Sebut Martinelli Pemain Idiot usai Dorong Bradley, Legenda MU Ini Juga Heran Pemain Liverpool Malah Pasif
- Reuters/Paul Childs
Jakarta, tvOnenews.com - Suasana panas menyelimuti laga sengit Arsenal kontra Liverpool setelah insiden cedera serius yang menimpa Conor Bradley. Mantan bek Manchester United, Gary Neville, secara terbuka meluapkan kemarahannya terhadap sikap pemain Arsenal yang dinilai tidak berperikemanusiaan.
Bek sayap Liverpool, Conor Bradley, harus ditandu keluar lapangan usai terjatuh dengan posisi yang sangat berbahaya. Momen itu bermula ketika Bradley berupaya membuang bola sambil menghindari tekanan lawan, namun pendaratannya justru membuat kakinya terpelintir.
Situasi makin buruk ketika penyerang Arsenal, Gabriel Martinelli, melempar bola ke arah Bradley yang tengah kesakitan. Aksi tersebut memicu ketegangan karena Martinelli juga terlihat berusaha mendorong Bradley agar pertandingan segera dilanjutkan.
Keributan pun tak terelakkan, dengan bek Liverpool Ibrahima Konate diganjar kartu kuning akibat keterlibatannya dalam adu mulut. Insiden itu langsung menjadi sorotan tajam di kalangan pengamat dan penonton.
Neville, yang bertugas sebagai komentator, tidak bisa menyembunyikan emosinya melihat kejadian tersebut.
“Anda tidak bisa mendorongnya keluar lapangan, Anda tidak bisa melakukan itu,” kata Neville, sebelum menyebut Martinelli sebagai 'idiot' dikutip dari Mirror.
Ia bahkan mempertanyakan sikap para pemain Liverpool yang dinilainya terlalu menahan diri.
“Saya heran mengapa salah satu pemain Liverpool belum menghampirinya dan memarahinya habis-habisan. Saya rasa permintaan maaf diperlukan," katanya.
Kemarahannya semakin memuncak hingga ia melontarkan kritik keras lainnya.
“Saya sangat marah pada Martinelli, saya tidak tahu bagaimana pemain Liverpool tidak langsung memukulnya dan menerima kartu merah. Benar-benar memalukan," katanya.
Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai turut mengungkapkan kekecewaannya atas insiden tersebut.
“Saya melihat Conor mengalami cedera lutut, saya tidak tahu apa yang terjadi padanya," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa Bradley sama sekali tidak berniat mengulur waktu.
“Dia tidak mau kembali ke lapangan untuk mengulur waktu, dia sangat kesakitan sehingga dia tidak bisa melihat ke mana dia harus berguling," ucapnya.
Szoboszlai menilai sikap Martinelli tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.
“Lalu Anda datang ke sana untuk menekannya, saya mengerti Anda ingin menang, kami ingin menang, tetapi kesehatan pemain jauh lebih penting daripada hal lainnya," katanya. (fan)
Load more