Arsenal Dominan tapi Gagal Menang, Mikel Arteta Kecewa Usai Ditahan Liverpool 0-0
- Reuters/Paul Childs
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah tim asuhannya hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Emirates, London, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut terasa menyakitkan karena The Gunners dinilai tampil dominan, terutama sepanjang babak pertama pertandingan.
Arteta menegaskan bahwa target Arsenal sejak awal adalah meraih kemenangan penuh di kandang sendiri.
“Tentu kami kecewa karena ingin memenangkan pertandingan. Secara keseluruhan, dengan dominasi permainan dan peluang-peluang yang kami ciptakan pada babak pertama, seharusnya kami bisa keluar dengan posisi unggul,” ujar Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal.
Berdasarkan data statistik Fotmob, Arsenal tampil lebih menguasai jalannya laga pada paruh pertama dengan catatan 60 persen penguasaan bola. Dari enam percobaan tembakan yang dilepaskan, dua di antaranya mengarah tepat ke gawang, namun belum mampu menghasilkan gol pembuka.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kegagalan memaksimalkan peluang menjadi faktor utama yang membuat Arsenal gagal menundukkan sang juara bertahan. Dominasi permainan yang sudah terbangun rapi seharusnya bisa dituntaskan dengan gol untuk memberi tekanan lebih besar kepada Liverpool.
Arteta pun menyoroti pengambilan keputusan para pemainnya di sepertiga akhir lapangan.
“Ketika bisa menciptakan situasi di mana ada pemain yang berada di ruang bebas untuk mengoper bola, seharusnya cari pemain lain untuk dioper dan masukkan bolanya ke gawang. Namun, kami tidak melakukan itu,” tutur dia.
Memasuki babak kedua, performa Arsenal disebut Arteta mengalami penurunan signifikan dibandingkan paruh pertama. Bukayo Saka dan rekan-rekannya kerap kehilangan bola dan gagal menjaga konsistensi permainan.
Arteta mengaku belum sepenuhnya memahami penyebab turunnya intensitas permainan tersebut.
“Saya tidak tahu kenapa bisa begitu. Mungkin karena kelelahan atau apa. Kami tidak bisa menemukan struktur yang tepat untuk menekan lawan. Akan tetapi, setidaknya kami mendapatkan satu poin. Saya juga mengapresiasi tim atas upaya maksimalnya selama periode Natal. Kami kini berada di posisi yang kuat (di klasemen-red),” kata dia.
Load more