Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Andalan STY dan Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di Eropa, Kini Bek Keturunan Belanda Ini Terdampar di Klub Antah Berantah di Bawah Liga 1

Melihat kabar salah satu pemain keturunan Belanda yang pernah dipanggil ke Timnas Indonesia dan sempat mencetak gol untuk skuad Garuda di Eropa.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 27 Mei 2025 - 23:59 WIB
Kai Boham berusaha untuk jadi WNI dan masuk timnas U-19.
Sumber :
  • antarafoto

Jakarta, tvOnenews.com – Melihat kabar salah satu pemain keturunan Belanda yang pernah dipanggil ke Timnas Indonesia dan sempat mencetak gol untuk skuad Garuda di Eropa.

Seperti diketahui, dalam dua tahun terakhir Timnas Indonesia memang cukup gencar mendatangkan pemain keturunan untuk dinaturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teranyar, PSSI berhasil mendatangkan empat pemain keturunan baru sebagai amunisi tambahan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Mereka adalah Emil Audero, Ole Romeny, Joey Pelupessy, serta Dean James.

Ole Romeny di laga kontra Bahrain
Ole Romeny di laga kontra Bahrain
Sumber :
  • REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

 

Saat masih dilatih Shin Tae-yong, program naturalisasi di Timnas Indonesia telah berjalan, namun pemain yang jadi prioritas merupakan bintang-bintang muda dari akademi klub Belanda.

Salah satu pemain yang sempat masuk dalam daftar naturalisasi Timnas Indonesia era Shin Tae-yong saat itu adalah Kai Davy Boham.

Pemain yang kini berusia 21 tahun tersebut sempat dipanggil ke pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Juni 2022 lalu.

Bahkan, Kai Davy Boham sempat membela Timnas Indonesia di ajang Toulon Cup yang berlangsung di Prancis.

Di ajang tersebut, Kai Davy Boham berhasil menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-1 Timnas Indonesia atas Racing Club Toulon U-20.

Kai Boham, Jim Croque dan Max Christoffel pernah ikut latihan Timnas U-19.
Kai Boham, Jim Croque dan Max Christoffel pernah ikut latihan Timnas U-19.
Sumber :
  • tvOne

 

Berkat penampilan impresif di ajang Toulon Cup tersebut, Boham sempat diundang lagi oleh PSSI untuk hadir ke Jakarta dan melakukan pemusatan latihan skuad U-19.

Akan tetapi, Kai Davy Boham tak masuk dalam daftar terakhir pemain yang bakal dibawa Shin Tae-yong untuk Piala Dunia U-20.

Nama Kai Davy Boham dicoret lantaran tidak cocok dengan kriteria Shin Tae-yong, sehingga PSSI batal melanjutkan proses naturalisasinya.

Kini, setelah dua tahun dari pencoretan Timnas Indonesia, nama Kai Davy Boham kembali jadi sorotan para fans Garuda usai sang pemain membuat gebrakan di bursa transfer.

Dilansir dari postingan media sosial pribadinya, diketahui bahwa Kai Davy Boham resmi hengkang ke Phuket Andaman FC, klub yang mentas di kasta ketiga Liga Thailand.

Keputusan Kai Davy Boham untuk hengkang ke Thailand dan bermain di kompetisi yang levelnya di bawah Liga 1 Indonesia sejatinya cukup mengejutkan.

Pasalnya, Kai Boham punya statistik yang cukup impresif saat masih bermain di Belanda, yakni mencatatkan 15 laga untuk tim Almere City U21.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman tampil di Eropa, seharusnya Kai Boham bisa bermain untuk tim kasta teratas seperti di Malaysia atau tim kasta kedua Liga Belanda.

Pada musim debutnya bersama Phuket Andaman FC, penampilan Kai Boham cukup baik dengan catatan 5 laga, mencetak satu gol serta dua kali membantu timnya meraih cleansheets.

Akan tetapi, kehadiran Kai Boham belum mampu membantu Phuket Andaman FC meraih tiket promosi ke kasta kedua Liga Thailand setelah hanya finis di urutan ke-11 klasemen akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, setelah berakhirnya kompetisi Liga 3 Thailand musim ini, akankah Kai Boham melanjutkan kariernya di ASEAN atau malah kembali ke Eropa? Menarik untuk dinantikan.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT