Alessandro Bastoni Disemprot, Mantan Gelandang Inter Milan Akui Juventus Dikalahkan Sistem usai Pierre Kalulu Dikartu Merah
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan gelandang Inter Milan dan Juventus, Hernanes, menyemprot Alessandro Bastoni atas insiden kartu merah Pierre Kalulu. Laga bertajuk Derby d’Italia itu dimenangkan Nerazzurri dengan skor 3-2.
Inter menjamu Juve di Stadio San Siro dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Mereka sukses unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso.
Namun, Cambiaso menebus dosanya dan mencetak gol penyeimbang. Nahas bagi Juventus, mereka kehilangan pemain menjelang jeda turun minum.
Pierre Kalulu mendapatkan kartu kuning kedua setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni. Namun, keputusan wasit Federico La Penna menjadi sorotan.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Nerazzurri pada akhirnya menang lewat gol-gol Francesco Pio Esposito dan Piotr Zielinski. Juve sempat berupaya mengejar melalui Manuel Locatelli, namun tidak berdaya pada akhirnya.
Kontroversi kartu merah Kalulu dibicarakan setelah laga, dan mantan wasit Luca Marelli mengakui La Penna melakukan kesalahan. Dia menilai tidak ada pelanggaran oleh bek Juventus tersebut.
Alih-alih Kalulu, yang dikartu merah harusnya Alessandro Bastoni, menurut Marelli. Sang bek Inter Milan dinilai melakukan diving dan layak mendapatkan kartu kuning kedua dalam insiden tersebut.
“Kartu kuning pertama Kalulu adil; kontak yang terjadi tidak terlalu serius, tetapi berbahaya. Masalah besarnya adalah kartu kuning kedua. La Penna jelas salah menilai situasi; dia pasti bertindak berdasarkan firasat; tidak ada pelanggaran,” kata Marelli kepada DAZN.
“Bastoni melakukan diving, itulah istilah yang tepat. Simulasi adalah konsep yang berlaku di seluruh lapangan. Dengan protokol baru, VAR dapat campur tangan pada kartu kuning kedua,” tambahnya.
Hernanes, yang pernah membela Inter Milan dan Juventus dalam kariernya, mengakui bahwa Bastoni bertingkah buruk. Dia mengatakan bahwa “sikap seperti Bastoni harus dilawan”.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Menurut mantan gelandang tim nasional Brasil tersebut, Juventus kalah karena aturan yang tidak menguntungkan. La Penna tidak bisa mengoreksinya melalui VAR karena itu adalah kartu kuning kedua.
Load more