PR Besar Arne Slot Jelang Liverpool Lawan Arsenal: Benahi Fokus Menit Akhir di Tengah Kelelahan Fisik Lini Depan
- Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Liverpool, Arne Slot, secara terbuka mengakui timnya terlalu bertahan ke dalam saat Fulham mencetak gol kedua dalam laga Liga Inggris di Craven Cottage. Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2 setelah The Reds gagal mempertahankan keunggulan pada menit-menit akhir.
Liverpool sejatinya sempat berada di posisi unggul setelah Cody Gakpo mencetak gol pada menit ke-90+5. Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit sebelum Harrison Reed melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang mengoyak gawang Alisson.
Slot menilai momen tersebut menjadi cerminan masalah lama yang kerap muncul sepanjang musim ini. Ia mengungkapkan bahwa Liverpool terlalu banyak menempatkan pemain di area sendiri sehingga memberi ruang bagi lawan untuk mengambil keputusan krusial.
“Kami memang sering kebobolan dari situasi lemparan ke dalam dan bola mati,” ujar Slot, dikutip dari laman resmi klub. Ia menjelaskan bahwa skema bertahan sebenarnya sudah dijalankan, namun kedalaman posisi membuat tim kesulitan keluar untuk menekan lebih agresif.
Menurut Slot, secara teori area kotak penalti sudah tertutup dengan cukup baik. Namun ia mengakui bahwa jika Fulham tidak mengambil lemparan jauh, Liverpool seharusnya bisa naik lebih cepat dan memotong serangan sejak awal.
Meski demikian, Slot tetap memberikan apresiasi terhadap kualitas gol yang dicetak Reed. Ia menilai sepakan tersebut berada di luar dugaan dan sulit diantisipasi oleh siapa pun.
“Kalau dilihat dari peluang statistik, itu bukan kesempatan besar,” katanya. Slot menambahkan bahwa dalam sepak bola, kualitas individu terkadang mampu mengalahkan perhitungan angka.
Gol Fulham berawal dari lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Liverpool. Pada situasi itu, delapan pemain The Reds berada di dalam kotak penalti, sehingga memberi Reed cukup ruang dan waktu untuk mengukur tembakannya.
Dalam pertandingan tersebut, Fulham justru lebih dulu unggul melalui gol Harry Wilson pada menit ke-17. Liverpool baru mampu menyamakan kedudukan lewat Florian Wirtz pada menit ke-57 setelah meningkatkan intensitas permainan.
Slot mengakui bahwa situasi kebobolan di awal laga kembali terulang. Ia menyebut Liverpool kerap dihukum dari peluang pertama lawan, terutama pada babak pertama.
Load more