Era Baru Inter Milan Bersama Chivu: Lebih Rock n’ Roll dan Tajam di Depan, tapi Lini Belakang Sering Kebobolan
- REUTERS/Claudia Greco
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih baru Inter Milan, Cristian Chivu, sejauh ini berhasil menepati janji pramusimnya. Ia sukses mengubah mentalitas tim secara total dari atas hingga bawah.
Menurut laporan Corriere dello Sport, Nerazzurri kini tampil dengan gaya bermain yang jauh lebih agresif dibanding musim sebelumnya. Statistik pun memperlihatkan transformasi mentalitas tersebut secara gamblang di atas lapangan.
Bukti paling nyata terlihat dari lini serang, di mana Inter kini menjadi tim paling produktif di Serie A. Mereka sudah mengoleksi 26 gol di liga musim ini, menunjukkan efektivitas tinggi dalam menyerang.
Tak hanya tajam di depan, Inter juga unggul dalam hal merebut kembali penguasaan bola dengan cepat. Hal ini menjadi buah dari penerapan taktik baru sang allenatore yang menekankan tekanan tinggi di setiap lini.
Chivu secara konsisten mendorong para pemainnya untuk menerapkan high press (tekanan tinggi). Ia juga menuntut transisi cepat agar tim bisa merebut bola kembali sesegera mungkin begitu kehilangan penguasaan.
Perubahan ini terasa signifikan jika dibandingkan dengan era Simone Inzaghi. Statistik pemulihan bola (ball recoveries) Inter musim ini meningkat drastis di hampir semua sektor permainan.
Tercatat, rata-rata pemulihan bola Inter kini mencapai 44,4 kali per pertandingan. Angka tersebut menggambarkan betapa aktifnya para pemain saat tidak menguasai bola.
Agresivitas itu semakin terasa di area pertahanan lawan. Pemulihan bola di sepertiga akhir lapangan meningkat tajam menjadi 7,4 kali per pertandingan, menegaskan ambisi Inter untuk terus menekan lawan di wilayah berbahaya.
Hasilnya, Inter mampu menciptakan lebih banyak peluang dari skema tekanan tinggi tersebut. Rata-rata peluang yang muncul dari pemulihan bola di area serang mencapai 1,7 kali per pertandingan.
Namun, pendekatan yang sangat agresif ini juga memiliki risiko besar. Nerazzurri kini tercatat sebagai salah satu tim yang paling sering melakukan pelanggaran di Serie A musim ini.
Contoh teranyar terlihat dalam kemenangan 2-0 atas Lazio akhir pekan lalu. Dalam laga tersebut, para pemain Inter melakukan 26 pelanggaran, angka yang mencolok dibanding tim lain.
Load more