News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Conte Masuk Kandidat Pelatih Baru Manchester United, Eks Setan Merah Beri Peringatan: Bakal Jadi Bencana Jika Tak Selaras

Mantan bek Manchester United dan Inter Milan, Ashley Young, memperingatkan Setan Merah soal potensi penunjukan Antonio Conte.
Senin, 26 Oktober 2026 - 19:13 WIB
Pelatih Asal Italia, Antonio Conte
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan bek Manchester United dan Inter Milan, Ashley Young, memperingatkan Setan Merah soal potensi penunjukan Antonio Conte. Menurutnya, kedatangan pelatih asal Italia itu bisa menjadi bencana jika para pemain tidak siap bekerja keras.

Rumor pergantian pelatih di Manchester United terus menguat setelah Michael Carrick dikabarkan berada di ambang pemecatan. Situasi tersebut muncul setelah Setan Merah menelan dua kekalahan telak dalam sepekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manchester United lebih dahulu tumbang 1-4 dari Como pada fase liga Liga Champions 2026/2027. Mereka kemudian kembali kalah 0-3 saat menjamu AFC Bournemouth di Premier League.

Tekanan terhadap Carrick juga meningkat setelah sejumlah pemain senior secara terbuka mengkritik klub. Mereka turut menyoroti keputusan manajemen dalam beberapa pekan terakhir.

Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan posisi pelatih Manchester United jika Carrick benar-benar dipecat. Conte menjadi salah satu kandidat, bersama Eddie Howe, Julian Nagelsmann, Unai Emery, dan Fabian Hurzeler.

Conte masih menjadi sosok yang memicu perdebatan di sepak bola Inggris. Meski memiliki rekam jejak prestasi yang kuat, gaya kepelatihannya dinilai belum tentu cocok dengan kondisi Manchester United saat ini.

Ashley Young memahami karakter Conte karena pernah bekerja di bawah arahannya saat membela Inter Milan. Ia bahkan meraih gelar Serie A musim 2020/2021 bersama klub Italia tersebut.

Namun, Young menilai metode latihan Conte menuntut komitmen besar dari para pemain. Ia mengingatkan bahwa pendekatan tersebut bisa menjadi masalah jika skuad Manchester United tidak siap memenuhi tuntutan sang pelatih.

"Saya pernah bekerja di bawah asuhannya saat di Inter. Dia gila, sungguh gila," ujar Young dalam acara Overlap Daily.

"Dia sedikit mirip Diego Simeone di pinggir lapangan. Kalian bisa mendengarnya terus-menerus, latihannya sangat intens dan ada banyak sesi berlari," lanjutnya.

Young menjelaskan bahwa sesi latihan Conte kerap melibatkan pertandingan 11 lawan 11. Menurutnya, metode tersebut terkadang terasa membosankan, sementara rapat tim bisa berlangsung hingga berjam-jam.

"Jika kami kalah dalam pertandingan, kami bisa masuk ke ruang rapat dan dia akan membahas semuanya secara terperinci. Kami bisa berada di sana selama tiga atau empat jam," kata Young.

Ia menilai pendekatan Conte tidak hanya menguji mental para pemain, tetapi juga jajaran direksi dan pemilik klub. Tekanan tersebut, menurut Young, bisa memicu ketegangan hingga muncul keinginan untuk mengakhiri kerja sama.

"Saya pikir itu salah satu alasan mengapa dia tidak bertahan lama di suatu tempat. Dia tidak hanya mencoba menguji mental para pemain, tetapi juga jajaran direksi dan pemilik klub," ujarnya.

Young menambahkan bahwa orang-orang di dalam klub bisa merasa jengah dengan tuntutan Conte. Situasi itu, menurutnya, dapat membuat mereka berpikir bahwa sudah waktunya sang pelatih pergi.

Young kemudian menyoroti statistik lari para pemain Manchester United yang belakangan menjadi bahan pembicaraan. Ia menilai aspek tersebut penting karena Conte dikenal menuntut intensitas tinggi dari timnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyak pembicaraan mengenai statistik lari Manchester United. Jika mereka tidak mau berlari dan Antonio Conte datang ke sana, menurut saya, itu akan menjadi bencana," tegas Young.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Keras Erick Thohir soal Kematian Remaja Usai Laga Garudayaksa Vs Persib, Siapkan Sanksi Berat hingga Pengurangan Poin

Reaksi Keras Erick Thohir soal Kematian Remaja Usai Laga Garudayaksa Vs Persib, Siapkan Sanksi Berat hingga Pengurangan Poin

Ketum PSSI, Erick Thohir, mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus seorang remaja yang meninggal dunia setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib.
Terungkap, Bobotoh Persib Tewas Bersimbah Darah di Bogor akibat Dibacok, Polisi Sita Barang Bukti Celurit

Terungkap, Bobotoh Persib Tewas Bersimbah Darah di Bogor akibat Dibacok, Polisi Sita Barang Bukti Celurit

Polisi menangkap pria berinisial MR, pelaku pembacokan berujung tewas terhadap bobotoh Persib, ARK di Jalan Raya Jakarta Bogor, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10).
Sean O’Malley Yakin Rematch Lawan Petr Yan Bakal Terjadi: Pertarungan Kelas Bantam Terbesar dalam Sejarah UFC

Sean O’Malley Yakin Rematch Lawan Petr Yan Bakal Terjadi: Pertarungan Kelas Bantam Terbesar dalam Sejarah UFC

Sean O’Malley menegaskan ambisinya untuk kembali menghadapi Petr Yan dalam perebutan gelar kelas bantam UFC. Ia bahkan menyebut rematch tersebut berpotensi.
Viral Isu Prajurit Kopassus Ditembak Teman Sendiri, Kepala Penerangan Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Isu Prajurit Kopassus Ditembak Teman Sendiri, Kepala Penerangan Ungkap Fakta Sebenarnya

Insiden tragis merenggut nyawa seorang perwira pertama yang berdedikasi tinggi satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid.
Terungkap Motif Asli Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Jawa Timur, Polisi: Sempat Bertengkar karena Cemburu

Terungkap Motif Asli Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Jawa Timur, Polisi: Sempat Bertengkar karena Cemburu

Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, motif di balik pembunuhan berdarah ini diduga kuat dipicu oleh api cemburu korban kepada suami sirinya.
Elektabilitas Golkar Tembus Tiga Besar, Targetkan Tambah Kursi DPR RI Tahun 2029

Elektabilitas Golkar Tembus Tiga Besar, Targetkan Tambah Kursi DPR RI Tahun 2029

Ketua Umum AMPG Said Aldi Al Idrus menilai soliditas kader di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga elektabilitas Partai Golkar. 

Trending

Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4).
AFC Rilis Jadwal Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Garuda Langsung Hadapi Jepang Sore Hari

AFC Rilis Jadwal Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Garuda Langsung Hadapi Jepang Sore Hari

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merilis jadwal Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi. Timnas Indonesia memulai perjuangan dengan menghadapi Jepang.
Psikolog Khawatirkan Tren Orang Tua Pakai Jasa Polisi Anak: Bagaimana ketika Anak Sudah Dewasa Lihat Videonya?

Psikolog Khawatirkan Tren Orang Tua Pakai Jasa Polisi Anak: Bagaimana ketika Anak Sudah Dewasa Lihat Videonya?

Psikolog di bidang kognitif dan perkembangan, Doktor Okina Fitriani menguraikan dampak tren video orang tua mendidik anak lewat jasa TikToker polisi anak 84.
Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap pembunuhan sadis itu menimpa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, berinisial AGF (4).
Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Kontingen Jawa Barat membawa pulang Piala Menko Infrastruktur usai menjadi juara umum di Kejurnas Tinju Amatir 2026, yang digelar di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, Minggu malam (25/10/2026).
Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Seorang remaja berinisial ARK (16), suporter Persib Bandung atau Bobotoh, meninggal dunia setelah menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC.
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2026 hingga Minggu, 8 November 2026, ini titik lokasi yang rawan razia selama penindakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT