GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Alasan AC Milan Mundur Rekrut Jean-Philippe Mateta: Striker Incaran Wajib Operasi Lutut dan Absen 4 Bulan

AC Milan akhirnya memutuskan menarik diri dari rencana merekrut Jean-Philippe Mateta setelah melalui proses evaluasi yang cukup panjang.
Selasa, 3 Februari 2026 - 13:23 WIB
Striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta Dalam Pertandingan Liga Inggris
Sumber :
  • REUTERS/Hannah Mckay

Jakarta, tvOnenews.comAC Milan akhirnya memutuskan menarik diri dari rencana merekrut Jean-Philippe Mateta setelah melalui proses evaluasi yang cukup panjang. Keputusan tersebut diambil menyusul temuan penting dalam tes medis yang membuat manajemen klub memilih bersikap lebih berhati-hati.

Saga transfer Mateta sebenarnya sempat mengarah pada akhir yang positif bagi Rossoneri. Penyerang asal Prancis itu bahkan disebut hampir pasti merapat ke San Siro sebelum situasi berubah drastis di tahap akhir negosiasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak awal, Mateta diproyeksikan sebagai tambahan kekuatan di lini depan Milan. Pengalamannya di level kompetitif Eropa dinilai sejalan dengan kebutuhan tim yang tengah mencari solusi jangka pendek namun berdampak instan.

Namun, seperti yang pernah terjadi pada beberapa kasus sebelumnya, tes medis kembali menjadi penentu nasib sebuah transfer. Milan memilih tidak mengambil risiko besar yang berpotensi memengaruhi keseimbangan skuad hingga akhir musim.

Laporan awal menyebutkan bahwa Mateta masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan. Setelah perwakilan Milan mempelajari kondisi tersebut secara langsung, keputusan untuk menghentikan proses transfer pun diambil.

Situasi ini mengingatkan publik pada kegagalan transfer Victor Boniface pada bursa musim panas lalu. Saat itu, Milan juga mundur di tahap akhir karena pertimbangan medis yang serupa.

Seiring berjalannya waktu, fakta di balik gagalnya transfer Mateta mulai terungkap ke publik. Jurnalis Belgia, Sacha Tavolieri, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

“Selain persoalan terkait komisi agen, memang ada masalah fisik. Pemain asal Prancis itu membutuhkan operasi lutut agar bisa pulih sepenuhnya dan akan menepi selama tiga hingga empat bulan,” tulis Tavolieri melalui akun X miliknya.

Pernyataan tersebut memperjelas bahwa masalah Mateta bukan sekadar urusan negosiasi di atas meja. Cedera lutut yang memerlukan tindakan operasi menjadi faktor krusial yang membuat Milan memilih mundur.

Bagi Milan, absennya seorang pemain hingga empat bulan jelas bukan risiko kecil. Terlebih, klub membutuhkan kontribusi langsung dari setiap rekrutan di tengah jadwal padat dan persaingan ketat Serie A.

Keputusan ini menunjukkan pendekatan pragmatis yang kini diterapkan manajemen Rossoneri. Milan tampak belajar dari pengalaman masa lalu, di mana cedera pemain anyar kerap mengganggu stabilitas tim.

Di sisi lain, Mateta kini harus memusatkan perhatian pada proses pemulihan. Operasi lutut menjadi langkah penting agar ia bisa kembali ke kondisi terbaik dan melanjutkan kariernya tanpa bayang-bayang cedera.

Bagi sang pemain, kegagalan transfer ini tentu menjadi pukulan tersendiri. Kesempatan bergabung dengan klub besar seperti Milan tidak datang setiap saat, terlebih ketika pintu tersebut sudah nyaris terbuka.

Meski demikian, keputusan Milan juga bisa dipandang sebagai bentuk profesionalisme klub. Manajemen memilih menjaga keberlanjutan proyek jangka panjang ketimbang mengambil keputusan emosional demi satu nama besar.

Dengan bursa transfer yang kian menipis waktunya, Milan kini harus mengalihkan fokus ke opsi lain. Rossoneri dituntut bergerak cepat, namun tetap cermat agar tidak mengulang situasi serupa.

Pada akhirnya, kisah Mateta menjadi pengingat bahwa transfer pemain tidak hanya soal kualitas di lapangan. Faktor kesehatan, kesiapan fisik, dan detail non-teknis kerap menjadi penentu yang tak bisa ditawar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Milan mungkin kehilangan satu target potensial, tetapi mereka juga berhasil menghindari potensi masalah besar di masa depan. Dalam konteks ini, kehati-hatian justru bisa menjadi kemenangan tersendiri bagi Rossoneri.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ronaldo Cetak Gol Lagi, Al Nassr Makin Tempel Ketat Al Hilal di Puncak Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026?

Ronaldo Cetak Gol Lagi, Al Nassr Makin Tempel Ketat Al Hilal di Puncak Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026?

Cristiano Ronaldo akhirnya kembali berjuang bersama Al Nassr dan kembali mencetak gol. Lantas, bagaimana 'suasana' klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Jamaah An-Nadzir Gowa Sudah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Hari Rabu

Jamaah An-Nadzir Gowa Sudah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H di Hari Rabu

Jamaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Hal ini berdasarkan hasil pemantauan dan perhitungan tim
Ternyata Sajadah Model Begini Bisa Merusak Pahala Shalat Berjamaah di Masjid Kata Buya Yahya

Ternyata Sajadah Model Begini Bisa Merusak Pahala Shalat Berjamaah di Masjid Kata Buya Yahya

Shalat berjamaah di masjid jadi salah satu anjuran. Namin siapa sangka sajadah model begini merusak pahala ibadah
Big Match Tercipta di Piala FA! Manchester City Dipaksa Bertandang ke Markas Newcastle

Big Match Tercipta di Piala FA! Manchester City Dipaksa Bertandang ke Markas Newcastle

Hasil undian putaran kelima FA Cup 2025/26 menghadirkan duel panas antara Manchester City dan Newcastle United.
background

Pekan ke-25

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Selasa, 17 Februari 2026
logo Cagliari
CAG
02:45
LEC
logo Lecce

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Sebelum Sahur Nanti, Langsung Shalat Sunnah ini Kata Ustaz Adi Hidayat Bantu Derajat Hidup Naik

Sebelum Sahur Nanti, Langsung Shalat Sunnah ini Kata Ustaz Adi Hidayat Bantu Derajat Hidup Naik

Sebentar lagi kita menjalankan ibadah puasa ramadhan. Ada baiknya menyempatkan diri shalat sunnah ini
Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal kasus Assayid Bahar bin Smith atau biasa disapa Habib Bahar yang diduga aniaya anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) bernama Rida
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Suami Istri Berhubungan Badan di Siang Hari Ramadhan, Apa Hukumannya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Suami Istri Berhubungan Badan di Siang Hari Ramadhan, Apa Hukumannya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Jangan anggap sepele, suami istri berhubungan badan di siang hari Ramadhan, begini hukumannya menurut penjelasan Buya Yahya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT