Legenda Manchester United Tak Setuju Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen MU: Harusnya Cuma Interim
- Action Images via Reuters/Matthew Childs
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Manchester United, Gary Neville, menekankan bahwa Michael Carrick tidak boleh menjadi pelatih permanen. Menurutnya, Carrick hanya perlu menjadi interim.
The Red Devils memutuskan untuk memecat Ruben Amorim di awal tahun ini. Mereka langsung dikaitkan dengan beberapa pelatih top yang tersedia di pasaran.
Enzo Maresca dipecat Chelsea sebelum Amorim. Kemudian, pada awal pekan ini, Xabi Alonso didepak oleh Real Madrid, dan tak heran langsung dikaitkan dengan MU.
Namun, manajemen Man United memutuskan untuk menunjuk Michael Carrick. Sang mantan gelandang sebelumnya bersaing dengan Ole Gunnar Solskjaer.
Carrick ditunjuk dengan kontrak hingga akhir musim alias interim. Namun, ada kemungkinan pula untuk diteruskan pada musim depan jika dia mampu membuktikan kinerjanya.
Pada saat ini, tugasnya adalah mengantarkan Man United meraih tiket ke Liga Champions untuk musim depan. Debutnya sendiri baru akan digelar pada Sabtu (17/1/2026) melawan Manchester City di Old Trafford.
Namun begitu, Gary Neville mengingatkan bahwa mantan rekan setimnya itu tidak boleh dipermanenkan. Dia harusnya hanya menjabat sebagai interim saja.
“Saya berharap dia bekerja dengan baik. Tidak boleh ada pertimbangan bahwa Michael mengambil pekerjaan ini melebihi musim ini, demi Michael dan klub,” kata Neville, dilansir RTE.
“Jika dia memenangkan laga, begini, kita bisa saja duduk di sana pada tengah musim ketika dia benar-benar sangat bagus, dan kita akan berpikir para fans tertarik dan mereka ada di Liga Champions, kelima atau apa pun. Itu bisa saja terjadi jika ada rangkaian hasil bagus, dan kita bisa terbuai dengannya,” tambahnya.
Neville menegaskan bahwa MU harus mengejar pelatih yang lebih kredibel. Seseorang seperti Mauricio Pochettino, Thomas Tuchel, atau Carlo Ancelotti bisa tersedia di musim panas.
“Saya sejujurnya berpikir [mereka harus mencari yang lain] di akhir musim, ketika Anda memiliki Pochettino, Tuchel, dan Ancelotti,” tandasnya.
“Menurut saya adalah Ancelotti. Saya hanya murni berpikir karena dia sudah berusia 66 tahun, dia mungkin memiliki pekerjaan terbaik di dunia sekarang. Dia mungkin hanya bisa melalui satu klub lagi di level ini,” sambungnya.
“Jika ada orang yang punya kesabaran, ketenangan, dan pengalaman Premier League [maka dialah orangnya],” katanya. (yus)
Load more