News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Cristiano Ronaldo Tak Berguna Selama di Manchester United Dibongkar Erik ten Hag

Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, membeberkan alasan Cristiano Ronaldo terpinggirkan di masa kepelatihannya. Sang pelatih asal Belanda mengaku kecewa kepada megabintang berusia 41 tahun itu.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:41 WIB
Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Nunes

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, membeberkan alasan Cristiano Ronaldo terpinggirkan di masa kepelatihannya. Sang pelatih asal Belanda mengaku kecewa kepada megabintang berusia 41 tahun itu.

Ronaldo kembali ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2021 silam setelah meninggalkan Juventus. Namun, dia hanya bertahan selama semusim lebih seiring dengan kedatangan Ten Hag.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Man United mendatangkan pelatih asal Belanda pada Juli 2022 silam seusai kegemilangannya di Ajax Amsterdam. Semenjak kehadirannya, Ronaldo terpinggirkan dari skuad dan bahkan terdepak sebelum paruh musim.

Dia melakukan wawancara bersama jurnalis Piers Morgan sebelum Piala Dunia 2022. Ronaldo kemudian direkrut Al-Nassr beberapa hari sebelum pergantian tahun 2023.

CR7 masih di Al-Nassr pada saat ini selagi Ten Hag sudah lama dibuang oleh Manchester United. Dia bahkan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan melatih lagi selain menangani Bayer Leverkusen dalam waktu singkat pada 2025.

Setelah hampir empat tahun, Ten Hag akhirnya mengungkap soal pertikaiannya dengan Ronaldo. Dia mengklaim ada budaya toksik yang dihadirkan di skuad Man United.

“Mereka melanjutkan budaya beracun itu, mereka memicunya. Mereka memberikan kekuasaan kepada para pemain… terkadang, Anda harus melakukan koreksi,” kata Ten Hag kepada The Athletic.

Pria yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik FC Twente itu mengaku dikecewakan oleh Ronaldo. Ten Hag bahkan mengklaim bahwa dirinya sempat terbang ke Portugal untuk berbicara dengan sang penyerang berusia 41 tahun.

“Dia mengecewakan tim, dan dia mengecewakan saya, karena kami telah membuat rencana dengannya. Saya terbang ke Portugal untuk berbicara dengannya tentang apa yang saya tuju sebelum saya datang ke United,” tambahnya.

Ten Hag tidak mengelak soal kualitas Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Namun demikian, dia menilai bahwa Ronaldo tidak dapat berkontribusi dalam melakukan permainan pressing.

“Jelas, dia adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola. Saya sangat menghormatinya. Tetapi pada saat itu, sebagai manajer, saya harus membuat keputusan rasional dan mempertahankan pemain yang saya kagumi,” katanya.

“Saya menegurnya. Berkali-kali saya berkata, ‘Ronnie, semua orang ingin bekerja untukmu agar kamu berada di posisi yang tepat, tetapi jika kamu tidak bisa masuk ke dalam kotak penalti, kamu tidak bisa mencetak gol’,” tambahnya.

“Dia tidak mampu melakukan itu. Salah jika mengatakan bahwa saya mengharapkan dia melakukan pressing, bahwa dia kelelahan. Tetapi dia tidak bisa. Dia tidak berlari baik saat menguasai bola maupun tidak. Alasannya adalah karena dia tidak mempersiapkan diri,” ungkap Ten Hag.

Ten Hag menyadari bahwa Ronaldo perlu dihormati sebagai salah satu pemain terbaik di tim. Namun, sang megabintang juga kurang berkontribusi dalam latihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setiap tim papan atas harus menghargai pemain terbaiknya, tetapi pemain terbaik juga harus bekerja untuk tim. Dia memberi tahu para pemain, ‘Hemat tenaga kalian saat latihan’,” sambungnya.

“Saya mengerti ketika Anda dalam kondisi prima – Anda menjalani sesi latihan, Anda bisa menghemat tenaga. Tetapi pertama-tama Anda harus melatih diri untuk mencapai tingkat kebugaran yang tepat,” tandasnya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surat Dakwaan Dinilai Lengkap, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Kubu Febrie Adriansyah

Surat Dakwaan Dinilai Lengkap, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Kubu Febrie Adriansyah

Pengadilan Negri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) kembali menggelar sidang lanjutan dugaan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Dalam sidang
Para Panahan Indonesia Ukir Sejarah di Asian Para Games 2026, Sukses Raih Medali Perak Pertamanya di Nagoya

Para Panahan Indonesia Ukir Sejarah di Asian Para Games 2026, Sukses Raih Medali Perak Pertamanya di Nagoya

Tim Para Panahan Indonesia berhasil mengukir sejarah baru di gelaran Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya.
Terungkap Isi Surat KPK ke Panglima TNI soal Skandal Korupsi Dana Bencana BNPB

Terungkap Isi Surat KPK ke Panglima TNI soal Skandal Korupsi Dana Bencana BNPB

Penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kian melebar. Komisi Pemberantasan
Ruben Onsu Serahkan 61 Bukti ke Pengadilan, Pihak Sarwendah Sebut Tak Kaget

Ruben Onsu Serahkan 61 Bukti ke Pengadilan, Pihak Sarwendah Sebut Tak Kaget

Ruben Onsu menyerahkan 61 alat bukti dalam sidang hak asuh anak. Pihak Sarwendah mengaku tak kaget dan menyiapkan bukti tandingan pekan depan.
Sore Ini, Presiden Prabowo Panggil Para Menteri hingga Wantimpres ke Istana

Sore Ini, Presiden Prabowo Panggil Para Menteri hingga Wantimpres ke Istana

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Berdasarkan ...
Mengenal Mahanni Yulindha, Plt Bupati Klaten yang Menggantikan Hamenang Wajar Ismoyo

Mengenal Mahanni Yulindha, Plt Bupati Klaten yang Menggantikan Hamenang Wajar Ismoyo

Berikut profil Mahanni Yulindha Pratiwi, Wabup yang menjadi Plt Bupati Klaten menggantikan Hamenang Wajar Ismoyo usai terjaring OTT KPK pada 16 Oktober 2026.

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT