Menang di Detik-detik Terakhir! Arsenal Hukum Everton, Wonderkid Dowman Jadi Sorotan
- Website: www.arsenal.com
Jakarta, tvOnenews.com - Arsenal meraih kemenangan dramatis 2-0 atas Everton pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, Minggu (15/3/2026).
Gol telat dari Viktor Gyokeres pada menit ke-89 membuka jalan kemenangan The Gunners, sebelum remaja sensasional Max Dowman mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League.
Sepanjang pertandingan, Arsenal tampil dominan dan terus menekan pertahanan Everton. Namun, solidnya lini belakang tim tamu serta penampilan gemilang kiper Jordan Pickford membuat tuan rumah kesulitan memecah kebuntuan.
Arsenal langsung tampil agresif sejak menit awal. Noni Madueke menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Everton lewat tendangan keras usai situasi sepak pojok pendek. Tak lama kemudian, Riccardo Calafiori hampir membuka skor lewat tendangan voli setelah Martin Zubimendi mengontrol bola di kotak penalti, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
Bukayo Saka juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Tendangannya sempat melenceng dari sasaran, sementara sundulannya memaksa Pickford melakukan penyelamatan gemilang, meski akhirnya dianulir karena offside.
Meski berada di bawah tekanan, Everton justru hampir mencuri gol lebih dulu pada menit ke-16. Serangan apik Iliman Ndiaye menghasilkan peluang bagi Dwight McNeil yang melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 25 yard. Bola membentur tiang gawang dan sempat mengenai Ndiaye sebelum akhirnya menjauh dari gawang Arsenal.
Everton yang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun juga beberapa kali mengancam. Kiernan Dewsbury-Hall melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa David Raya melakukan penyelamatan penting sebelum babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, pertandingan tetap berjalan dengan tempo tinggi. Everton hampir memecah kebuntuan lewat aksi Beto yang menembak sambil berputar setelah sepak pojok, namun Raya kembali melakukan penyelamatan dengan kakinya.
Arsenal terus meningkatkan tekanan. Bukayo Saka mendapatkan peluang emas pada menit ke-60 lewat tendangan rendah yang mengarah ke sudut gawang, tetapi Pickford masih mampu menepis bola.
Ebere Eze juga nyaris membawa Arsenal unggul lewat tembakan dari luar kotak penalti, namun bola melayang tipis di samping gawang. Sementara itu, Everton juga hampir mencetak gol ketika sundulan William Saliba dari situasi tendangan bebas hampir berbuah gol bunuh diri, namun bola masih melebar.
Ketika laga tampak akan berakhir tanpa gol, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-89. Pemain muda Max Dowman yang masuk sebagai pemain pengganti mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Pickford salah mengantisipasi bola yang mengenai Piero Hincapie dan jatuh tepat di depan Viktor Gyokeres.
Tanpa kesulitan, Gyokeres menceploskan bola ke gawang kosong untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Drama belum berakhir. Di masa tambahan waktu, Everton mencoba menyamakan kedudukan dengan mengirimkan banyak pemain ke depan. Namun serangan balik cepat Arsenal justru menghasilkan gol kedua.
Bola yang berhasil dihalau jatuh ke kaki Dowman yang berada jauh di wilayah pertahanan sendiri. Pemain berusia 16 tahun itu kemudian melakukan sprint panjang melewati Vitali Mykolenko sebelum melaju menuju gawang kosong.
Dengan tenang, Dowman menuntaskan peluang tersebut dan mencetak gol bersejarah. Pada usia 16 tahun 73 hari, ia resmi menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Arsenal 2-0 atas Everton dan membuat The Gunners unggul 10 poin dari Manchester City di klasemen sementara, sebelum rival mereka itu memainkan pertandingan berikutnya.
Load more