GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Bisa, Manchester United Tekor Ratusan Miliar Cuma Gara-gara Ruben Amorim Dipecat?

Pemecatan Amorim berdampak langsung pada keuangan klub. Manchester United diwajibkan membayar kompensasi sebesar £12 juta atau sekitar Rp271 miliar kepada Amorim
Jumat, 16 Januari 2026 - 20:33 WIB
Eks Pelatih Manchester United, Ruben Amorim
Sumber :
  • instagram Ruben Amorim

tvOnenews.com - Manchester United kembali menuai sorotan tajam setelah terungkap fakta baru di balik pemecatan Ruben Amorim

Pelatih asal Portugal itu ternyata sudah berniat mengundurkan diri hanya beberapa hari sebelum klub resmi mengakhiri kerjanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Manchester United sebenarnya bisa menghindari kerugian finansial besar jika keputusan diambil lebih cepat?

Kepergian Amorim bukan sekadar soal pergantian pelatih, melainkan juga mencerminkan rapuhnya stabilitas manajemen Setan Merah. 

Setelah 14 bulan yang dinilai gagal memberi dampak signifikan di lapangan, keputusan memecat Amorim justru membuat klub harus menanggung beban kompensasi fantastis. 

Total kerugian yang ditimbulkan kembali menambah daftar panjang kesalahan mahal pasca era Sir Alex Ferguson.

Amorim Nyaris Resign sebelum Dipecat

Tak lama setelah pemecatan Ruben Amorim, laporan The Sun mengungkap bahwa sang pelatih sebenarnya sudah siap mundur dari jabatannya. 

Situasi memanas usai terjadi adu argumen sengit antara Amorim dan direktur sepak bola Jason Wilcox, menjelang laga Liga Inggris kontra Leeds United di Elland Road.

Menurut sumber tersebut, Amorim bahkan “memberi tahu orang-orang terdekatnya bahwa ia akan mengundurkan diri” setelah konflik internal itu. 

Namun keputusan tersebut urung dilakukan setelah ia berdiskusi dengan agennya, Raul Costa. Sang agen disebut menyarankan agar Amorim menunggu langkah resmi klub, dengan dua opsi jelas: mendapat dukungan penuh atau dipecat.

Mantan Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim
Mantan Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim
Sumber :
  • REUTERS/Chris Radburn

Pernyataan Amorim di depan publik memperlihatkan kekecewaannya terhadap minimnya dukungan direksi, terutama setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds. 

“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih. Itu jelas. Saya tahu nama saya bukan Thomas Tuchel, bukan Antonio Conte, bukan Jose Mourinho, tapi saya adalah manajer Manchester United dan itu akan berlangsung selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk berubah. Itu poin saya. Saya ingin mengakhiri pembahasan ini. Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan menjalankan tugas saya sampai ada orang lain yang datang menggantikan saya,” ujarnya Amorim menegaskan.

Ironisnya, kurang dari 24 jam setelah pernyataan tersebut, Amorim justru diberhentikan. Pihak klub, termasuk Wilcox dan CEO Omar Berrada, merasa berada dalam posisi terpojok dan menilai pemecatan sebagai satu-satunya jalan keluar.

Hitung-hitungan Kerugian Manchester United

Pemecatan Amorim berdampak langsung pada keuangan klub. Manchester United diwajibkan membayar kompensasi sebesar £12 juta atau sekitar Rp271 miliar kepada sang pelatih. 

Angka ini menjadi beban tambahan yang sebenarnya bisa dihindari jika Amorim benar-benar mengundurkan diri lebih dulu.

Dengan tambahan tersebut, total dana yang telah dihabiskan Manchester United untuk memecat manajer sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013 kini melampaui £100 juta (sekitar Rp2,26 triliun). 

Nilai ini menjadi simbol mahalnya ketidakstabilan arah klub dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Dari sisi performa, investasi tersebut juga sulit dibenarkan. Selama 14 bulan kepemimpinannya, Amorim gagal membawa konsistensi hasil, tidak menunjukkan kemajuan signifikan di liga, serta gagal membangun identitas permainan yang jelas. 

Kombinasi hasil di lapangan dan konflik internal akhirnya membuat masa jabatannya berakhir dengan cara yang merugikan semua pihak.

Warisan Amorim dan Era Interim Michael Carrick

Pasca pemecatan pada 5 Januari, asisten Amorim, Carlos Fernandes, menjadi sosok pertama yang angkat bicara. 

Melalui media sosial, ia menulis: “Terima kasih, Manchester United. Terima kasih kepada para pemain kelas dunia, saya terhormat bisa melatih dan belajar dari mereka. Terima kasih kepada staf yang menunjukkan dukungan nyata. Terima kasih kepada para fans yang selalu bersama kami.”

Ia juga menambahkan bahwa bekerja di klub sebesar Manchester United bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga soal karakter, menyebut pengalamannya sebagai “bab spesial” dalam hidupnya.

Manchester United sempat menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara, namun hasilnya mengecewakan: imbang melawan Burnley dan tersingkir dari Piala FA oleh Brighton. 

Kini, klub mempercayakan tim kepada Michael Carrick hingga akhir musim, sembari mencari manajer permanen pada musim panas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Carrick langsung dihadapkan pada tantangan berat. Debutnya akan diwarnai derbi melawan Manchester City di Old Trafford pada Sabtu (17/1), sebelum bertandang ke Emirates Stadium menghadapi pemuncak klasemen Arsenal. 

Di tengah tekanan prestasi dan luka finansial pasca Amorim, Manchester United kembali diuji: apakah kali ini mereka mampu belajar dari kesalahan mahal. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Padahal Maaf Sudah Disampaikan, Tapi Azizah Salsha Tetap Gas Proses Hukum Bigmo dan Resbob

Padahal Maaf Sudah Disampaikan, Tapi Azizah Salsha Tetap Gas Proses Hukum Bigmo dan Resbob

Meski keluarga Bigmo dan Resbob sempat meminta maaf dan mencoba berdamai, Azizah Salsha memastikan laporan dugaan pencemaran nama baik tetap berlanjut.
Buntut Kelakuan Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro Ikut Diperiksa dan Mengakui Keluarganya Ikut Terpukul

Buntut Kelakuan Dwi Sasetyaningtyas, Arya Irwantoro Ikut Diperiksa dan Mengakui Keluarganya Ikut Terpukul

Masih ingatkah anda dengan kasus viral yang menyeret nama alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas? suaminya pun ikut diperiksa
Jadi Spotlite Usai Gabung Ajax, Maarten Paes Pamerkan Timnas Indonesia di Depan Publik Belanda

Jadi Spotlite Usai Gabung Ajax, Maarten Paes Pamerkan Timnas Indonesia di Depan Publik Belanda

Setelah curi perhatian usai gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes menceritakan bagaimana prosesnya bisa memilih Timnas Indonesia, salah satunya karena neneknya.
Prediksi Arsenal vs Everton Minggu, 8 Maret 2026: The Gunners Bertekad Pertahankan Puncak Klasemen

Prediksi Arsenal vs Everton Minggu, 8 Maret 2026: The Gunners Bertekad Pertahankan Puncak Klasemen

Prediksi Arsenal vs Everton di Premier League Minggu (8/3/2026) pukul 00.30 WIB. Simak preview laga, kabar cedera, susunan pemain, dan prediksi skor.
Polisi Ungkap Alasan Pengemudi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu, Ternyata Hanya Karena Iseng

Polisi Ungkap Alasan Pengemudi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu, Ternyata Hanya Karena Iseng

Polisi mengungkap motif enam pengemudi mobil yang konvoi dengan melintas zig-zag di ruas Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur, Minggu (1/3/2026).
Gibran Cek Pasar Gelondong Gede Tuban, Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Gibran Cek Pasar Gelondong Gede Tuban, Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Gelondong Gede, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026).
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT