Lagi-lagi Aib Ruben Amorim Terbongkar usai Dipecat MU, Satu Pemain Ini Sempat Berkonfrontasi di Sesi Latihan
- Reuters/John Sibley
Jakarta, tvOnenews.com - Isu panas kembali mengiringi kepergian Ruben Amorim dari kursi pelatih kepala Manchester United (MU), setelah terungkap adanya konfrontasi internal yang terjadi di pusat latihan klub hanya beberapa pekan sebelum pemecatannya.
Pelatih asal Portugal berusia 40 tahun itu resmi meninggalkan Old Trafford pada Senin pagi, mengakhiri masa tugas selama 420 hari yang sebelumnya sempat dipenuhi ekspektasi tinggi usai sukses besar bersama Sporting CP dengan koleksi lima trofi utama.
Pada Oktober lalu, salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, sempat menegaskan bahwa manajemen tidak akan mengambil keputusan gegabah terkait masa depan Amorim.
"Ruben perlu menunjukkan bahwa dia adalah pelatih hebat selama tiga tahun," ujar Ratcliffe kala itu.
Namun situasi internal klub disebut terus memanas, terutama setelah hubungan Amorim dengan direktur sepak bola Jason Wilcox mengalami ketegangan serius. Puncaknya terjadi dalam pertemuan penting pada Jumat terkait arah taktik dan kebijakan transfer, yang disebut-sebut menjadi alarm terakhir sebelum keputusan pemecatan diambil.
Pada Senin pagi, Amorim akhirnya diberi tahu bahwa manajemen United telah dengan berat hati memutuskan untuk melakukan pergantian pelatih demi meredam gejolak yang kian membesar.
Seperti pola yang kerap terjadi setiap kali manajer hengkang dari Old Trafford, laporan investigatif pun bermunculan, termasuk dari media ternama yang menggambarkan akhir kepemimpinan Amorim sebagai periode yang sarat kekacauan dan atmosfer toksik.
Salah satu sorotan utama dalam laporan tersebut menyangkut konflik Amorim dengan bek Argentina Lisandro Martinez yang terjadi pada sesi latihan bulan Desember. Insiden itu berlangsung di rentang laga kontra Crystal Palace dan West Ham United, ketika Martinez merasa siap kembali menjadi starter usai absen panjang akibat cedera.
Martinez dikabarkan menilai dirinya kurang mendapat perhatian dari Amorim, sehingga ia mengekspresikan kekecewaannya dengan cara yang cukup emosional. Meski demikian, respons Amorim justru dinilai positif, terbukti dengan menit bermain yang kembali diberikan sebelum Martinez akhirnya tampil sebagai starter saat kemenangan penting melawan Newcastle United di Boxing Day.
Pelatih asal Portugal itu bahkan tak ragu memuji karakter dan kualitas sang bek usai laga tersebut.
“Saya rasa dia adalah pemain yang berkarakter kuat,” kata Amorim tentang bek tersebut setelah kemenangan 1-0 atas Newcastle.
“Dia sangat bagus dalam mengontrol bola. Dan dengan kualitas yang dimilikinya – dia bermain di Piala Dunia, memenangkan Piala Dunia – dia sudah terbiasa dengan tekanan seperti itu.”
“Dia menunjukkan hari ini bahwa dia adalah pemain top,” tambah Amorim.
“Dan terkadang orang membicarakan cara dia bertahan di kotak penalti karena dia bertubuh kecil. Tapi hari ini dia bermain sangat baik melawan tim yang hanya memiliki pemain-pemain tinggi," pungkasnya. (fan)
Load more