTERS/Scott Heppell

Padahal, tim tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu melalui Diogo Dalot pada menit ke-58. Namun, kurangnya konsentrasi di menit-menit akhir membuat MU membiarkan Soungoutou Magassa menyamakan kedudukan.

Hasil imbang ini membuat MU terus kehilangan kesempatan untuk berada di zona Liga Champions. Dalot pun tak kuat untuk menyembunyikan kekecewaannya atas hasil imbang mengecewakan di Old Trafford tersebut.

Pemain Manchester United, Diogo Dalot
Pemain Manchester United, Diogo Dalot
Sumber :
  • manutd.com

“Jelas kami kecewa. Kami harus mengendalikan permainan dengan lebih baik, terutama di Old Trafford. Setelah gol pembuka, tim menjadi gugup dan ceroboh dalam menguasai bola. Itu tidak boleh terjadi, kami masih memiliki pertandingan yang belum dimainkan,” kata Dalot, dikutip dari Sky Sports.

Dalot lalu memberikan kritik soal gaya permainan timnya. Pemain berusia 26 tahun itu mengakui bahwa Manchester United kurang konsisten dan berani mempertahankan kendali setelah unggul terlebih dahulu, yang menyebabkan mereka terus-menerus kehilangan poin di momen-momen krusial.

"Kami harus menemukan solusi untuk kurangnya konsistensi ini. Kami tidak bisa berjuang selama 60 menit untuk mencetak gol lalu kehilangan ritme. Saat unggul, kami perlu menguasai bola, mempertahankan inisiatif, dan siap merebutnya kembali saat kehilangan kendali," analisisnya .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalot juga menyoroti kesalahan sistematis yang menyebabkan gol penyeimbang. "Gol itu berawal dari situasi sederhana di sudut lapangan yang seharusnya kami atasi. Kami tahu West Ham berbahaya dalam serangan balik, tetapi kami tidak mampu mengatasinya dengan tegas. Hasil imbang ini lebih disebabkan oleh kesalahan kami sendiri daripada permainan bagus mereka."

Dia menekankan bahwa jika MU terus kehilangan poin di pertandingan-pertandingan penting, harapan mereka untuk lolos ke Liga Champions akan pupus. "Saat ini, semua tim sedang berdekatan. Tetapi jika kami terus kehilangan poin seperti ini, jarak dengan empat besar akan semakin lebar. Kami harus menang, terutama di pertandingan kandang seperti ini."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelajar Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Densus 88: Terinsipirasi Kasus SMAN 72 Jakarta

Pelajar Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Densus 88: Terinsipirasi Kasus SMAN 72 Jakarta

Insiden ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB
Pengakuan Mengejutkan Pengirim Ancaman Bom SD di Jaksel: Terlilit Pinjol, Mengaku Kecewa dengan Hidupnya

Pengakuan Mengejutkan Pengirim Ancaman Bom SD di Jaksel: Terlilit Pinjol, Mengaku Kecewa dengan Hidupnya

Pengakuan terbaru pelaku ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY mengaku terlilit pinjaman online dan memiliki persoalan pribadi.
Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Sebut Sudah Ada Permintaan Supervisi dari Kejaksaan Agung

Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Sebut Sudah Ada Permintaan Supervisi dari Kejaksaan Agung

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa menyatakan sudah ada permintaan lisan kepada KPK untuk melakukan supervisi terhadap perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (FA).
Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Demokrat Usul DPR Gunakan Hak Angket Respons Ketegangan Polri-Kejaksaan Agung

Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Demokrat Usul DPR Gunakan Hak Angket Respons Ketegangan Polri-Kejaksaan Agung

Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman mengusulkan ke DPR RI untuk memakai hak angket dalam menanggapi ketegangan antara dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Siapa Ivan Barton, Wasit Semifinal Prancis Vs Spanyol yang Sempat Bikin Geger di Piala Dunia 2026

Siapa Ivan Barton, Wasit Semifinal Prancis Vs Spanyol yang Sempat Bikin Geger di Piala Dunia 2026

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Dallas, Arington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB ini akan dipimpin oleh wasit kontroversial di Piala Dunia 2026. 
Kasus Rudapaksa Perempuan Disabilitas Gegerkan Jaksel, Korban Melahirkan, Polisi Terus Buru Pelaku

Kasus Rudapaksa Perempuan Disabilitas Gegerkan Jaksel, Korban Melahirkan, Polisi Terus Buru Pelaku

Polisi masih memburu pelaku dugaan rudapaksa terhadap perempuan disabilitas di Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menyebabkan korban hamil hingga melahirkan seorang bayi.

Trending

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

Laporan tersebut secara resmi disampaikan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada Selasa (14/7/2026). Pengaduan ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD LHI Riau, Muhajirin Siringo Ringo, dengan melampirkan dokumen hasil investigasi setebal 21 halaman.
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung ditemukan tewas sekitar pukul 06.30 WIB di parkiran mal. Polisi temukan sepucuk surat berisi permintaan maaf kepada keluarga yang isinya.
Gadis di Cikarang Diduga Diperkosa Ayah Kandung dan Paman Selama 9 Tahun, Ibunya Malah Sebut 'Gapapa, Asal Tidak Hamil'

Gadis di Cikarang Diduga Diperkosa Ayah Kandung dan Paman Selama 9 Tahun, Ibunya Malah Sebut 'Gapapa, Asal Tidak Hamil'

Seorang perempuan berinisial IA (21), warga Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi diduga menjadi korban pemerkosaan oleh ayah kandung dan 2 paman selama 9 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT