News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Skuad Manchester United Bakal Digembosi, Ruben Amorim Panggil Wonderkid 18 Tahun Buat Amunisi Tambahan Setan Merah

Jelang jadwal padat akhir tahun dan Piala Afrika yang semakin dekat, Manchester United mulai membuka pintu lebih lebar bagi para pemain akademi.
Minggu, 23 November 2025 - 23:36 WIB
Gelandang Muda Manchester United, Shea Lacey
Sumber :
  • manutd.com

Jakarta, tvOnenews.com - Jelang jadwal padat akhir tahun dan Piala Afrika yang semakin dekat, Manchester United mulai membuka pintu lebih lebar bagi para pemain akademi. Ruben Amorim menilai inilah momen terbaik untuk memberi kesempatan bagi talenta muda tampil di skuad utama.

Dalam beberapa pekan terakhir, Amorim sudah menegaskan komitmennya untuk mendorong pemain akademi naik tingkat. Ia percaya regenerasi skuad tidak boleh menunggu keadaan ideal, melainkan harus dimulai ketika kebutuhan muncul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manchester United sendiri akan kehilangan tiga pemain, yakni Amad Diallo, Noussair Mazraoui, dan Bryan Mbeumo yang harus memenuhi panggilan AFCON. Situasi ini membuat ruang di skuad terbuka dan memberi angin segar bagi para pemain muda.

Setelah sesi latihan terbaru di Carrington, persaingan untuk menjadi debutan pertama akademi musim ini mengerucut pada dua nama. Mereka adalah Shea Lacey dan Jack Fletcher, dua wonderkid yang sudah lama mencuri perhatian staf pelatih.

Dilansir dari Unitedinfocus, Amorim memanggil keduanya kembali ke latihan tim utama menjelang laga kontra Everton. Keputusan itu menunjukkan bahwa keduanya bukan sekadar pemanis latihan, melainkan kandidat nyata untuk mendapat menit bermain.

Lacey menunjukkan mental kuat setelah kembali dari cedera dan tetap mempertahankan reputasinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di klub. Perkembangannya mendapat banyak pujian dari staf pelatih dan rekan setim yang melihat langsung proses pemulihannya.

Fletcher juga tidak kalah mengesankan karena mampu menjawab tantangan bermain di berbagai posisi. Adaptasi cepatnya membuat Amorim menilai ia sudah cukup matang untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Keduanya memiliki kemiripan gaya bermain sebagai penyerang kidal yang lincah dan kreatif. Tipe seperti ini sangat dibutuhkan United untuk menggantikan peran Amad dan Mbeumo selama mereka tampil di AFCON.

Menariknya, tidak ada masalah cedera yang membuat Amorim terpaksa memanggil pemain akademi ke skuad latihan. Keberadaan Lacey dan Fletcher justru menjadi bukti pengakuan atas kualitas mereka, bukan sekadar pengisi kekosongan.

Persaingan antara Lacey dan Fletcher pun menjadi semakin menarik karena keduanya sama-sama memiliki jalur terbuka menuju debut. Amorim sudah menegaskan bahwa debut hanya akan diberikan jika pemain benar-benar layak, bukan karena formalitas.

Lacey yang baru berusia 18 tahun memiliki keunggulan dalam duel satu lawan satu dan kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Sementara itu, Fletcher menawarkan fleksibilitas dan kecerdasan bermain yang membuatnya cocok untuk berbagai peran dalam sistem Amorim.

Memasukkan keduanya ke lingkungan tim utama sejak sekarang menjadi langkah strategis untuk mempercepat adaptasi. Mereka dapat belajar langsung dari para senior sebelum dipercaya tampil saat jadwal mulai memadat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

United mungkin akan kehilangan dua pemain penting selama AFCON, tetapi kondisi ini justru berpotensi melahirkan dua bintang baru dari akademi. Jika perkembangan mereka terus stabil, musim ini bisa menjadi awal kebangkitan generasi muda di Old Trafford.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT