Jurnalis MU Singgung Soal 'Debut Sempurna' Michael Carrick: Awal Era Baru Manchester United atau Sekadar Euforia Sesaat?
- instagram manutd
Amad dan Bryan Mbeumo ikut larut dalam perayaan di Stretford End, sementara video Amad menari terus beredar di media sosial.

- REUTERS/Phil Noble
Bagi Froggatt, hal-hal kecil seperti ini mencerminkan ruang ganti yang sehat. United bukan hanya menang, tetapi juga menikmati permainan. Sebuah kemewahan yang jarang terlihat dalam beberapa musim terakhir.
Gol Sesko dan Validasi Proyek Carrick
Joe Ganley menempatkan Benjamin Sesko sebagai pusat cerita. Golnya ke gawang Fulham menjadi gol liga ke-44 United musim ini, menyamai total gol musim lalu dengan masih tersisa 14 pertandingan.
Fakta ini, menurut Ganley, sepenuhnya membenarkan kebijakan transfer yang menitikberatkan pada peningkatan daya gedor.
Di bawah Carrick, trio Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Sesko mulai menunjukkan pengaruh nyata. Khusus Sesko, gol menit ke-94 di depan Stretford End menjadi momen penerimaan emosional sebagai “pemain United sejati”.
Ganley menilai gol tersebut akan meningkatkan kepercayaan diri sang striker Slovenia dan mempererat hubungannya dengan para pendukung.
Adam Marshall kemudian menutup dengan gambaran atmosfer Old Trafford. Ia mengingat bagaimana Pierluigi Collina pernah menyamakan sorakan fans United pada final Liga Champions 1999 dengan raungan singa.
Menurutnya, respons publik terhadap gol-gol krusial belakangan ini menghadirkan kembali sensasi langka: kekacauan yang membahagiakan.
Di era Carrick, Manchester United mungkin belum sepenuhnya berubah. Namun satu hal jelas, jiwa klub itu kembali terasa hidup. (udn)
Load more